Reformasi Pasar Modal: BEI Kerek Free Float Jadi 15% dan Perluas Transparansi Data Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Bursa Finansial Reformasi Pasar Modal: BEI Kerek Free Float Jadi 15% dan Perluas Transparansi Data Anggie Ariesta Jum’at, 20 Februari 2026 – 08:55 WIBloading… Percepat serangkaian reformasi strategis untuk memperkuat integritas pasar modal nasional, berikut apa saja poin krusialnya. Foto/Dok A A A JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) tengah mempercepat serangkaian reformasi strategis untuk memperkuat integritas pasar modal nasional . Langkah ini diambil guna meningkatkan daya saing Indonesia di mata investor global, sekaligus merespons dialog konstruktif dengan lembaga indeks internasional, MSCI Inc.Salah satu poin krusial dalam reformasi ini adalah rencana kenaikan batas minimum saham publik (free float) bagi perusahaan tercatat, dari semula 7,5% menjadi 15%. Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada Maret 2026.Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa penerapan aturan baru ini akan dilakukan secara hati-hati melalui tahapan transisi yang terukur. Baca Juga: Tekanan Global Bayangi Reformasi Pasar Modal, Investor Ritel Perlu Dilindungi “Kami memahami setiap perusahaan memiliki karakteristik berbeda. Karena itu BEI menyiapkan fase transisi, pemantauan, dan pendampingan agar implementasi berjalan terukur sekaligus tetap menjaga stabilitas perdagangan,” kata Jeffrey dalam keterangannya. Selain aturan free float, BEI juga memperluas kewajiban keterbukaan data pemegang saham. Jika sebelumnya publikasi hanya diwajibkan untuk kepemilikan di atas 5%, ke depan bursa akan mengungkap data kepemilikan saham mulai dari level 1 persen yang dilaporkan secara bulanan. Halaman :12 Lihat Juga : IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 8.300, Ada 315 saham Menghijau IHSG Awal Ramadan Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,44% ke Level 8.274 Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! bursa efek indonesia bei pasar modal bursa saham saham ihsg Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 8.300, Ada 315 saham Menghijau IHSG Awal Ramadan Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,44% ke Level 8.274 IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau, Naik Tipis Sentuh Level 8.357 Tekanan Global Bayangi Reformasi Pasar Modal, Investor Ritel Perlu Dilindungi IHSG Sesi Siang Menguat Pasca Libur Imlek Sentuh 8.285, Nilai Transaksi Rp13,27 Triliun Reformasi Tata Kelola Pasar Modal, Analis Ingatkan soal Eksekusi Chinese Wall dan Ilusi Keadilan Pasar Modal Pasar Modal dalam Jerat Kejahatan Sistemik Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal Rekomendasi Banjir Rendam Permukiman Warga Petogogan Jaksel hingga 1 Meter Kisah Sunan Bonang yang Memiliki Jejak Keturunan dari Nabi Muhammad SAW Khotbah Jumat Pertama Ramadan : 7 Kemudahan di Bulan Suci Selengkapnya Banjir Merendam 123 RT dan 9 Ruas Jalan di Jakarta Pasar Cipulir Banjir, Pedagang Sedih Omzet Turun Drastis Puji Prabowo di Forum BoP, Trump: Dia Benar-benar Tangguh Berita Terkini Selengkapnya Buah Diplomasi Maraton, Ribuan Produk RI Dapat Tarif 0% ke Pasar AS Indonesia dan AS Sepakati Pembebasan Bea Masuk Transaksi Elektronik RI dan Freeport Capai Kesepakatan Rp650 Triliun di AS, Ada 6 Poin Termasuk Perluasan Tambang Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil Harga Emas Nanjak Terus, Hari Ini Naik Rp28 Ribu Jadi Rp2.944.000 per Gram IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 8.300, Ada 315 saham Menghijau Selengkapnya Belajar dari Bencana Sumatera Sisi Gelap Game Online Intai Pelajar Terpopuler 1 Ditekan AS, China Borong Minyak Rusia India Berpaling ke Saudi 2 Bank Bangkrut Sepanjang 2026 Tambah Satu Lagi, Lokasinya di Bali 3 Prabowo Saksikan Penandatanganan 11 MoU di AS Rp646,5 Triliun, Berikut Daftarnya 4 Ekonom: Tarif Dagang 19% ke Pasar AS Harus Dibaca Sebagai Alarm 5 Profil Prihati Pujowaskito, Eks Dokter Kopassus Jadi Dirut BPJS Kesehatan Infografis Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Reformasi Pasar Modal: BEI Kerek Free Float Jadi 15% dan Perluas Transparansi Data
