Purbaya Sebut Ada Pegawai Bea Cukai Terlibat di Kasus Tiffany & Co login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Makro Purbaya Sebut Ada Pegawai Bea Cukai Terlibat di Kasus Tiffany & Co CNN Indonesia Minggu, 15 Feb 2026 10:40 WIB Bagikan: url telah tercopy Purbaya tengah membidik oknum pegawai Bea Cukai yang terlibat pelanggaran impor yang menyeret gerai perhiasan Tiffany & Co. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto) Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tengah membidik oknum pegawai Bea Cukai yang terlibat pelanggaran impor yang menyeret gerai perhiasan Tiffany & Co.Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Jakarta menyegel tiga toko emas perhiasan Tiffany & Co sejumlah tempat di Jakarta.Purbaya menduga terdapat permainan antara oknum Bea Cukai dan pihak toko perhiasan dalam kasus impor perhiasan tersebut. Ia menyebut ada indikasi keterlibatan pegawai lama dalam praktik yang tengah diselidiki. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT “Sepertinya ada. Nanti kita lihat siapa yang terlibat, itu kan yang lama-lama. Ini kan pejabat-pejabat baru saya taruh setelah saya puter-puter. Yang baik yang depan kan jadi dia berani bertindak ya saya lihat bagus aja nanti saya lihat gimana sih hukumnya,” ujar Purbaya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2).Lihat Juga :Purbaya Siapkan Rp55 T buat THR PNS, Rencana Turun Awal Puasa Menurutnya, Kementerian Keuangan telah melakukan rotasi dan menempatkan pegawai terbaik di posisi strategis guna memperbaiki tata kelola dan pengawasan.Dari hasil pemeriksaan sementara ditemukan sejumlah dugaan pelanggaran. Pertama, adanya indikasi penyelundupan barang impor.Kedua, dugaan tidak dipenuhinya kewajiban pembayaran kepada negara serta ketiadaan dokumen resmi atas barang yang masuk. “Bea Cukai Saya tanya mereka bagaimana sih itu? Sebagian besar yang masuk itu barangnya memang nggak bayar. Kan dicurigai nih ini selundupan atau nggak, disuruh kasih lihat, apa sih namanya perdagangan itu form perdagangannya itu impornya, segala macam mereka nggak bisa tunjukkan. Jadi memang itu barang Spanyol kali,” katanya.Ia menambahkan, sebagian barang tercatat membayar pajak, namun diduga terjadi praktik under invoicing atau pencantuman nilai barang lebih rendah dari harga sebenarnya untuk mengurangi kewajiban pajak.”Ada yang penuh betul-betul selundupan, ada yang cuma bayarnya under invoicing. Itu kelihatan semua. Jadi ada yang bilang juga saya, harusnya polisi tapi yang ternyata Bea Cukai dan Pajak, nanti gabung Bea Cukai dan Pajak,” pungkasnya.[Gambas:Video CNN] (lau/pta) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT purbaya yudhi sadewa bea cukai tiffany & co penyelundupan kementerian keuangan ARTIKEL TERKAIT Purbaya Siapkan Rp55 T buat THR PNS, Rencana Turun Awal Puasa Cerita Purbaya Alih Karier dari Teknik Elektro ke Ekonomi Gegara Pacar Purbaya: Ekonomi RI Akan Alami Ekspansi Sampai 2033 Purbaya soal Ekonomi Gonjang-ganjing: Kita Bilang Go to Hell Purbaya Akan Bantu FT UI Rp100 M: Kalau Demo, Pertahankan Menkeu Purbaya Pastikan Misbakhun-Suahasil Tak Daftar Seleksi Bos OJK REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Pemerintah Teken Surat Edaran Atur KBM saat Ramadan 2026, Ini Isinya
Pemerintah Teken Surat Edaran Atur KBM saat Ramadan 2026, Ini Isinya
Bandara Bali Diprediksi Layani 483 Ribu Penumpang saat Libur Imlek
Bandara Bali Diprediksi Layani 483 Ribu Penumpang saat Libur Imlek
Gojek Blokir Permanen Akun Sejoli Penumpang Diduga Mesum dalam Gocar
Gojek Blokir Permanen Akun Sejoli Penumpang Diduga Mesum dalam Gocar
