Kolaborasi Perbankan dan Pinjol Didorong Tutup Kesenjangan Akses Kredit

Kolaborasi Perbankan dan Pinjol Didorong Tutup Kesenjangan Akses Kredit   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Sektor Riil Kolaborasi Perbankan dan Pinjol Didorong Tutup Kesenjangan Akses Kredit Nanang Wijayanto Minggu, 15 Februari 2026 – 19:24 WIBloading… Sekretaris Jenderal AFTECH Firlie Ganinduto dalam peluncuran white paper di Jakarta. FOTO/dok.SindoNews A A A JAKARTA – Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) bersama Mandala Consulting meluncurkan white paper yang mendorong kolaborasi antara perbankan dan platform pinjaman daring (pindar) untuk memperluas akses kredit formal. Inisiatif ini ditujukan menjawab kesenjangan pembiayaan yang masih dihadapi masyarakat, khususnya segmen underbanked.”Kolaborasi yang bertanggung jawab antara perbankan dan pindar menjadi kunci penting untuk membuka pintu perluasan pembiayaan dan menjangkau segmen masyarakat yang selama ini belum terlayani secara optimal, dengan tetap menjunjung prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang kuat,” kata Sekretaris Jenderal AFTECH Firlie Ganinduto dalam peluncuran white paper di Jakarta.Kajian tersebut menyoroti stagnasi akses kredit di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan, yang mencerminkan keterbatasan sistem pembiayaan formal dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan pendanaan bank ke industri pindar meningkat dari Rp4,5 triliun pada 2021 menjadi Rp46,1 triliun pada 2024, menandakan meningkatnya kepercayaan terhadap model kolaborasi ini.Baca Juga: Prabowo Sentil Pengusaha Besar Suka Minta Restrukturisasi Kredit ke Pemerintah Deputi Komisioner Pengawas PMVL OJK Jasmi menyatakan otoritas menyambut baik inisiatif yang memperkuat kolaborasi inklusif dan bertanggung jawab antara perbankan dan industri pindar, dengan tetap mengedepankan tata kelola, manajemen risiko, serta perlindungan konsumen. Sementara itu, Kementerian PPN/Bappenas menilai optimalisasi berbagai kanal pembiayaan, termasuk melalui sinergi lembaga keuangan konvensional dan inovatif, penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Halaman :12 Lihat Juga : Pendanaan Bank ke Pinjol Tembus Rp60 Triliun, Ekonom Sebut Imbal Hasil Lebih Menarik Pinjol Jadi Favorit Warga RI, Pendanaan Tembus Rp92,92 Triliun Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! pinjol Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Pendanaan Bank ke Pinjol Tembus Rp60 Triliun, Ekonom Sebut Imbal Hasil Lebih Menarik Pinjol Jadi Favorit Warga RI, Pendanaan Tembus Rp92,92 Triliun Video Menkeu Purbaya Resmikan Pinjol Dipastikan Hoaks Galbay Pinjol Bukan Solusi, Ini Cara Tepat untuk Lepas dari Jeratan Utang bersama Bisalunas Masyarakat Kelas Menengah Pengguna Terbesar Pinjol, Terpusat di Pulau Jawa Gagal dalam Pengawasan Pinjol, Bennix: OJK Harus Dirombak Total Surya Saputra Syok, Identitasnya Pernah Dijaminkan Pinjol oleh Temannya Cegah Umat Terjerat Pinjol, Kemenag-Baznas Luncurkan Program Microfinance Masjid Oknum Anggota DPRD Pandeglang Dipecat Partai karena Diduga Lakukan Kekerasan Perempuan hingga Pinjol Rekomendasi Sambut Ramadan dan Idulfitri, Pramono akan Bikin Jakarta Lebih Meriah Memindahkan Anggaran Ngopi Cantik ke Cicilan Mobil Listrik Strategi Agresif Jetour di IIMS 2026: Mengunci SUV Petualang hingga Keluarga Selengkapnya Waketum MUI: Awal Ramadan Berpotensi Berbeda 19 Pati TNI AL Dimutasi pada Februari 2026, Ini Daftar Lengkapnya Imlek, Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan 16-17 Februari 2026 Berita Terkini Selengkapnya Tenggelamkan Dolar AS, Xi Jinping: Yuan China Harus Jadi Mata Uang Cadangan Global MenpanRB Beri Semangat ASN yang Bekerja di IKN: Wajah Peradaban Baru Indonesia Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional Dedolarisasi Tanpa Mata Uang Lokal, BRICS Bentuk Bursa Logam Mulia Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi BBM di Kalimantan Barat Bukan Mimpi, Indonesia Dinilai Mampu Bangun PLTN seperti Negara Maju Selengkapnya Belajar dari Bencana Sumatera Sisi Gelap Game Online Intai Pelajar Terpopuler 1 APBN Bayar Utang Whoosh Rp1,2 Triliun per Tahun, Ekonom: Efeknya Puluhan Tahun 2 Imbas Sanksi AS, 292 Juta Barel Minyak Mentah Rusia dan Iran Terdampar di Laut 3 Purbaya: Pilihan Sekarang Tambah Utang atau Kembali ke Krisis 1998 4 Utang Indonesia Naik Tembus Rp9.637 Triliun, Setara 40,46% dari PDB 5 AS dan Iran Tegang Lagi, Harga Emas Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram Minggu Depan Infografis Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *