Putin Manfaatkan Lonjakan Harga Minyak, Perusahaan Energi Rusia Diarahkan Segera Bayar Utang

Putin Manfaatkan Lonjakan Harga Minyak, Perusahaan Energi Rusia Diarahkan Segera Bayar Utang   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Makro Putin Manfaatkan Lonjakan Harga Minyak, Perusahaan Energi Rusia Diarahkan Segera Bayar Utang Nanang Wijayanto Selasa, 24 Maret 2026 – 08:03 WIBloading… Presiden Rusia Vladimir Putin mengarahkan perusahaan minyak dan gas nasional untuk mengalokasikan pendapatan tak terduga dari lonjakan harga energi global. FOTO/AP A A A MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin mengarahkan perusahaan minyak dan gas nasional untuk mengalokasikan pendapatan tak terduga dari lonjakan harga energi global guna melunasi utang pada bank domestik. Langkah strategis ini diambil seiring dinamika pasar energi dunia yang menguntungkan Moskow di tengah eskalasi konflik di Iran.”Perusahaan minyak dan gas Rusia sebaiknya mempertimbangkan pengaliran pendapatan tambahan dari kenaikan harga hidrokarbon global untuk mengurangi beban utang dan melunasi kewajiban ke bank domestik,” kata Putin dalam pertemuan isu ekonomi sebagaimana dikutip dari EADaily, Selasa (24/3/2026).Baca Juga: Setiap Kenaikan 1 Dolar Harga Minyak, APBN Terancam Jebol Sampai Rp7 Triliun Ia menekankan perlunya keputusan yang seimbang dalam pembagian pendapatan situasional tersebut demi menjaga stabilitas fiskal jangka panjang negara. Instruksi tersebut muncul di tengah guncangan pasar energi akibat operasi militer di Iran yang dimulai sejak akhir Februari lalu. Penutupan efektif Selat Hormuz, yang menjadi jalur bagi sekitar 20% pasokan minyak dunia, telah memicu lonjakan harga minyak jenis Brent hingga lebih dari 50 persen. Harga acuan global tersebut sempat menyentuh level USD119 per barel, angka tertinggi sejak tahun 2022.Kondisi pasar ini menjadi berkah finansial bagi Kremlin, di mana Rusia diperkirakan meraup tambahan pendapatan anggaran hingga USD150 juta per hari dari ekspor minyak. Dalam kurun waktu 12 hari pertama konflik, total pendapatan ekstra yang terkumpul diprediksi mencapai antara USD1,3 miliar hingga USD1,9 miliar. Bahkan, harga minyak Urals Rusia yang dikirim ke India mencatat rekor USD98,93 per barel pada pertengahan Maret. Halaman :12 Lihat Juga : Blokade Selat Hormuz Guncang Dunia, Saudi Aramco Pangkas Pasokan Minyak ke Asia Bulan April Krisis BBM Hantam Eropa, Negara Ini Bakal Batasi Pembelian Orang Asing dan Terapkan Harga Ganda Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! harga minyak dunia perang iran vs israel perang as vs iran rusia vladimir putin Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Blokade Selat Hormuz Guncang Dunia, Saudi Aramco Pangkas Pasokan Minyak ke Asia Bulan April Krisis BBM Hantam Eropa, Negara Ini Bakal Batasi Pembelian Orang Asing dan Terapkan Harga Ganda Setiap Kenaikan 1 Dolar Harga Minyak, APBN Terancam Jebol Sampai Rp7 Triliun Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus Level Tertinggi Sejak 2022 Perang AS-Iran Bikin Susah Banyak Negara, 100.000 Pekerja di Inggris Terancam PHK Hemat BBM Imbas Perang AS vs Iran, Negara Asia Ini Jadikan Hari Rabu Libur Nasional Media AS: Arab Saudi dan UEA Makin Dekat untuk Gabung dalam Perang Melawan Iran AS Minta Iran Berhenti Perang selama 5 Hari! Ternyata Ini Perhitungan Sistematisnya Mayoritas Rakyat AS Makin Bingung Apa Tujuan Perang Trump Melawan Iran Rekomendasi Media AS: Arab Saudi dan UEA Makin Dekat untuk Gabung dalam Perang Melawan Iran Arus Balik 2026, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar Pagi Ini Inilah 5 Keutamaan Puasa Syawal, Kaum Muslim Wajib Tahu! Selengkapnya 28 Pati TNI AD Naik Pangkat, Ada Teman Seangkatan AHY di Akmil AS Buat Persiapan Terperinci untuk Kirim Pasukan Darat di Iran Arab Saudi dan UEA Selangkah Lagi Dukung AS-Israel Lawan Iran? Berita Terkini Selengkapnya Kemenhub Minta Swasta Ikut Terapkan WFA demi Urai Arus Balik Lebaran Jelang Puncak Arus Balik, Pemerintah Minta Pengusaha Angkutan Logistik Patuhi Aturan Pembatasan Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp2,84 Juta per Gram, Buyback Turun Rp80.000 Blokade Selat Hormuz Guncang Dunia, Saudi Aramco Pangkas Pasokan Minyak ke Asia Bulan April Hampir 40% Kendaraan Sudah Kembali ke Jakarta, Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini Putin Manfaatkan Lonjakan Harga Minyak, Perusahaan Energi Rusia Diarahkan Segera Bayar Utang Selengkapnya Rihlah Mudik, Merawat Tradisi Anak-anak Dilarang Main Medsos, Efektifkah? Terpopuler 1 Rupiah Diramal Tembus Rp20.000 per Dolar AS, Ekonom Wanti-wanti Krisis 2 Perang AS-Iran Bikin Susah Banyak Negara, 100.000 Pekerja di Inggris Terancam PHK 3 Krisis BBM Hantam Eropa, Negara Ini Bakal Batasi Pembelian Orang Asing dan Terapkan Harga Ganda 4 Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus Level Tertinggi Sejak 2022 5 Setiap Kenaikan 1 Dolar Harga Minyak, APBN Terancam Jebol Sampai Rp7 Triliun Infografis Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina! Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *