Mengapa Toko Fisik Tetap Relevan di Tengah Pertumbuhan E-Commerce? Ini Alasannya Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Sektor Riil Mengapa Toko Fisik Tetap Relevan di Tengah Pertumbuhan E-Commerce? Ini Alasannya Puguh Hariyanto Rabu, 25 Februari 2026 – 14:38 WIBloading… Di tengah maraknya e-commerce ternyata toko fisik masih diminati konsumen. Toko fisik tidak difungsikan sebagai etalase konvensional, melainkan sebagai ruang untuk memastikan keputusan belanja. Foto/Dok. SindoNews A A A JAKARTA – Pertumbuhan e-commerce dalam satu dekade terakhir telah mengubah banyak hal. Cara orang mencari informasi, membandingkan harga, hingga melakukan transaksi kini semakin bergeser ke ranah digital dengan frekuensi yang cukup masif.Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pernah menggelar survei tentang aktivitas masyarakat Indonesia di e-commerce pada 2025. Hasilnya, sebanyak 48,4% responden melakukan transaksi penjualan atau pembelian melalui aplikasi e-commerce minimal sekali dalam sebulan.Dalam narasi e-commerce, efisiensi sering menjadi kata kunci. Belanja bisa dilakukan kapan saja, tanpa harus datang ke lokasi tertentu. Produk dikirim ke rumah, prosesnya cepat, dan pilihan semakin beragam. Akan tetapi, belanja tidak selalu berhenti pada urusan transaksi. Baca juga: Purbaya Ungkap Rencana Pajak Toko Online Tunggu Ekonomi 6% Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa meski transaksi online meningkat, tingkat kehati-hatian konsumen juga ikut tumbuh, terutama terkait kualitas produk dan keandalan penjual. E-commerce tidak selalu menjadi pilihan utama karena masih banyak konsumen Indonesia yang lebih memilih membeli secara langsung di toko fisik, terutama untuk produk elektronik misalnya ponsel.Temuan survei Kurious dari Katadata Insight Center (KIC) menunjukkan, masih banyak konsumen Indonesia yang membeli handphone di toko fisik resmi ketimbang di e-commerce. Persentasenya mencapai 59,3%.Jika dulu toko fisik identik dengan rak-rak penuh produk, hari ini perannya jauh lebih beragam. Beberapa pelaku usaha memanfaatkan toko fisik sebagai lokasi di mana konsumen dapat memastikan pilihan mereka setelah berinteraksi secara digital serta menggunakan toko fisik sebagai ruang konfirmasi sebelum menyelesaikan transaksi. Pendekatan ini mencerminkan perubahan cara pandang: offline tidak lagi berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari satu sistem yang lebih besar.Ketika Offline dan Online Tidak DipisahkanSebelum istilah omnichannel dan hybrid commerce ramai digunakan, sejumlah bisnis lokal di Indonesia sebenarnya sudah menjalankan pendekatan ini secara intuitif. Mereka tidak memandang online dan offline sebagai dua kanal yang saling bersaing, melainkan sebagai satu alur yang saling melengkapi. Halaman :12 Lihat Juga : Ajang IIMS 2026, PLN Mobile Borong Dua Penghargaan Februari Hujan Diskon, Watsons 2.2 Limitless Beauty Hadir Lagi Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! ecommerce toko online belanja online platform digital Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Ajang IIMS 2026, PLN Mobile Borong Dua Penghargaan Februari Hujan Diskon, Watsons 2.2 Limitless Beauty Hadir Lagi GoApotik Tingkatkan Penjualan, Diganjar Indonesia Digital Marketing Champions Purbaya Ungkap Rencana Pajak Toko Online Tunggu Ekonomi 6% Promo Akhir Tahun, Transaksi Tokopedia dan TikTok Shop Naik Lebih 50% Ratusan Unit Jababeka Bizpark Terjual, Jababeka Jalin Kerja Sama dengan BCA AMSI Harap Ada Keseimbangan Kepentingan Perdagangan Internasional dan Perlindungan Industri Media Nasional Terbitkan PP Tunas, Komdigi Diminta Berdayakan Orang Tua Awasi Anak di Ruang Digital Menkomdigi: Platform Digital Wajib Patuh Hukum Indonesia dan Lindungi Pengguna Rekomendasi Intelijen Israel Klaim AS Akan Serang Iran dalam Waktu 5 Hari Kedepan BRIN Perluas Kolaborasi Global melalui Kedutaan Asing Resmi! Thailand Pangkas 50 Persen Kadar Gula Minuman, Thai Tea Kini Tak Semanis Dulu Selengkapnya Presiden Prabowo Tiba di Istana Basman, Disambut Raja Abdullah…. Cerita Ilmuwan RI 21 Tahun di Jepang yang Bangga Paspor Indonesia CIA Rekrut Informan Iran Besar-besaran Berita Terkini Selengkapnya Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp16.800 per Dolar AS, Ini Faktornya Menaker Singgung Soal PHK Massal Buruh Pabrik Mie Sedaap: Nanti Kita Update Dilema Larangan Usia Medsos: Menyeimbangkan Perlindungan Anak dan Masa Depan Investasi Digital Mudik Gratis Kemenhub Buka Pendaftaran 1 Maret 2026, Berikut List Kota Tujuannya IHSG Menghijau di 8.322 usai Seharian Menguat, Nilai Transaksi Rp28,1 Triliun MNC Insurance Gelar Agency Kick Off 2026: Tekankan Integritas Jadi Kunci Keberhasilan Agen Selengkapnya Belajar dari Bencana Sumatera Sisi Gelap Game Online Intai Pelajar Terpopuler 1 Klarifikasi Dirut Agrinas soal Impor 105.000 Pikap India: Produsen Lokal Tak Sanggup, Harga Mahal 2 Dirut Agrinas Balas Desakan Dasco: Impor 105.000 Unit Pikap India Sudah DP 30% 3 Respons Isu Mie Sedaap PHK Massal, Dasco: Seharusnya Tidak saat Puasa dan Lebaran 4 Agrinas Klaim Efisiensi Rp46,5 T dari Impor 105.000 Mobil Pikap India untuk Kopdes 5 Said Iqbal Ungkap Potensi PHK di Balik Impor 105 Ribu Pikap India Infografis Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Mengapa Toko Fisik Tetap Relevan di Tengah Pertumbuhan E-Commerce? Ini Alasannya
