Harapan Sutradara setelah Penonton Menyaksikan Na Willa di Bioskop login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Hiburan Film Na Willa Ajak Penonton Nostalgia Masa Bahagia Anak-anak CNN Indonesia Rabu, 11 Mar 2026 13:30 WIB Bagikan: url telah tercopy Sutradara Ryan Adriandhy berharap penonton bisa nostalgia dan bawa pulang semangat masa kecil dalam keseharian setelah menonton Na Willa. (dok. Visinema Pictures) Jakarta, CNN Indonesia — Sutradara Ryan Adriandhy menyatakan Na Willa bukan hanya film anak-anak, melainkan tontonan lintas generasi. Ia berharap penonton bisa bernostalgia dan membawa pulang semangat masa kecil dalam keseharian setelah menonton.Na Willa, film hasil adaptasi novel anak karya Reda Gaudiamo, dipastikan bakal membawa sudut pandang dunia anak-anak ke layar lebar dengan menonjolkan imajinasi dan rasa ingin tahu dari anak berusia enam tahun.Lihat Juga :Kisah Gadis Kecil Na Willa Jadi Film, Digarap Kreator Jumbo ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT “Aku berharap Na Willa ini teman-teman yang sudah dewasa, nonton dan ingat lagi rasanya jadi anak-anak dan semoga spirit jadi anak-anaknya itu kebawa kembali ke keseharian teman-teman, ke teman-teman yang sedang menjalani hidup dewasa lagi gitu,” kata Ryan di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/3).Ryan menambahkan bahwa esensi film ini diharapkan bisa kembali menjadi pengingat perasaan saat mereka masih anak-anak di tengah hiruk-pikuk kehidupan. “Ini film yang sangat aman dan harapannya begitu keluar bioskop kita kembali bahagia lagi, dan ingat gitu bahwa kita dulu punya sebuah lensa, lensa yang begitu jernih, yang begitu jujur, yaitu lensa ketika kita anak-anak.””Di mana lewat lensa itu lah sebenarnya kita terbentuk menjadi kepribadian kita hari ini. Kita mau belajar, kita mau bertanya, kita berandai.”[Gambas:Video CNN]Selain aspek nostalgia, Na Willa turut menampilkan keberagaman identitas Indonesia. Hal itu tercermin dari latar belakang keluarga Na Willa yang merupakan keturunan campuran Tionghoa dari ayahnya dan NTT dari ibunya.Novia Puspasari selaku produser menjelaskan interaksi dengan teman-teman Na Willa yang dari latar belakang berbeda merupakan sebuah representasi kehidupan nyata di Indonesia.”Na Willa bertemu teman-teman yang punya latar belakang keluarga berbeda. Dari situ kita melihat bagaimana keberagaman adalah sesuatu yang bisa dirayakan bersama, sangat dekat dengan kehidupan kita di Indonesia saat ini,” kata Novia.Pilihan Redaksi9 Rekomendasi Film Indonesia Tayang di Bioskop 2026Agak Laen 2 Resmi Jadi Film Terlaris di Indonesia Sepanjang MasaChief Content Officer Visinema Studios sekaligus produser Anggia Kharisma juga menambahkan bahwa Na Willa diharapkan mampu menghadirkan kedekatan emosional dan refleksi diri bagi penontonnya.”Na Willa ini adalah surat cinta buat kita semua, buat nostalgia kita, buat anak-anak kita nantinya. Tapi setidaknya ada ruang aman, ada perasaan yang bisa dibawa pulang untuk didiskusikan kembali di keluarga, didiskusikan kembali lagi oleh diri kita,” ujar Anggia.”Film yang bisa merefleksikan betapa bersyukurnya kita untuk bisa mencintai lebih baik lagi,” tuturnya.Na Willa memotret kehidupan tahun 1960-an di sebuah gang kecil di Surabaya melalui mata Willa yang penuh imajinasi dan kepolosan.Namun, dunia Willa mulai berubah saat sahabatnya mengalami kecelakaan dan teman-temannya mulai bersekolah, membuat Willa merasa kesepian.Saat akhirnya masuk TK, ia belajar menghadapi aturan dan menyadari bahwa tumbuh dewasa berarti menerima perubahan.Lihat Juga :Review Film: JumboFilm ini menjadi debut penyutradaraan dan penulisan naskah live-action perdana bagi Ryan Adriandhy.Jajaran pemain didominasi talenta muda, seperti Luisa Adreena, Azamy Syauqi, Arsenio Rafizqy, dan Freya Mikhayla, didukung oleh penampilan Irma Rihi, Junior Liem, dan Melissa Karim.Na Willa mulai tayang 18 Maret di bioskop.[Gambas:Youtube] (gis/chri) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT na willa ryan adriandhy film indonesia film ARTIKEL TERKAIT Agak Laen 2 Resmi Jadi Film Terlaris di Indonesia Sepanjang Masa Sutradara Hengkang dari Proses Produksi Prekuel Ocean’s Eleven Sinopsis Operation Fortune: Ruse De Guerre, Sahur Trans TV 11 Maret Apakah Blunder Timothe Chalamet Pengaruh ke Nasibnya di Oscar 2026? Persaingan Ketat Sinners dan One Battle After Another Jelang Oscar Sinopsis Blacklight, Bioskop Trans TV 10 Maret 2026 REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Trump Sebut Pengembalian Dana Tarif Tidak Jelas, Bisa Hadapi Litigasi Bertahun-tahun
Trump Sebut Pengembalian Dana Tarif Tidak Jelas, Bisa Hadapi Litigasi Bertahun-tahun
90 Persen Film Lokal Dominasi Top 10 Netflix Indonesia Pekan Ini
90 Persen Film Lokal Dominasi Top 10 Netflix Indonesia Pekan Ini
Meta Beli Chip AI Buatan AMD Senilai Rp1.600 Triliun
Meta Beli Chip AI Buatan AMD Senilai Rp1.600 Triliun
