DSSA Minta Restu Lakukan Stock Split Lewat RUPSLB Insight Daily Insight Emiten Cari Berita Investor Pro Masuk Market Hari Ini Makro Ekonomi Hijau Carbon Trading Otomotif Syariah Editorial Kartunomics Infografis Index Video Pro Insight Daily Insight Emiten Market Hari Ini Makro Ekonomi Hijau Carbon Trading Otomotif Syariah Editorial Kartunomics Infografis Index Video Beranda / Market Hari Ini / DSSA Minta Restu Lakukan Stock Split Lewat RUPSLB > DSSA Minta Restu Lakukan Stock Split Lewat RUPSLB Manajemen DSSA mengatakan dalam RUPSLB tersebut Perseroan akan meminta persetujuan atas rencana pemecahan saham (stock split) Ditulis oleh Hutama Prayoga • 16 February 2026 A+ A− PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Foto: Dok Dian Swastatika Sentosa. Poin Penting : Pergerakan Saham KABARBURSA.COM – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 11 Maret 2026 di Sinar Mas Land Plaza, Jakarta Pusat.Manajemen DSSA mengatakan dalam RUPSLB tersebut Perseroan akan meminta persetujuan atas rencana pemecahan saham (stock split) dan penyesuaian anggaran dasar Perseroan sehubungan dengan pelaksanaan stock split.”Perseroan berencana untuk melakukan stock split dengan rasio 1:25,” tulis manajemen DSSA dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin, 16 Februari 2026.Manajemen berharap stock split dapat meningkatkan jumlah lembar saham Perseroan yang beredar, sekaligus menjadikan harga per lembar saham lebih terjangkau bagi berbagai kalangan investor.Aksi ini juga diharapkan bisa menjangkau basis investor yang lebih luas, sehingga diharapkan dapat lebih mendorong penguatan praktik tata kelola perusahaan yang baik serta meningkatkan tanggung jawab dan akuntabilitas Perseroan sebagai perusahaan terbuka.”Selain itu, stock plit juga diharapkan dapat mendorong peningkatan volume perdagangan saham, sehingga likuiditas saham Perseroan di pasar dapat menjadi lebih baik,” tulis manajemen.Untuk itu, Perseroan mengusulkan kepada pemegang saham untuk menyetujui rencana Stock Split Perseroan dengan rasio 1:25 dan penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan pelaksanaan stock split.Sekain itu, menyetujui untuk memberikan wewenang dan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan pelaksanaan stock split.”Termasuk tetapi tidak terbatas untuk mengatur dan menetapkan tata cara dan jadwal pelaksanaan stock split sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal, tulis manajemen.Pergerakan SahamPada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat, 13 Februari 2026, saham DSSA ditutup melemah sebesar 0,71 persen atau 675 poin ke level 94.325.Berdasarkan data dari Stockbit, saham DSSA tercatat mengalami tekanan dalam periode satu bulan terakhir dengan koreksi mencapai 15,02 persen. Secara year-to-date (YTD), saham ini juga masih berada di zona negatif dengan penurunan sekitar 6,61 persen.Kendati demikian dalam sepekan terakhir, saham emiten di bidang penyediaan tenaga listrik dan uap ini sempat mencatatkan penguatan terbatas sekitar 1,48 persen.Namun begitu, apabila ditarik dalam horizon waktu yang lebih panjang, saham DSSA masih menunjukkan performa yang sangat impresif. Dalam periode tiga bulan terakhir, harga saham masih mampu menguat sekitar 3,43 persen.Sementara dalam enam bulan terakhir tercatat naik sebesar 1,86 persen. Kinerja yang lebih signifikan terlihat dalam rentang satu tahun, di mana saham DSSA berhasil melonjak hingga 165,70 persen. (*) Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda. Gabung Sekarang Jurnalis Hutama Prayoga Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca. Berita Terkait LION Catatkan Penjualan Melemah, Siapkan Digitalisasi dan Capex Rp5 Miliar 16 February 2026 OJK Tegaskan Larangan Jual Beli Rekening: Ada Risiko Hukum! 16 February 2026 Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp14.889 Triliun di Tengah Aksi Jual Asing 16 February 2026 BUKA Beberkan Strategi 2026 Usai Klarifikasi Buyback ke BEI 16 February 2026 Bursa Asia Lesu di Awal Pekan, Data Jepang dan Sepinya Pasar Tekan Sentimen 16 February 2026 Berita Terpopuler 1 WIFI Dapat Kucuran Dana dari KB Bank, ini Peruntukkannya 2 BEI Percepat Aturan Free Float 15 Persen, 268 Emiten Belum Penuhi Ketentuan 3 Danantara Bukan Market Maker di Bursa, Pandu Ungkap Kriteria Investasi EBT dan Sampah 4 Penjualan IKM Inacraft 2026 Tembus Rp338 Juta 5 INDS Terbang 105 Persen, ini 10 Saham Paling Cuan Sepekan Insight Daily Lihat semua » SWAT: dari IPO Rp160 ke Rp600, Jejak Manipulasi 640 Juta Saham Dana Asing Banjiri Saham PWON dalam Sepekan, Mulai Menarik? Travoy dan Monetisasi Ekosistem Tol, Hidden Value JSMR? Arus Dana Asing Mengalir ke TUGU saat Diskon 50 Persen EMAS Kasih Sinyal "First Gold Pour" di Februari 2026 Disclaimer Informasi yang disediakan oleh KabarBursa.com bertujuan untuk edukasi dan informasi umum. Kami tidak memberikan saran keuangan, hukum, atau pajak secara langsung. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas keputusan finansial Anda. Konsultasikan dengan penasihat profesional sebelum membuat keputusan penting. Dengan menggunakan situs ini, Anda setuju terhadap ketentuan layanan dan kebijakan privasi yang berlaku. Langganan Newsletter Daftar Ikuti Kami Tentang Redaksi Pedoman Media Siber Kebijakan Privasi Term of Service Disclaimer Hubungi Kami © 2026 KabarBursa.com. Hak cipta dilindungi undang-undang. Cari Artikel atau Topik Cari artikel
DSSA Minta Restu Lakukan Stock Split Lewat RUPSLB
