Stok Cukup hingga Harga Pangan Stabil, Petani dan Konsumen Bahagia saat Lebaran Scan this QR or download app from: @Username Username Kelengkapan data diri 0% Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri AndaDisini Dashboard Log out Log in Home News Economics Market News Technology Banking Syariah Ramadan Lainnya TV IDX Live Milenomic Inspirator Infografis Foto Video Ecotainment Economia Calendar Laporan Keuangan Perusahaan Tercatat Regulasi IDXC LIVE More news: Lihat Data Pasar Advertisement IDX Channel Economics Stok Cukup hingga Harga Pangan Stabil, Petani dan Konsumen Bahagia saat Lebaran Economics Kunthi Fahmar Sandy 23/03/2026 20:49 WIB Stok komoditas pangan nasional dalam kondisi cukup dan harga tetap stabil menjelang dan pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Stok Cukup hingga Harga Pangan Stabil, Petani dan Konsumen Bahagia saat Lebaran (FOTO:Dok BPMI Setpres) A A A IDXChannel – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok komoditas pangan nasional dalam kondisi cukup dan harga tetap stabil menjelang dan pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.Kondisi ini membuat momentum Lebaran 2026 menjadi kebahagiaan bagi seluruh pihak, mulai dari petani sebagai produsen, pedagang sebagai pelaku distribusi, hingga konsumen sebagai masyarakat luas.Dari pantauan di berbagai pasar tradisional dan modern, harga berbagai kebutuhan pokok terpantau stabil dan stok tersedia cukup.Menurut Amran, keberhasilan menjaga stok dan stabilitas harga pangan merupakan hasil kerja bersama dari peningkatan produksi, penguatan cadangan pangan, pengawasan distribusi, serta pengendalian harga di pasar.“Kita ingin semua tersenyum. Petani tersenyum karena harga hasil panennya baik, pedagang tersenyum karena barang tersedia dan bisa dijual, dan masyarakat juga tersenyum karena harga pangan terjangkau. Itulah tujuan pemerintah menjaga pangan,” ujar Amran dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2026). Mengulas komoditas beras, Amran menjelaskan bahwa posisi stok nasional sangat kuat. Cadangan Beras Pemerintah di gudang Bulog saat ini sekitar 4,09 juta ton, beras yang beredar di masyarakat sekitar 11–12 juta ton, serta potensi panen dalam waktu dekat sekitar 12 juta ton.Secara total, kekuatan stok beras nasional mencapai sekitar 28 juta ton atau setara ketahanan pangan hingga sekitar 11 bulan ke depan.Produksi beras nasional juga menunjukkan tren peningkatan. Panen raya di berbagai daerah sedang menunjukkan geliat hasil yang menggembirakan mengingat Maret 2026 merupakan saat di mana panen raya terjadi. Peningkatan produksi ini memperkuat stok nasional sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.“Produksi kita meningkat, panen raya terjadi di banyak daerah, Februari Maret dan April banyak panen di berbagai daerah, sehingga stok beras nasional sangat kuat. Produksi kita sudah berada di atas kebutuhan konsumsi nasional,” ujar Mentan Amran.Dengan kebutuhan beras nasional sekitar 2,59 juta ton per bulan dan produksi bulanan berada di kisaran 2,6 hingga 5,7 juta ton, kondisi beras nasional berada dalam posisi surplus.Amran juga menyampaikan berdasarkan neraca pangan nasional hingga April 2026, sejumlah komoditas strategis berada dalam kondisi surplus. Tercatat Beras dengan ketersediaan 27,5 juta ton, kebutuhan 10,3 juta ton, maka neracarnya surplus 17,2 juta ton.Untuk cabai rawit, ketersediaan 409 ribu ton, kebutuhan 304 ribu ton, maka kondisi surplus 105 ribu ton. Begitupun untuk daging ayam, dengan ketersediaan 2,07 juta ton, kebutuhan 1,34 juta ton, angka surplus 727 ribu ton. Komoditas bawang merah ketersediaannya 479 ribu ton, kebutuhan 422 ribu ton kondisi surplus 57 ribu ton.Selain itu, neraca cabai nasional pada Maret juga mengalami surplus produksi, dengan cabai rawit merah surplus sekitar 46.868 ton dan cabai besar surplus sekitar 8.282 ton. Kondisi ini membuat harga cabai mulai stabil dan cenderung menurun di pasar.“Kalau produksi surplus dan distribusi lancar, maka harga akan stabil. Itu yang kita jaga terus, dari hulu sampai hilir,” kata Mentan Amran.Amran menegaskan bahwa pemerintah terus menjaga keseimbangan harga agar petani tidak rugi dan masyarakat tetap mendapatkan harga pangan yang terjangkau.“Harga pangan tidak boleh terlalu tinggi karena memberatkan masyarakat, tetapi juga tidak boleh terlalu rendah karena merugikan petani. Pemerintah harus menjaga keseimbangan itu,” tutur dia.Pengawasan harga dilakukan bersama lintas sektor untuk mencegah penimbunan dan permainan harga, khususnya pada momentum Ramadan dan Idulfitri.Amran menyampaikan bahwa kondisi pangan nasional yang kuat dan harga yang stabil membuat Idulfitri 1447 H menjadi kebahagiaan bagi seluruh pihak dalam rantai pangan nasional.“Lebaran tahun ini kita syukuri bersama. Produksi baik, stok cukup, harga stabil. Petani tetap berproduksi, pedagang bisa berdagang, masyarakat bisa membeli dengan harga terjangkau. Lebaran tahun ini adalah kemenangan untuk semua, selamat merayakan Idulfitri, berkah untuk semua” kata Amran.(kunthi fahmar sandy) Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran Diperkirakan Terjadi Besok Your browser does not support the audio tag. LISTEN SHARE Follow Saluran Whatsapp IDX Channel untuk Update Berita Ekonomi Follow Follow Berita IDX Channel di Google News TAG: Harga Pangan Lebaran Mentan Stok Pangan Tim Editor Kunthi Fahmar Sandy Reporter Kunthi Fahmar Sandy Editor Berita Rekomendasi Arus Balik Padati Tol Cipali, One Way Mulai Diberlakukan Hari Ini Berita Terkait Arus Balik di Tol Cipali Mulai Meningkat pada H+2 Lebaran 23/03/2026 13:01 WIB Lebih dari 72 Ribu Pengunjung Padati Taman Margasatwa Ragunan di H+1 Lebaran 23/03/2026 11:58 WIB Harga Pangan Naik Hari Ini, Cabai Rawit Merah Tembus Rp131.000 per Kg 23/03/2026 11:16 WIB Total Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada 11-21 Maret 2026 Capai 2 Juta 23/03/2026 08:28 WIB Puncak Monas Beroperasi hingga Sore saat Libur Lebaran 23/03/2026 06:55 WIB Mentan Sebut Dunia Hadapi Ancaman Krisis Pangan 23/03/2026 06:45 WIB Berita Lainnya Menteri Energi AS Sebut Lonjakan Harga Minyak Belum Tekan Permintaan 24/03/2026 01:00 WIB Catat! One Way Nasional Arus Balik Digelar 24 Maret Pukul 14.00 WIB 23/03/2026 23:25 WIB Lonjakan Harga Minyak Bayangi Ekonomi AS, Gubernur Fed Stephen Miran Tetap Dukung Rate Cut 23/03/2026 23:00 WIB Penumpang Pesawat Tembus 4,4 Juta, Ini 5 Bandara Tersibuk Saat Mudik 2026 23/03/2026 22:15 WIB Kinerja TOWR Tumbuh di 2025, Laba Bersih Capai Rp3,68 Triliun 23/03/2026 21:45 WIB Arus Mudik Naik Kereta Cepat Meningkat, Penumpang Whoosh Tembus 185 Ribu Penumpang 23/03/2026 21:30 WIB Advertisement Advertisement Populer Berita Utama Mentan Sebut Dunia Hadapi Ancaman Krisis Pangan 8,7 Juta Wajib Pajak Lapor SPT, Aktivasi Coretax Tembus 16 Juta Produksi Tambang Bawah Tanah Grasberg Pulih dalam Dua Pekan usai Longsor Momen Mudik Diproyeksi Dongkrak Pendapatan UMKM Daerah hingga 70 Persen Tekanan Global Meningkat, Rupiah Berpotensi Sentuh Rp17.075 per Dolar AS Me
Stok Cukup hingga Harga Pangan Stabil, Petani dan Konsumen Bahagia saat Lebaran
