GAPKI: Industri Sawit Berkomitmen Wujudkan Kesetaraan bagi Perempuan Pekerja

GAPKI: Industri Sawit Berkomitmen Wujudkan Kesetaraan bagi Perempuan Pekerja   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Sektor Riil GAPKI: Industri Sawit Berkomitmen Wujudkan Kesetaraan bagi Perempuan Pekerja Nanang Wijayanto Kamis, 26 Maret 2026 – 12:04 WIBloading… Industri kelapa sawit memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan prinsip kesetaraan bagi perempuan. FOTO/dok.SindoNews A A A JAKARTA – Industri kelapa sawit memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan prinsip kesetaraan bagi perempuan pekerja termasuk dalam hal keadilan akses, kesempatan kerja, serta pemenuhan hak-hak tenaga kerja tanpa diskriminasi.Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Sumarjono Saragih, mengatakan bahwa industri sawit terus berupaya untuk mengoptimalkan potensi sumber daya manusia (SDM), termasuk perempuan pekerja. Ia menambahkan, prinsip kesetaraan di industri sawit diwujudkan dengan tetap memperhatikan aspek-aspek kekhasan perempuan.”Bahwa kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan itu memang harus setara, tetapi kita juga harus mempertimbangkan kekhasan perempuan dari sisi kecocokan pekerjaan hingga kekuatan fisik perempuan. Jadi, kesetaraan itu bukan berarti 50:50,” katanya di Jakarta, Kamis (26/3/2026).Baca Juga: Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pengembangan Desa Wisata Pentingsari Sleman Sumarjono Saragih menjelaskan, perempuan pekerja di industri kelapa sawit pada umumnya bekerja di bagian perawatan dan administrasi yang relatif memiliki tingkat beban kerja fisik lebih ringan. Di sektor hulu perempuan bekerja sebagai pemanen dan pengumpul brondolan. Adapun di sektor hilir, perempuan menjadi anggota koperasi atau pengelola lahan plasma. Halaman :123 Lihat Juga : Sawit Jadi Tameng Energi Indonesia di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Buktinya Dari Kebun ke Energi Masa Depan: Asian Agri dan Apical Soroti Manfaat Kelapa Sawit Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! industri sawit Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Sawit Jadi Tameng Energi Indonesia di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Buktinya Dari Kebun ke Energi Masa Depan: Asian Agri dan Apical Soroti Manfaat Kelapa Sawit Sawit, Kunci Pemulihan Ekonomi Pascabencana Pakar: Status Sawit di Kawasan Hutan Perlu Pendekatan Hukum yang Berkeadilan bagi Rakyat USU Dorong Kebijakan Berbasis Riset dalam Kelola Industri Sawit dan Risiko Bencana Prabowo Sebut Sawit Miracle Crop, Konsistensi Kebijakan Kunci Keberlanjutan Dukung Kejagung Berantas Kejahatan Korporasi Sawit, Sahroni: Masyarakat Tak Boleh Jadi Korban Kampus Diminta Jadi Garda Depan Isu Sawit, Akademisi UB Soroti Efisiensi hingga Ekonomi Sirkular Sawit Indonesia di Persimpangan Ekonomi dan Keberlanjutan Global Rekomendasi Ternyata Selat Hormuz Mudah Diterobos Tetapi Sulit untuk Keluar? Di Tengah Konflik Keluarga, Tasyi Athasyia Justru Pamer Kedekatan dengan Kakak Seayah Krisis Bahan Bakar Filipina Memburuk, Lebih dari 400 SPBU Terpaksa Tutup Selengkapnya Arus Balik Lebaran, 18.203 Penumpang Tiba di Stasiun Pasar Senen Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Tak Pangkas Dana Pendidikan Kemhan dan TNI Efisiensi BBM Antisipasi Geopolitik Global Berita Terkini Selengkapnya Kurs Rupiah Capai Rp16.904/USD, Indonesia Punya Pengalaman Hindari Jurang Resesi LPG Masih Impor 70%, Bahlil Minta Masyarakat Tidak Boros Iran Hentikan Pasokan Gas ke Turki, Picu Lonjakan Harga Energi Global Harga Minyak Mendidih, Pertalite Diprediksi Naik Jadi Rp11.500 per Liter GAPKI: Industri Sawit Berkomitmen Wujudkan Kesetaraan bagi Perempuan Pekerja Industri Manufaktur RI Kena Pukulan Ganda, Terhimpit Krisis Gas hingga Konflik Timur Tengah Selengkapnya Rihlah Mudik, Merawat Tradisi Anak-anak Dilarang Main Medsos, Efektifkah? Terpopuler 1 Filipina Umumkan Darurat Energi, Purbaya Ungkap Kondisi di Indonesia 2 Blokade Selat Hormuz Sandera Pasokan Energi Global, Negara-negara Asia Kembali ke Batu Bara 3 Jelang Pengumuman Trump soal Iran, Transaksi Misterius Rp9,8 Triliun Guncang Pasar Minyak Dunia 4 Purbaya Perpanjang Batas Lapor SPT Tahunan Orang Pribadi hingga April 2026 5 Selat Hormuz Lumpuh, Lalu Lintas Kapal Anjlok hingga 95% Infografis Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *