Bos Danantara Temui Pimpinan Moody’s, Coba Yakinkan Ketahanan Ekonomi RI Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Makro Bos Danantara Temui Pimpinan Moody’s, Coba Yakinkan Ketahanan Ekonomi RI Rohman Wibowo Kamis, 26 Februari 2026 – 18:09 WIBloading… CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani melangsungkan pertemuan dengan jajaran Moodys Ratings. Foto/Dok A A A JAKARTA – Pemerintah mencoba menyakinkan Moody’s , setelah lembaga pemeringkat internasional itu memangkas outlook rating utang Indonesia. Dalam upaya tersebut, CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM ), Rosan Roeslani melangsungkan pertemuan dengan jajaran Moody’s Ratings, termasuk Chrissy Haslam di New York, Amerika Serikat, Rabu (25/2/2026).Pertemuan ini digadang-gadang sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat sentimen pasar setelah publikasi Moody’s menimbulkan gejolak bursa di Indonesia. Baca Juga: Moody’s Bikin IHSG Nyungsep, Purbaya: Mereka Salah Hitung “(Pertemuan dengan Moody’s) menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman global terhadap arah kelembagaan Danantara serta fondasi ketahanan ekonomi Indonesia,” kata Rosan dikutip dari unggahan akun resmi Instagram-nya, Kamis (26/2/2026).Rosan menekankan soal Moody’s sebagai lembaga pemeringkat global yang independen dalam memberikan outlook dan rating. Seturut itu, peringkat dan outlook yang dikeluarkan Moody’s sering kali menjadi referensi utama investor internasional dalam menilai stabilitas makroekonomi, disiplin fiskal, dan kualitas tata kelola.Rosan menitikberatkan penilaian Moody’s akan stabilitas kondisi makro ekonomi Indonesia dalam kondisi baik-baik saja. Hal ini ditopang dari fundamental ekonomi yang baik dan sinergi lintas pemangku kepentingan.”Moody’s mencatat komitmen Indonesia menjaga stabilitas melalui sinergi Bank Indonesia, Kementerian Investasi, dan Danantara, dengan pengelolaan yang prudent, transparan, dan terukur, sebagai fondasi kepercayaan pasar global,” ujar Rosan.Baca Juga: Ratas Ekonomi Dipimpin Prabowo, Pemerintah Mencermati Outlook Negatif dari Moody’s Halaman :12 Lihat Juga : Pertumbuhan Ekonomi 8% Bukan Mustahil Dicapai, Ini Syarat-syaratnya Danantara Siap Suntik Modal ke Manajer Investasi Global, Ini Tujuannya Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! bp investasi danantara danantara moody’s ratings ekonomi indonesia Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Pertumbuhan Ekonomi 8% Bukan Mustahil Dicapai, Ini Syarat-syaratnya Danantara Siap Suntik Modal ke Manajer Investasi Global, Ini Tujuannya Pelindo Dikabarkan Rombak Jajaran Direksi, Ini Susunan Terbaru Timbal Balik Negosiasi Tarif Trump, Danantara Bakal Borong 50 Pesawat Boeing Senilai Rp227 T Rasio Utang Indonesia Tembus 40,46% dari PDB, Purbaya: Masih Aman Antam dan PTBA Sandang Status Persero, Danantara Pastikan Tetap di Bawah MIND ID Gandeng IPB Rancang Cetak Biru, Kemenhaj Bidik Potensi Raksasa Ekosistem Ekonomi Haji Prabowo Kunjungi Inggris, Saksikan Kerja Sama Semikonduktor Danantara dan Arm Limited Prabowo Subianto Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026, Tegaskan Ketahanan Ekonomi Nasional Rekomendasi Indonesia Gabung BoP Tanpa Persetujuan DPR, Komarudin PDIP: Uangnya dari Mana? Keluarga Presiden dan Wapres Dilarang Maju Pilpres, PDIP: Tidak Ada Dasar Konstitusinya PDIP Temukan Ketidaksingkronan Data untuk Pemulihan Bencana Sumatera Selengkapnya Pemudik Terbesar dari Jabar, Jateng Jadi Tujuan Paling Banyak Sugiono: Yordania Dukung Pengiriman Pasukan Indonesia ke Gaza Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Akan Bertemu Presiden MBZ Berita Terkini Selengkapnya Kehadiran Ritel Premium Dituntut Hadirkan Nilai Lebih untuk Pelanggan Komite Generasi Muda OKTA Cabang Jakarta 2026 Resmi Meluncur Investasi Rp1.500 Triliun Gagal Masuk Indonesia, Ini Biang Keroknya BLUD Didorong Optimalkan Digitalisasi Pengadaan Melalui Lokapasar LKPP BGN Sangkal Mitra SPPG Untung Rp1,8 Miliar per Tahun dari Program MBG SIG Catat Nihil Fatalitas di 2025, Tegaskan K3 Jadi Nilai Utama Selengkapnya Belajar dari Bencana Sumatera Sisi Gelap Game Online Intai Pelajar Terpopuler 1 Polemik Alumni Hina Negara, Dirut LPDP Bersuara: Anda Bisa Berpendidikan Tinggi dari Uang Rakyat 2 Rebutan Pembeli Minyak di China, Rusia dan Iran Perang Harga Diskon 3 Rekor Utang Dunia Tembus USD348 Triliun, Negara Berkembang Tanggung Beban Berat 4 Mudik Gratis Kemenhub Buka Pendaftaran 1 Maret 2026, Berikut List Kota Tujuannya 5 Menaker Singgung Soal PHK Massal Buruh Pabrik Mie Sedaap: Nanti Kita Update Infografis Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Bos Danantara Temui Pimpinan Moody's, Coba Yakinkan Ketahanan Ekonomi RI
