Tasya Kamila Jadi Alumni LPDP: Pulang ke Indonesia setelah Lulus login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Hiburan Seleb Tasya Kamila Beber Pengabdian untuk Indonesia sebagai Penerima LPDP CNN Indonesia Selasa, 24 Feb 2026 10:30 WIB Bagikan: url telah tercopy Tasya Kamila melaporkan hal-hal yang sudah ia kerjakan sebagai kontribusinya ke Indonesia setelah menerima beasiswa LPDP. (CNN Indonesia/Andito Gilang) Jakarta, CNN Indonesia — Tasya Kamila menjadi salah satu alumni beasiswa LPDP yang buka suara menyusul ramainya sorotan terhadap polemik tanggung jawab penerima beasiswa tersebut, menyusul kasus Dwi Sasetyaningtyas.Mantan penyanyi cilik itu memberikan penjelasan mendalam melalui media sosial mengenai apa saja yang telah ia perbuat bagi Indonesia setelah menyelesaikan pendidikannya lewat beasiswa LPDP.Lihat Juga :Viral Momen Lisa BLACKPINK ke Kelab Malam Bali ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia mengaku masyarakat selaku pembayar pajak berhak menanyakan kontribusi dari para alumni awardee beasiswa LPDP.”Izin laporan, boss! Terima kasih @lpdp_ri atas kepercayaannya. Alhamdulillah telah selesai masa bakti. Bismillah, jangan lelah mencintai negeri. Kita semua punya tempat berkontribusi,” tulis Tasya di Instagram. “Sebagai sesama rakyat yang membayar pajak, aku sangat mengerti bahwa teman-teman mau investasi kita semua melalui APBN dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan sumber daya manusia menghasilkan output yang baik buat bangsa.”[Gambas:Video CNN]Sehingga, ia membeberkan hal-hal yang sudah dilakukan setelah menerima beasiswa itu. Tasya adalah lulusan program magister Public Administration in Energy and Environmental Policy di Columbia University pada 2018.Pemilihan bidang studi tersebut didasari pengalamannya sebagai Duta Lingkungan Hidup sejak 2005 serta impiannya untuk mengabdi sebagai menteri di masa depan.Selama berkuliah, Tasya tidak hanya fokus pada akademik dengan meraih IPK 3,75, tetapi juga terlibat dalam organisasi global, menjalani magang di Kementerian ESDM, hingga menginisiasi proyek energi mandiri di wilayah Sumba, NTT.Hal pertama yang dilakukan Tasya setelah menyelesaikan masa studinya adalah pulang ke Indonesia. Ia kemudian menuntaskan masa bakti LPDP periode 2018-2023 melalui beragam lini kegiatan.”Berkomitmen untuk PULANG ke Indonesia pascalulus dan selama masa bakti,” tulis Tasya.Pilihan RedaksiInsanul Fahmi Ingin Laporkan Mawa ke Komnas AnakLPDP Periksa Suami DS Buntut Konten Bangga Anak Dapat Paspor InggrisIa merangkum setidaknya tujuh poin utama yang telah ia kerjakan selama ini.Selain memosisikan diri sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan masyarakat melalui profilnya sebagai figur publik, ia juga konsisten mengawal isu-isu lingkungan.Ia juga melakukan gerakan akar rumput untuk keberlanjutan melalui yayasan Green Movement Indonesia, memberdayakan pemuda Indonesia melalui talkshow, seminar, workshop di bidang pendidikan, lingkungan hidup, dan kesehatan.Pemanfaatan platform digital pun menjadi senjata utamanya dalam menyebarkan kesadaran lingkungan kepada khalayak luas.”Buatku, kontribusi kepada negeri tidak berhenti di masa bakti. Ini merupakan perjalanan dan komitmen seumur hidup untuk terus mencintai negeri, menghargai perjuangan rakyat, dan membangun Indonesia yang sejahtera dan berkelanjutan,” tulis Tasya.Istri dari Randi Bachtiar ini berpendapat bahwa pengabdian alumni LPDP tidak melulu harus lewat jalur formal, melainkan bisa menyesuaikan perkembangan zaman.”Siapapun kita, memiliki tempat untuk berkontribusi asal kita mengusahakannya. Termasuk kami, para ibu rumah tangga,” ucapnya.CNNIndonesia.com telah meminta izin kepada Tasya untuk mengutip unggahan tersebut. [Gambas:Instagram]Semua dimulai ketika seorang warga negara Indonesia (WNI) Dwi Sasetyaningtyas (DS) alumnus beasiswa negara LPDP mengeluarkan pernyataan, “cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan” viral di media sosial.Netizen langsung menyoroti bahwa ia bersama suaminya yang juga penerima LPDP dan kini bekerja di Jerman, memilih menetap di luar negeri. Hal itu memicu kemarahan publik karena dianggap melanggar janji kepada negara.Berdasarkan ketentuan, seluruh awardee dan alumni LPDP berkewajiban untuk melakukan masa pengabdian kontribusi di Indonesia selama 2 kali masa studi ditambah 1 tahun.LPDP menerangkan DS telah menyelesaikan studi S2 dengan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017 dan telah menuntaskan seluruh masa pengabdian sesuai ketentuan.Lihat Juga :Andrew Merengek Bawa Nama Ratu Elizabeth II saat DitangkapNamun, Arya Iwantoro selaku suami DS diduga belum menyelesaikan tanggung jawabnya.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Arya bersedia mengembalikan dana beasiswa LPDP yang telah diterima, termasuk besaran bunga sesuai ketentuan yang berlaku.”Pak Dirut LPDP sudah bicara dengan suami terkait dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai LPDP nilainya jadi termasuk bunganya. Kan saya juga taruh uang di bank ada bunganya,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Januari, Senin (23/2).Ia juga mengancam blacklist penerima beasiswa LPDP yang menghina negara masuk ke pemerintahan buntut konten bangga anak menjadi warga negara asing (WNA).Purbaya menyayangkan adanya penerima beasiswa dari negara yang justru melontarkan hinaan terhadap Indonesia. Pemerintah tidak akan tinggal diam jika dana tersebut digunakan untuk tujuan yang dinilai merugikan negara. (chri) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT tasya kamila lpdp selebriti ARTIKEL TERKAIT Viral Momen Lisa BLACKPINK ke Kelab Malam Bali Riuh Skandal Andrew, Pangeran William Enggak Mood Nonton Hamnet Andrew Merengek Bawa Nama Ratu Elizabeth II saat Ditangkap El Rumi Bakal Undang 2.000 Tamu di Pernikahannya dengan Syifa Hadju Irwansyah Umumkan Zaskia Sungkar Melahirkan Anak Laki-laki Piche Kota Buka Suara Soal Kasus Dugaan Pemerkosaan REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered m
Related Posts
Mitigasi Risiko Global, Prudential Syariah Hadirkan Solusi Proteksi Berbasis Dolar
Mitigasi Risiko Global, Prudential Syariah Hadirkan Solusi Proteksi Berbasis Dolar
Iran-Amerika Serikat Memanas, Kemlu Terus Pantau Kondisi WNI
Iran-Amerika Serikat Memanas, Kemlu Terus Pantau Kondisi WNI
Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Mendag: 91 Persen Pasar Rakyat Sudah Beroperasi
Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Mendag: 91 Persen Pasar Rakyat Sudah Beroperasi
