Aparat Diminta Tindak Tegas Penambangan Ilegal di Bolmong

Aparat Diminta Tindak Tegas Penambangan Ilegal di Bolmong   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Sektor Riil Aparat Diminta Tindak Tegas Penambangan Ilegal di Bolmong Nanang Wijayanto Selasa, 14 April 2026 – 16:22 WIBloading… Pemerintah menegaskan komitmen untuk menertibkan segala bentuk kegiatan penambangan secara ilegal atau penambangan tanpa izin (PETI). FOTO/dok.SindoNews A A A JAKARTA – Pemerintah menegaskan komitmen untuk menertibkan segala bentuk kegiatan penambangan secara ilegal atau penambangan tanpa izin (PETI). Presiden Prabowo Subianto telah meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serius menangani kegiatan penambangan yang tidak berizin. Namun, di tengah gencarnya upaya pemerintahan memberantas penambangan ilegal, ternyata aktivitas PETI masih marak terjadi. Salah satunya di Desa Oboy, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara. Kegiatan ilegal tersebut bahkan telah diberitakan sejumlah media lokal Sulawesi Utara pekan lalu. Terkait dengan itu, Ketua Badan Kejuruan Pertambangan Perhimpunan Insinyur Indonesia (PII) Rizal Kasli mendorong pemerintah dan aparat penegak hukum untuk tegas menertibkan kegiatan PETI di daerah tersebut. Hal itu dinilai mendesak di tengah harga emas yang tengah menguat dan negara yang membutuhkan peningkatan pendapatan.“Aktivitas PETI menimbulkan sejumlah kerugian baik bagi negara maupun Masyarakat sekitar. Mulai dari hilangnya potensi penerimaan negara karena pelaku PETI pasti tidak membayar pajak dan royalty. Kerugian lain tentu dari aspek kerusakan lingkungan serta berisiko terjadi kecelakaan kerja. Sudah banyak korban nyawa dari aktivitas PETI,” jelas Rizal dalam keterangan pers, Selasa (14/4/2026). Baca Juga: Sikat Tambang Ilegal dalam Seminggu, Prabowo: Ngak Ada Kasihan Sekarang! Halaman :123 Lihat Juga : Sikat Tambang Ilegal dalam Seminggu, Prabowo: Ngak Ada Kasihan Sekarang! 50 Ribu Ton Batubara Tak Bertuan di Kutai Kartanegara Diamankan ESDM Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! tambang ilegal Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Sikat Tambang Ilegal dalam Seminggu, Prabowo: Ngak Ada Kasihan Sekarang! 50 Ribu Ton Batubara Tak Bertuan di Kutai Kartanegara Diamankan ESDM Bahlil Bakal Jatuhi Denda Rp6,5 Miliar Bagi Pelanggar Penambangan di Kawasan Hutan Tambang Ilegal Merajalela di Sekitar IKN, Kawasan Konservasi Dikeruk Respons Bahlil Soal Tambang Emas Ilegal Dekat Mandalika: Proses Hukum Aja! Kejar Aktivitas Ilegal, Seluruh Izin Usaha Pertambangan di Nusantara Didata Ulang Kasus Samin Tan, Kejagung Diminta Ungkap Pejabat Negara yang Terlibat Kasus TPPU Tambang Ilegal, Polri Sita Emas 6 Kg hingga Uang Rp1,4 Miliar Kejagung Sita Uang Rp1 Miliar saat Geledah Kantor Samin Tan Terkait Tambang Ilegal Rekomendasi Pezeshkian pada Macron: Eropa Bisa Dorong AS Patuhi Hukum Internasional Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama Keamanan dan Stabilitas Kawasan Dipolisikan Faizal Assegaf, Jubir KPK: Kami Memandang Tidak Ada Masalah Selengkapnya Prabowo dan Macron akan Bertemu di Istana Elysee Jaksa Agung Mutasi Dirtut Jampidsus hingga 14 Kajati, Ini Namanya Prabowo Terima Kasih ke Putin Bantu Indonesia Masuk BRICS Berita Terkini Selengkapnya Pertamina Patra Niaga Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar Hoaks Perkuat Posisi Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional Bergengsi di Hong Kong Xi Jinping: Tatanan Dunia Runtuh, Ancam Stabilitas Global Kendalikan Limbah PLTU, IWIP Ubah Fly Ash Jadi Bahan Konstruksi Saling Ancam AS-Iran di Selat Hormuz, Rupiah Sentuh Level Terlemah Baru ke Rp17.127 IPOT Relakan Teknologi Kelas Institusinya Dipakai Nasabah Broker Lain Selengkapnya Rihlah Mudik, Merawat Tradisi Anak-anak Dilarang Main Medsos, Efektifkah? Terpopuler 1 Hindari Selat Hormuz, Pelabuhan Mauritius Alami Lonjakan Kapal hingga 42% 2 AS Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Diramal Tembus USD150 per Barel 3 Mengapa Harga BBM di AS Tetap Mahal hingga Tembus Rp100 Ribu meski Produksi Melimpah? Ini Sebabnya 4 Sistem Tol Selat Hormuz Iran Tantang Hegemoni Petrodolar di Tengah Lonjakan Inflasi AS 5 Harta Karun Venezuela Diangkut, AS Mulai Kehabisan Stok BBM? Infografis 7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa? Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *