Qatar Sebut Minyak Bakal US$150 dan Ekonomi Dunia Jatuh Imbas Perang login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Bisnis Qatar Sebut Minyak Bakal US$150 dan Ekonomi Dunia Jatuh Imbas Perang CNN Indonesia Sabtu, 07 Mar 2026 02:50 WIB Bagikan: url telah tercopy Imbas Perang, Qatar Sebut Minyak Bakal US$150 dan Ekonomi Dunia Jatuh.Ilustrasi (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa). Jakarta, CNN Indonesia — Qatar memperingatkan bahwa perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran dapat menjatuhkan perekonomian dunia.Menteri Energi Qatar Saad al-Kaabi mengatakan serangan Israel dan AS di kawasan tersebut serta serangan balasan Iran dapat menghentikan seluruh ekspor energi negara-negara Teluk dalam hitungan hari dan mendorong harga minyak hingga US$150 per barel.”Hal ini akan menjatuhkan perekonomian dunia,” kata Saad al-Kaabi kepada Financial Times, dikutip dari Middle East Eye, Jumat (6/3). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT “Jika perang ini berlanjut selama beberapa minggu, pertumbuhan PDB di seluruh dunia akan terdampak. Harga energi semua negara akan naik. Akan terjadi kekurangan sejumlah produk dan akan muncul reaksi berantai ketika pabrik-pabrik tidak dapat memasok barang,” imbuhnya.Lihat Juga :Perang Iran vs AS-Israel Ternyata Bikin Rusia Untung Besar! Serangan Iran sebelumnya telah mendorong Arab Saudi dan Qatar menghentikan produksi di fasilitas minyak dan gas utama.Dua drone Iran juga dilaporkan menyerang fasilitas energi di kota industri Ras Laffan dan Mesaieed di Qatar pada awal pekan ini, menurut Kementerian Pertahanan Qatar.Kementerian Pertahanan Qatar kemudian menyatakan telah menembak jatuh dua jet tempur SU-24 yang datang dari Iran.Tidak ada korban jiwa dalam serangan drone tersebut, tetapi Qatar Energy, produsen gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) terbesar di dunia, mengumumkan telah menghentikan produksi LNG dan produk terkait.”Semua pihak yang belum menyatakan force majeure kemungkinan akan melakukannya dalam beberapa hari ke depan jika situasi ini berlanjut. Seluruh eksportir di kawasan Teluk harus menyatakan force majeure,” ujar Saad al-Kaabi. “Jika tidak, pada akhirnya mereka bisa menghadapi tanggung jawab hukum atas hal tersebut, dan itu pilihan mereka,” jelasnya.Harga minyak mentah Brent naik 2,5 persen menjadi US$87,6 per barel pada Jumat pagi ini waktu Eropa. Ini merupakan level tertinggi sejak konflik pecah pada Sabtu lalu.Saad al-Kaabi memprediksi harga minyak mentah dapat melonjak hingga US$150 per barel dalam dua hingga tiga pekan ke depan jika kapal tanker dan kapal dagang lainnya tidak dapat melewati Selat Hormuz akibat gangguan dari Iran.Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia melewati selat tersebut.Saad al-Kaabi itu juga memperkirakan harga gas bisa naik hingga US$40 per juta British thermal units (MMBtu). Angka ini hampir empat kali lipat dibandingkan sebelum perang dimulai.”Selain energi, semua perdagangan lain antara kawasan Teluk dan dunia juga akan terhenti, yang akan berdampak besar pada perekonomian negara-negara Teluk serta seluruh mitra dagang di seluruh dunia,” ucapnya.[Gambas:Video CNN] (dhz/ins) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT qatar harga minyak ekonomi dunia perang energi iran amerika serikat ekspor energi perekonomian global konflik timur tengah ARTIKEL TERKAIT 24 Negara Bagian AS Ajukan Gugatan Massal Blokir Rencana Tarif Trump Luhut Beber Serentetan Bahaya Jika Perang AS-Israel dan Iran Berlanjut Luhut Ungkap Keunggulan Iran Lawan AS-Israel: Tak Ada Tanda Melemah UMKM AS Teriak, Perang Trump di Iran Bikin Biaya Usaha Kian Nelangsa Luhut Ingatkan Indonesia Jangan Ikut-ikutan Musuhi Iran Luhut Prediksi Perang Iran Lawan AS-Israel Tak Akan Selesai 1 Bulan REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Gelombang Peringatan dari Moody’s, S&P, dan Fitch untuk Ekonomi Indonesia
Gelombang Peringatan dari Moody’s, S&P, dan Fitch untuk Ekonomi Indonesia
BRI Buka Program Desa BRILiaN 2026, Dorong Ekonomi Desa Naik Kelas
BRI Buka Program Desa BRILiaN 2026, Dorong Ekonomi Desa Naik Kelas
Soal Impor Pakaian Bekas Pan Brothers–Ravel Holding dari Amerika, Airlangga Bilang Gini
Soal Impor Pakaian Bekas Pan Brothers–Ravel Holding dari Amerika, Airlangga Bilang Gini
