Kejar Target Nol Emisi 2060, OJK Bikin Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Keuangan Kejar Target Nol Emisi 2060, OJK Bikin Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim CNN Indonesia Kamis, 26 Feb 2026 20:17 WIB Bagikan: url telah tercopy OJK membentuk Working Group on Climate Financing untuk mengarahkan pembiayaan perbankan ke agenda pembangunan berkelanjutan dan target net zero emission 2060. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan). Jakarta, CNN Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membentuk Working Group on Climate Financing sebagai langkah konkret mengarahkan pembiayaan perbankan ke agenda pembangunan berkelanjutan dan target net zero emission 2060.Kelompok kerja ini dibentuk untuk memperkuat kolaborasi antara regulator, industri jasa keuangan, dan pemerintah dalam mendorong transisi ekonomi rendah karbon.Pjs Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen OJK menyelaraskan sistem keuangan nasional dengan kebijakan iklim dan arahan Presiden Prabowo Subianto. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Indonesia, kata dia, telah berkomitmen mencapai net zero emission paling lambat 2060 atau bahkan lebih cepat, sejalan dengan Kesepakatan Paris (Paris Agreement).Lihat Juga :Arab Saudi Larang Impor Ayam dan Telur dari Indonesia Cs, Kenapa? “Sustainable finance merupakan bagian integral dari transformasi ekonomi nasional dan penguatan ketahanan sistem keuangan,” ujar Friderica dalam acara The 2nd Indonesia Climate Banking Forum, Kamis (26/2).Menurut Friderica, OJK telah menerbitkan berbagai regulasi untuk mendukung agenda tersebut, termasuk POJK 51/2017 tentang kewajiban laporan keberlanjutan dan POJK 17/2023 mengenai integrasi risiko iklim dalam tata kelola serta manajemen risiko bank.Selain itu, OJK juga meluncurkan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan 3.0 dan mendorong pengembangan Bursa Karbon Indonesia.Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menambahkan pembentukan Working Group on Climate Financing menjadi salah satu program strategis untuk memastikan industri perbankan konsisten mendukung pembiayaan hijau.Lihat Juga :Menkes Tegaskan Kenaikan Iuran BPJS Tak Berdampak ke Warga MiskinKelompok kerja tersebut akan menjadi forum koordinasi untuk mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor yang masuk dalam kategori sustainable finance.”Ini adalah salah satu kelompok kerja yang nanti akan sangat bermanfaat buat kita, bagaimana Otoritas bekerja sama dengan industri dan pemerintah untuk mengarahkan pembiayaan kita ke masyarakat yang terkait dengan sustainable finance,” kata Dian.Ia menjelaskan, implementasi taksonomi keuangan berkelanjutan akan diperkuat secara operasional di sistem perbankan. OJK juga akan mendorong diskusi intensif dengan industri untuk memastikan kebijakan pembiayaan hijau berjalan efektif.Selain pembentukan working group, OJK juga memperkenalkan Climate Risk and Banking Resilience Assessment (CBRA) untuk mengukur eksposur bank terhadap risiko perubahan iklim. Namun, fokus utama saat ini adalah memastikan arah pembiayaan perbankan selaras dengan agenda transisi nasional.Dian menegaskan kebijakan sustainable finance kini tidak lagi terpisah dari kerangka prudensial. Integrasi risiko iklim telah masuk dalam aspek governance, manajemen risiko, hingga strategi bisnis bank.”Bahwa memang secara umum bisa dikatakan bahwa perbankan kita itu telah siap menghadapi berbagai kemungkinan resiko. Kalaupun dalam worst case scenario itu, di dalam konteks pembiayaan ke depan itu kita tidak akan mengalami kerugian yang signifikan,” pungkasnya.[Gambas:Video CNN] (ldy/sfr) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT ojk pembiayaan iklim net zero emission perubahan iklim sustainable finance pembangunan berkelanjutan ARTIKEL TERKAIT OJK Sambut Putusan Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 T di Bank OJK Panggil Mandiri Tunas Finance Buntut Debt Collector Tusuk Advokat OJK Bakal Rilis Aturan Influencer Saham, Tukang Pom-pom Bisa Didenda LPS Siapkan Strategi Penyelamatan Bank Hadapi Risiko Krisis Awasi Influencer, OJK Bakal Rilis POJK Terkait Penyebaran Informasi OJK Sebut Ada 32 Kasus Terindikasi Pelanggaran di Pasar Modal REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Gabungan Kelompok Tani di Banyuwangi Terima SK HKM Ratusan Hektare
Gabungan Kelompok Tani di Banyuwangi Terima SK HKM Ratusan Hektare
Total Aset Perbankan Syariah Rp1.066 Triliun, Tertinggi Sepanjang 2025
Total Aset Perbankan Syariah Rp1.066 Triliun, Tertinggi Sepanjang 2025
MPMX Perkuat Ekonomi Sirkular lewat Bank Sampah di Tangerang
MPMX Perkuat Ekonomi Sirkular lewat Bank Sampah di Tangerang
