Negosiasi RI-AS Disambut Pelaku Usaha Mamin, Kunci Keberlanjutan Industri dan Daya Saing Ekspor Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Sektor Riil Negosiasi RI-AS Disambut Pelaku Usaha Mamin, Kunci Keberlanjutan Industri dan Daya Saing Ekspor Anto Kurniawan Selasa, 24 Februari 2026 – 17:01 WIBloading… Respons perjanjian perdagangan RI dan AS, GAPMMI sejalan dengan pandangan dunia usaha bahwa kepastian pasar dan iklim usaha yang terjaga merupakan faktor penting bagi keberlanjutan industri. Foto/Dok A A A JAKARTA – Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Indonesia yang dipimpin langsung oleh Presiden RI, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan jajaran dalam menjalankan proses negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas iklim usaha, meningkatkan daya saing, dan menjaga ketahanan industri nasional.GAPMMI sejalan dengan pandangan dunia usaha bahwa kepastian pasar dan iklim usaha yang terjaga merupakan faktor penting bagi keberlanjutan industri. Baca Juga: Tarif Trump Berubah-Ubah, Dunia Usaha Butuh Kepastian Ketua umum GAPMMI, Adhi Lukman menyampaikan, “Bagi sektor makanan dan minuman, kepastian tersebut juga sangat bergantung pada ketersediaan dan keberlanjutan pasokan bahan baku industri, terutama untuk bahan baku tertentu yang hingga saat ini belum sepenuhnya tersedia atau belum dapat dipenuhi dari dalam negeri”. Dalam konteks tersebut, GAPMMI memandang bahwa negosiasi perdagangan yang dilakukan Pemerintah dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan alternatif sumber bahan baku industri yang dibutuhkan, sehingga mendukung kelangsungan produksi dari industry pangan hilir, menjaga realisasi investasi, serta memastikan penyerapan tenaga kerja di sepanjang rantai nilai industri makanan dan minuman, termasuk menjaga daya beli masyarakat. Baca Juga: Kolaborasi Strategis GAPMMI dan BPOM Wujudkan Transformasi Industri Pangan Nasional Halaman :12 Lihat Juga : Kemenko Perekonomian Respons Kabar Produk AS Masuk RI Bebas Sertifikasi Halal Tarif Trump Berubah-Ubah, Dunia Usaha Butuh Kepastian Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! gabungan pengusaha makanan dan minuman gapmmi industri mamin perjanjian perdagangan bisnis mamin negosiasi tarif Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Kemenko Perekonomian Respons Kabar Produk AS Masuk RI Bebas Sertifikasi Halal Tarif Trump Berubah-Ubah, Dunia Usaha Butuh Kepastian Prabowo-Trump Teken Kesepakatan, Ayam hingga Jagung AS Bakal Masuk RI Indonesia Impor Pakaian Bebas dari AS Buntut Nego Tarif Trump, Begini Faktanya Bagian dari Negosiasi Tarif Trump, Indonesia Bakal Impor Beras AS 1.000 Ton MA AS Putuskan Tarif Dagang 10%, Seskab Teddy Sebut Sudah Sedia Payung Sebelum Hujan Kedaulatan Rakyat atas Data Pribadi Pascaperjalanan Dagang Indonesia-AS Seskab Teddy Sangkal Produk AS Tak Wajib Pakai Sertifikasi Halal Index Politica Sarankan Pemerintah Indonesia Tinjau Ulang Perjanjian Dagang dengan AS Rekomendasi KPK Tak Hadir di Sidang Perdana Praperadilan, Gus Yaqut: Itu Haknya KPK Dalami Dugaan Pengondisian Proyek oleh Tim 8 terkait Kasus Sudewo Transjakarta Adu Banteng di Jalur Langit Akibat Sopir Microsleep, Pramono: Operator juga Kami Sanksi Selengkapnya Pemprov DKI Larang Pembangunan Lapangan Padel Baru di Perumahan Gus Yaqut Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel 6.859 Masjid Disiapkan Jadi Tempat Transit Pemudik 2026 Berita Terkini Selengkapnya Said Iqbal Ungkap Potensi PHK di Balik Impor 105 Ribu Pikap India Negosiasi RI-AS Disambut Pelaku Usaha Mamin, Kunci Keberlanjutan Industri dan Daya Saing Ekspor Rupiah Keok di Rp16.829/USD saat Pemerintah Tarik Utang Baru Rp127,3 Triliun Serikat Pekerja Teriak Desak Impor 105.000 Pikap Kopdes Merah Putih Dibatalkan Pertamina Patra Niaga Semarakkan Ramadan dengan Berbagi Takjil dan Layanan SPBU Bernuansa Religi Dukung Angkutan Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Jawa Selengkapnya Belajar dari Bencana Sumatera Sisi Gelap Game Online Intai Pelajar Terpopuler 1 Tak Hanya Beras Ribuan Ton, Indonesia Setujui Impor 580.000 Ekor Ayam dari AS 2 Impor 105.000 Pikap Kopdes Merah Putih Dicicil Pakai Dana Desa, Purbaya Buka Suara 3 Bos Agrinas Jawab Desakan Dasco soal Impor 105.000 Pikap: Kami Taat Perintah 4 Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun 5 Bangkai Mobil India Hantui Desa, Kadin dan Dasco Coba Tunda Impor 105.000 Pikap Agrinas Infografis 3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Negosiasi RI-AS Disambut Pelaku Usaha Mamin, Kunci Keberlanjutan Industri dan Daya Saing Ekspor
