Hadirkan Standar Baru, Era Trading Berbasis Real-Time Intelligence Muncul

Hadirkan Standar Baru, Era Trading Berbasis Real-Time Intelligence Muncul   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Bursa Finansial Hadirkan Standar Baru, Era Trading Berbasis Real-Time Intelligence Muncul Anto Kurniawan Senin, 02 Maret 2026 – 21:38 WIBloading… Peluncuran LADI bukan sekadar penambahan fitur, melainkan transformasi strategis IPOT di industri sekuritas Indonesia yang pada umumnya menggunakan data viewer menjadi Market Intelligence Engine. Foto/Dok A A A JAKARTA – PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) kembali menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI (Live Accumulation/Distribution Indicator). Hal itu menjadi indikator akumulasi dan distribusi saham berbasis data real-time pertama dan satu-satunya tersedia bagi investor retail di Indonesia.Langkah ini secara tidak langsung menyoroti kelemahan struktural sebagian besar aplikasi sekuritas yang saat ini masih beroperasi sebagai data viewer – menampilkan indikator berbasis data historis atau snapshot, bukan engine analitik berbasis streaming real-time.LADI hadirkan Live Accumulation/Distribution, Buka Kelemahan Indikator Non-Real-Time di Pasar. Peluncuran LADI bukan sekadar penambahan fitur, melainkan transformasi strategis IPOT di industri sekuritas Indonesia yang pada umumnya masih menggunakan data viewer menjadi Market Intelligence Engine. Baca Juga: Tangkap Semua Gaya Investasi, IPOT Punya Wealth Creation Platform Melalui arsitektur yang hanya tersedia di IPOT ini, investor tidak lagi hanya melihat indicator berbasis data kemarin, tetapi memperoleh visibilitas langsung terhadap tekanan beli dan jual saat transaksi berlangsung, LIVE dan Real-Time.Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah investor ritel -khususnya generasi milenial dan Gen Z- mengalami lonjakan signifikan. Namun di balik pertumbuhan tersebut, mayoritas platform sekuritas di Indonesia masih beroperasi dalam model data viewer: menampilkan indikator berbasis data historis, bukan engine analitik berbasis streaming real-time.Pendekatan ini mungkin terlihat sederhana dan ringan. Namun dalam pasar yang bergerak setiap detik, perbedaan antara indikator real-time dan indikator berbasis data masa lalu bukan sekadar teknis – melainkan perbedaan kualitas intelligence. Halaman :123 Lihat Juga : Bagaimana Memulai Trading? Ini Panduan Pemula untuk Trader Baru BEI Buka Suara Pascatemuan Bareskrim Soal Manipulasi IPO PIPA Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! trading aplikasi trading trading saham perusahaan sekuritas indo premier sekuritas Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Bagaimana Memulai Trading? Ini Panduan Pemula untuk Trader Baru BEI Buka Suara Pascatemuan Bareskrim Soal Manipulasi IPO PIPA Buktikan Skill Trading Anda di MotionTrade Trading Competition Webull Indonesia Perkuat Keamanan Trading Catatan Ciamik Bibit.id di 2025, Diunduh 2 Juta dan 1,2 Juta Investor Raup Cuan 7 Aplikasi Investasi Terbaik di Indonesia untuk Tahun 2026 Pasar Modal dalam Jerat Kejahatan Sistemik Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal Hadir di Sidang, Pembuat Draf Transaksi Jual Beli NCD CMNP Tegaskan MNC Asia Holding Hanya Broker Rekomendasi Mantan Menhub Budi Karya Kembali Absen dari Panggilan KPK terkait Kasus DJKA Kejagung Ungkap Alasan Ajukan Banding Putusan Kerry Adrianto Cs di Dugaan Korupsi Minyak Mentah Nyaris Terjebak Perang Iran vs Israel-AS, Raisa Tinggalkan Dubai Sesaat sebelum Serangan Rudal Selengkapnya Hari Ini Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Dugaan Korupsi LNG Jenazah Try Sutrisno Tiba di Rumah Duka di Menteng Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 pada Jumat 20 Maret Berita Terkini Selengkapnya Peringatan MSCI Jadi Momentum Penguatan Tata Kelola Pasar Modal IIMS Jakarta 2026 Selesai Digelar, Hadirkan Solusi Finansial Holistik bagi Industri Otomotif Waswas Harga BBM RI Bakal Naik Terdampak Gempuran AS-Israel ke Iran Iran Tutup Selat Hormuz, Pasokan Minyak RI dari Arab Saudi Terancam Pintu dan ARKI Kolaborasi Tingkatkan Literasi Aset Kripto Hadirkan Standar Baru, Era Trading Berbasis Real-Time Intelligence Muncul Selengkapnya Polemik Alumni LPDP, Perlukah Sistem Seleksi Dievaluasi? Belajar dari Bencana Sumatera Terpopuler 1 Iran Punya Cadangan Minyak Melimpah, Terbesar ke-3 Dunia setelah Venezuela 2 Utang Amerika Bengkak jadi Rp635.572 Triliun, IMF: Ekonomi Global dalam Bahaya 3 Iran Bakar Kilang Minyak Saudi Aramco, Pasokan Energi Global Terancam 4 Perang Iran vs AS-Israel, Ini Imbasnya ke Kantong Warga RI 5 Iran Blokade Selat Hormuz, Bagaimana Nasib Impor BBM dan LPG Indonesia dari AS Infografis Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *