AS-Iran Gagal Damai, Harga Minyak Naik Lagi ke US$101 Per Barel login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Energi AS-Iran Gagal Damai, Harga Minyak Naik Lagi ke US$101 Per Barel CNN Indonesia Senin, 13 Apr 2026 09:35 WIB Bagikan: url telah tercopy Kontrak minyak mentah Brent naik US$6,71 atau 7,05 persen menjadi US$101,91 per barel, sedangkan WTI AS berada di US$104,16 per barel atau naik US$7,59. (FOTO:CNN). Jakarta, CNN Indonesia — Harga minyak mentah dunia kembali menembus US$100 per barel pada Senin (13/4) setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.Kegagalan negosiasi tersebut diikuti rencana Angkatan Laut AS untuk memblokir kapal-kapal yang menuju Iran melalui Selat Hormuz.Berdasarkan laporan Reuters, kontrak minyak mentah Brent naik US$6,71 atau 7,05 persen menjadi US$101,91 per barel pada pukul 01:04 GMT atau 08:04 WIB. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Lalu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS tercatat berada di US$104,16 per barel, naik US$7,59 atau 7,86 persen.Lihat Juga :Presiden Iran Langsung Telepon Putin usai Negosiasi dengan AS Mandek Kepala Penelitian Energi MST Marquee Saul Kavonic mengatakan pasar energi kini kembali ke kondisi sebelum gencatan senjata.Bedanya, AS kini akan memblokir aliran minyak Iran yang masih melewati Selat Hormuz, dengan volume mencapai hingga 2 juta barel per hari.[Gambas:Youtube]”Bedanya, sekarang AS akan memblokir aliran minyak yang tersisa hingga 2 juta barel per hari yang terkait dengan Iran melalui Selat Hormuz,” kata Kepala Penelitian Energi MST Marquee, Saul Kavonic.Presiden AS Donald Trump pada Minggu (12/4) menyatakan akan mulai memblokade jalur pelayaran Iran di Selat Hormuz setelah pembicaraan damai gagal mencapai kesepakatanLangkah itu dinilai berpotensi menggagalkan gencatan senjata dua pekan yang sebelumnya berlaku.Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut blokade terhadap lalu lintas maritim menuju dan keluar dari pelabuhan Iran akan dimulai pukul 10.00 ET atau 14.00 GMT (21.00 WIB) pada Senin (13/4).Lihat Juga :Menlu Iran Tuding AS Plin-Plan, Sengaja Bikin Negosiasi GagalCENTCOM melalui media sosial X menyatakan kebijakan itu akan diterapkan secara imparsial terhadap kapal dari semua negara yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman. Namun, kapal yang melintas menuju pelabuhan non-Iran tetap diizinkan.Analis IG Market Tony Sycamore menilai langkah tersebut secara efektif akan menekan aliran minyak Iran.Ia mengatakan sekutu dan pelanggan Iran kemungkinan akan memberi tekanan agar jalur pelayaran kembali dibuka.Lihat Juga :KILAS INTERNASIONALPerundingan AS-Iran Gagal Total hingga India Sebar Buaya di PerbatasanDi sisi lain, Garda Revolusi Iran memperingatkan setiap kapal militer yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata dan akan ditindak secara tegas.Meski ketegangan meningkat, berdasarkan data yang diperoleh Reuters, ada tiga kapal tanker super bermuatan penuh sempat melewati Selat Hormuz pada Sabtu (11/4). Kapal tersebut menjadi yang pertama meninggalkan wilayah Teluk sejak kesepakatan gencatan senjata pekan lalu.Namun, berdasarkan data pengiriman LSEG, sejumlah kapal tanker minyak mulai menghindari Selat Hormuz menjelang rencana blokade AS terhadap Iran. (dhz/ins) Add as a preferred source on Google Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT harga minyak minyak mentah selat hormuz amerika serikat iran perang timur tengah pasar energi ARTIKEL TERKAIT Iran Ungkap Alasan 2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz Vietnam Perpanjang Penghapusan Pajak BBM hingga Juni Harga Minyak Mendidih Usai Fasilitas Energi Arab Saudi Diserang Pertamina Masih Mengupayakan 2 Kapalnya Lewati Selat Hormuz Sederet Jurus ESDM Amankan Pasokan BBM-LPG RI di Tengah Perang Iran Harga Minyak Naik 2,7 Persen ke US$97 Meski AS-Iran Gencatan Senjata REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG Add as a preferred source on Google TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
AS Izinkan Minyak Iran Dijual 30 Hari Demi Redam Lonjakan Harga
AS Izinkan Minyak Iran Dijual 30 Hari Demi Redam Lonjakan Harga
Indonesia Bakal Dapat Jatah Minyak dan LPG dari Rusia
Indonesia Bakal Dapat Jatah Minyak dan LPG dari Rusia
Mendag Jamin Stok dan Harga Minyakita Terkendali, Andalkan Pasokan BUMN Pangan
Mendag Jamin Stok dan Harga Minyakita Terkendali, Andalkan Pasokan BUMN Pangan
