BRI Jadi Bank Pertama Terbitkan Surat Berharga Komersial Rp500 Miliar login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Corporate Action BRI Jadi Bank Pertama Terbitkan Surat Berharga Komersial Rp500 Miliar BRI | CNN Indonesia Minggu, 15 Feb 2026 20:55 WIB Bagikan: url telah tercopy Foto: Arsip BRI Jakarta, CNN Indonesia — BRI resmi menjadi bank pertama di Indonesia yang menerbitkan Surat Berharga Komersial atau SBK, sesuai Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 13 tahun 2024 tentang Transaksi Pasar Uang. Nilai yang diterbitkan mencapai Rp500 miliar.Peluncuran berlangsung di BRILiaN Club pada Senin (12/1) dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Di antaranya Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae, serta jajaran direksi BRI.Penerbitan SBK ini menandai babak baru dalam strategi pengelolaan likuiditas jangka pendek BRI. Instrumen ini dirancang sebagai alternatif pendanaan yang lebih cepat dan efisien, sekaligus menawarkan pilihan investasi dengan imbal hasil kompetitif bagi investor. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyebut langkah ini bukan sekadar respons terhadap kebutuhan likuiditas internal, melainkan bagian dari upaya lebih luas dalam pengembangan pasar uang nasional.”Kami meyakini bahwa keberhasilan penerbitan SBK BRI ini menjadi langkah awal dalam memperkuat peran BRI pada pengembangan instrumen pasar uang nasional. Ke depan, BRI akan terus mendorong inovasi produk, memperluas basis investor, serta memastikan seluruh inisiatif pembiayaan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan tata kelola yang baik,” ujar Hery. OJK memberikan respons positif terhadap langkah ini. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menilai penerbitan SBK oleh BRI membuka ruang baru bagi pendalaman pasar uang yang selama ini masih terbatas instrumennya.”OJK memandang peluncuran SBK BRI sebagai langkah strategis dalam memperkaya instrumen pasar uang nasional, meningkatkan fleksibilitas pengelolaan keuangan di sektor perbankan, serta memperkuat peran instrumen pasar sebagai mekanisme disiplin pasar,” kata Dian.Bank Indonesia pun menyambut langkah tersebut dalam konteks ketidakpastian global yang masih berlangsung. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyatakan bahwa instrumen jangka pendek seperti SBK memperkuat struktur pendanaan perbankan sekaligus memperluas pilihan investor.”Bank Indonesia mengapresiasi peran BRI yang selama ini konsisten mendukung pengembangan pasar keuangan nasional. Upaya bersama dalam memperdalam pasar keuangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan,” tutur Destry.Dalam penerbitan ini, BRI bertindak sebagai penerbit dengan BRI Danareksa Sekuritas sebagai arranger. SBK BRI mendapat peringkat IdA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo, yang merupakan peringkat tertinggi untuk instrumen jangka pendek dan setara dengan AAA untuk surat utang jangka panjang.Peringkat itu mencerminkan kemampuan BRI memenuhi kewajiban keuangan secara tepat waktu. Ini bukan pertama kalinya BRI mendapat penilaian tertinggi dari Pefindo – sejak 2016 hingga 2025, BRI tercatat konsisten menerbitkan surat utang rupiah dengan rating tertinggi dari lembaga pemeringkat tersebut.Kualitas aset yang terjaga dan profil permodalan yang kuat menjadi dua faktor utama yang menopang peringkat tersebut. Keduanya juga menjadi dasar kepercayaan investor terhadap instrumen yang diterbitkan BRI.Sejumlah manajer investasi besar turut hadir dalam peluncuran ini, antara lain Mandiri Manajemen Investasi, BRI Manajemen Investasi, Manulife Aset Manajemen Indonesia, BNP Paribas Asset Management, dan Syailendra Capital. Kehadiran mereka mencerminkan minat pasar terhadap SBK sebagai instrumen baru di segmen jangka pendek.Penerbitan SBK ini juga sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia dalam mendorong pendalaman pasar keuangan nasional. BRI menyebut langkah ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisinya di pasar uang, bukan hanya sebagai bank penyalur kredit terbesar, tetapi juga sebagai pelaku aktif dalam pengembangan ekosistem keuangan Indonesia. (rir) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT bri surat berharga komersial pasar uang instrumen keuangan investasi ARTIKEL TERKAIT Sustainability Finance BRI Tembus Rp806,4 T per September 2025 BRI Berdayakan Lebih dari 42 Ribu Klaster Usaha BRI Raih Best SDG & Best Social Bond In Asia 2025 BRI Ikut Biayai 600 Huntara untuk Korban Bencana Aceh Tamiang BRI Salurkan KUR Rp80,09 T ke Sektor Pertanian Kontribusi BRI di Olahraga Nasional Kian Meluas REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
BRI Bangun Kemitraan Satu Bank untuk Semua dengan Mitra Bulog di NTB
BRI Bangun Kemitraan Satu Bank untuk Semua dengan Mitra Bulog di NTB
Total Aset Perbankan Syariah Rp1.066 Triliun, Tertinggi Sepanjang 2025
Total Aset Perbankan Syariah Rp1.066 Triliun, Tertinggi Sepanjang 2025
Marak Jual Beli Rekening Bank di Medsos, Ini Risiko yang Mengintai
Marak Jual Beli Rekening Bank di Medsos, Ini Risiko yang Mengintai
