4.000 Tenaga Kerja Terampil Ditargetkan Didukung Ekosistem Vokasi Industri

4.000 Tenaga Kerja Terampil Ditargetkan Didukung Ekosistem Vokasi Industri   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Sektor Riil 4.000 Tenaga Kerja Terampil Ditargetkan Didukung Ekosistem Vokasi Industri Anto Kurniawan Sabtu, 28 Februari 2026 – 22:13 WIBloading… MoU ini menargetkan penempatan 4.000 tenaga kerja terampil Indonesia pada sektor perhotelan, ritel modern, manufaktur, dan layanan industri terkait, dengan pendekatan berbasis kesiapan kompetensi dan standar internasional. Foto/Dok A A A JAKARTA – Elite International Recruitment (PT Tenriawaru Elite Internasional) dan Aurellium Global Talent GmbH secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt sebagai langkah strategis penguatan kerja sama penempatan tenaga kerja terampil Indonesia ke Jerman dan negara – negara berbahasa Jerman lainnya.MoU ini menargetkan penempatan bertahap hingga 4.000 tenaga kerja terampil Indonesia pada sektor perhotelan, ritel modern, manufaktur, dan layanan industri terkait, dengan pendekatan berbasis kesiapan kompetensi dan standar internasional.Acara penandatanganan dihadiri oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Frankfurt beserta jajaran, perwakilan ITPC Hamburg, Atase Perdagangan Berlin, Atase Perindustrian KBRI Brussel, Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia serta pemangku kepentingan pemerintah Indonesia baik secara langsung maupun daring.Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia beserta jajaran turut hadir secara daring, menegaskan dukungan terhadap penguatan ekspor jasa nasional sebagai bagian dari strategi diversifikasi ekspor Indonesia.Baca Juga: 20 Ribu Kuota Pelatihan Vokasi Nasional Disiapkan Kemnaker di 2026, Ini Cara Daftarnya Secara khusus, Staf Khusus Menteri Perindustrian Bidang Konektivitas dan Pengembangan Sistem Logistik, Bapak Emmanuel Lestarto Wanandi, didampingi oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Industri BPSDMI Kementerian Perindustrian, Ronggolawe Sahuri, hadir langsung mewakili Menteri Perindustrian Republik Indonesia, memberikan sambutan sekaligus menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut. Halaman :123 Lihat Juga : Mengatasi Pengangguran lewat Peningkatan Kompetensi Profesional Indonesia 20 Ribu Kuota Pelatihan Vokasi Nasional Disiapkan Kemnaker di 2026, Ini Cara Daftarnya Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! kementerian perdagangan industri tenaga kerja program vokasi penempatan kerja Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Mengatasi Pengangguran lewat Peningkatan Kompetensi Profesional Indonesia 20 Ribu Kuota Pelatihan Vokasi Nasional Disiapkan Kemnaker di 2026, Ini Cara Daftarnya LippoLand Perluas Akses Rumah Terjangkau di Koridor Industri Jabar Pembangkit Captive Dominasi Sektor Industri, Muncul Risiko Ini Zulhas Sebut 80 Ribu Kopdes Bakal Serap 1,6 Juta Tenaga Kerja Langsung Catatkan Tren Tumbuh, Tahun Ini GDPS Perluas Layanan hingga Internasional Program Tol Laut, Pemerintah Diminta Pertegas Fungsi Dinas Perdagangan Daerah Stafsus Menaker: Kemajuan Dunia Industri Wajib Diikuti Kesejahteraan Pekerja UMB Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, Kembangkan Teaching Factory di Cibitung Rekomendasi 2 Sekolah Dirudal Israel, 53 Orang Iran Tewas Kalah Dramatis dari Australia, Timnas Futsal Putri Indonesia Terhenti di Semifinal Piala AFF 2026 Fariz RM Putuskan Berhenti Gunakan Smartphone setelah 10 Bulan Ditahan, Ini Alasannya Selengkapnya AS-Israel Serang Iran, Kemlu Pantau Kondisi WNI AS dan Israel Serang Iran, DPR: Waspadai Perang Regional Biaya Hidup Tinggi dan Negeri Kacau, Warga AS Eksodus Massal Berita Terkini Selengkapnya Mengatasi Pengangguran lewat Peningkatan Kompetensi Profesional Indonesia 4.000 Tenaga Kerja Terampil Ditargetkan Didukung Ekosistem Vokasi Industri Perang Iran vs AS dan Israel, Awas! Harga Minyak Bisa Sentuh USD100/Barel Terapkan Hunian Subsidi Konsep Klaster, 1.002 Unit Rumah Ludes Terjual Mampukah Yuan China Menantang Dominasi Dolar AS? Begini Analisisnya Menangkap Peningkatan Kebutuhan Kawasan Komersil lewat Pendekatan 24/7 Urban Hub Selengkapnya Polemik Alumni LPDP, Perlukah Sistem Seleksi Dievaluasi? Belajar dari Bencana Sumatera Terpopuler 1 5 Negara dengan Utang IMF Terbesar 2026, Nomor 1 Tembus Rp967 Triliun 2 Pemerintah Bakal Bikin UU Ketenagakerjaan Baru Buntut Tarif AS, Berikut Isinya 3 China, India, dan Brasil Diuntungkan Tarif Baru Trump, Sekutu AS Malah Rugi 4 Amran Sebut Nilai Tambah Hilirisasi Kelapa, Gambir, dan CPO Bisa Tembus Rp15.000 Triliun 5 Perjanjian Tarif Resiprokal RI-AS Hanya Amankan 2% Total Perdagangan Nasional Infografis 10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *