Purbaya: Kalau Harga Minyak US$92 Maka Defisit APBN 3,6 Persen

Purbaya: Kalau Harga Minyak US$92 Maka Defisit APBN 3,6 Persen login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Makro Purbaya: Kalau Harga Minyak US$92 Maka Defisit APBN 3,6 Persen CNN Indonesia Sabtu, 07 Mar 2026 04:09 WIB Bagikan: url telah tercopy Purbaya mengatakan tekanan harga minyak yang lebih moderat masih dapat dikendalikan. Jika harga minyak US$72 per barel, kondisi APBN masih relatif aman. (Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S) Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah telah melakukan simulasi risiko (stress test) terkait lonjakan harga minyak mentah dunia terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.Berdasarkan perhitungan Kemenkeu, harga minyak berpotensi menekan fiskal jika mencapai rata-rata US$92 per barel sepanjang tahun, dari asumsi harga minyak dalam APBN yang berada di kisaran US$60 per barel.Purbaya mengatakan dalam skenario tersebut, defisit APBN dapat melebar hingga sekitar 3,6 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT “Kita sudah exercise kalau harga minyak setahun rata-rata US$92 maka defisitnya 3,6 persen PDB, itu kita akan lakukan langkah-langkah supaya tidak terjadi di situ,” kata Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/3).Lihat Juga :Qatar Sebut Minyak Bakal US$150 dan Ekonomi Dunia Jatuh Imbas Perang Ia menambahkan tekanan harga minyak yang lebih moderat masih dapat dikendalikan pemerintah. Jika harga minyak sekitar US$72 per barel, kondisi fiskal masih relatif aman.”Tapi let say asumsinya naik yang jeleknya itu minyaknya sampai US$72 masih aman defisitnya, masih bisa dikendalikan. Terburuk yang US$92 tadi,” ujarnya.Meski demikian, Purbaya menegaskan pemerintah memiliki pengalaman menghadapi lonjakan harga minyak yang jauh lebih tinggi. Ia mencontohkan harga minyak dunia pernah menembus US$150 per barel tanpa menyebabkan perekonomian nasional terpuruk.”Kita pernah lewati keadaan harga minyak sampai US$150 per barel, jatuh enggak ekonominya? Angkanya melambat tapi enggak jatuh, jadi kita punya pengalaman,” tuturnya. Purbaya juga menilai lonjakan harga minyak yang terlalu tinggi umumnya tidak akan bertahan lama karena berisiko menekan perekonomian global. Saat harga terlalu mahal, daya beli masyarakat dan permintaan energi akan menurun sehingga harga berpotensi kembali turun.”Karena kalau harga minyak terlalu tinggi masyarakat dunia enggak bisa bayar, demand melambat, ekonomi melambat, demand minyak turun, harga turun lagi,” kata PurbayaSelain itu, peningkatan produksi dari sejumlah negara produsen juga dapat membantu menahan lonjakan harga minyak di pasar global.”Karena AS sudah bolehkan eksplorasi di Alaska, yang lain-lain juga sama, nanti Venezuela mulai kirim ke pasar akan turun juga, jadi naiknya kenceng sekarang tapi enggak gila-gilaan kan,” pungkas Purbaya.[Gambas:Video CNN] (lau/pta) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT purbaya yudhi sadewa harga minyak defisit apbn apbn 2026 minyak mentah harga minyak dunia ARTIKEL TERKAIT Purbaya Emoh Pangkas Anggaran MBG Walaupun Disorot Fitch Rating Hitung-hitungan Wamenkeu Juda: Minyak Naik US$1 Defisit Bisa Rp6,8 T Dibayangi Perang Iran, Seberapa Kuat Fondasi Ekonomi RI Jegal Krisis? Purbaya Wajibkan 27 Bank Lapor Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ada Apa? Bukan China, Ini Negara Paling Terpukul Gangguan Suplai Minyak Timteng Apakah Pencairan THR 2026 PNS Mundur? REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *