Pacu Transisi Energi 100 Gigawatt Tenaga Surya, Prabowo: Banyak Negara Lebih Menyedihkan Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Sektor Riil Pacu Transisi Energi 100 Gigawatt Tenaga Surya, Prabowo: Banyak Negara Lebih Menyedihkan Binti Mufarida Rabu, 11 Maret 2026 – 22:59 WIBloading… Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi sektor energi nasional di tengah dinamika global yang menuntut ketahanan dan kemandirian energi. Foto/Dok A A A JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi sektor energi nasional di tengah dinamika global yang menuntut ketahanan dan kemandirian energi . Kepala Negara menyampaikan bahwa pemerintah akan melaksanakan program elektrifikasi nasional melalui pengembangan energi terbarukan , khususnya tenaga surya dan geothermal.Dalam sambutannya pada acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia yang digelar di Wisma Danantara, pada Rabu (11/3/2026), Kepala Negara menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki banyak alternatif sumber energi yang dapat dikembangkan untuk mengatasi berbagai tantangan ke depan. “Energi terbarukan dari tenaga surya, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita akan membangun 100 gigawatt. Itu sudah perintah saya, itu sudah keputusan saya dan kita akan buktikan kepada dunia, bahwa kita lebih cepat dan efektif dalam hal ini,” ujar Kepala Negara.Baca Juga: Krisis Adalah Berkah Tersembunyi di Mata Prabowo: Yang Kuat Akan Selamat Menurut Prabowo, dibandingkan banyak negara lain yang menghadapi kondisi lebih sulit, Indonesia justru memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar sebagai modal untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Kepala Negara menjelaskan, bahwa Indonesia memiliki potensi besar dari berbagai sumber energi, mulai dari kelapa sawit, singkong, jagung, hingga tebu yang dapat diolah menjadi bahan bakar. Halaman :12 Lihat Juga : Indonesia Butuh Investasi Rp3.000 Triliun demi Transisi Energi, Dari Mana Duitnya? Cadangan BBM RI Lebih Tinggi Dibandingkan Beberapa Negara, Masyarakat Diminta Tenang Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! transisi energi prabowo subianto tenaga surya energi baru terbarukan ebt ketahanan energi Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Indonesia Butuh Investasi Rp3.000 Triliun demi Transisi Energi, Dari Mana Duitnya? Cadangan BBM RI Lebih Tinggi Dibandingkan Beberapa Negara, Masyarakat Diminta Tenang Sawit Jadi Tameng Energi Indonesia di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Buktinya Prabowo Bentuk Satgas Konversi PLTS dan Motor Listrik, Bahlil Ditunjuk Jadi Koordinator Satgas RAFI PHE 2026 Pastikan Operasi Hulu Migas Tetap Andal Selama Ramadan dan Idulfitri Timur Tengah Bergejolak, Pertamina Prioritaskan Keselamatan Pekerja dan Perkuat Mitigasi Operasional Prabowo Beri Peringatan ke Pejabat: Jangan Main-main dengan Laporan Palsu Komisi Percepatan Reformasi Polri Siap Laporkan Hasil Kerja ke Prabowo Perang Berkecamuk, Prabowo: Sawit hingga Jagung Bisa Jadi Sumber Energi Nasional Rekomendasi Prabowo Beri Peringatan ke Pejabat: Jangan Main-main dengan Laporan Palsu Malam Puncak Grand Final KDI 2025: Penentuan Bintang Dangdut Baru Indonesia Ditinggal Warganya Sembunyi di Bunker, Tel Aviv Menjadi Kota Hantu Selengkapnya Tok! PN Jaksel Tolak Gugatan Praperadilan Gus Yaqut Komisi Percepatan Reformasi Polri Siap Laporkan Hasil Kerja Mantan Dirjen Aptika Semuel Abrijani Divonis 6 Tahun Penjara Berita Terkini Selengkapnya Pacu Transisi Energi 100 Gigawatt Tenaga Surya, Prabowo: Banyak Negara Lebih Menyedihkan Perluas Ekosistem dan Talenta Digital, BI dan OJK Jakarta Kampanyekan PIDI Silaturahmi Lancar, Rumah Tetap Aman dengan Smarthome Plus Krisis Adalah Berkah Tersembunyi di Mata Prabowo: Yang Kuat Akan Selamat Prabowo Heran Cucu BUMN Tak Boleh Diaudit: Peraturan dari Mana? Perkuat Implementasi ESG, Olahkarsa Rilis Panduan Praktis bagi Pelaku Bisnis Selengkapnya Polemik Alumni LPDP, Perlukah Sistem Seleksi Dievaluasi? Belajar dari Bencana Sumatera Terpopuler 1 Cadangan Minyak Rusia Cukup untuk Bertahan 60 Tahun, Stok BBM RI Hanya 26 Hari 2 Trump Sesumbar Perang dengan Iran Segera Berakhir, Harga Minyak Terjun Bebas 3 Harga Minyak Dunia USD100 per Barel Ancam APBN, Menkeu Purbaya: Masih Aman, Masih Kuat 4 Lantik 1.585 Pejabat Baru Kemenkeu, Purbaya Singgung Rusaknya Citra Pajak dan Bea Cukai 5 Dua Kapal Pertamina Keluar dari Zona Konflik Timur Tengah, Pasokan BBM Aman Infografis Pemicu Makin Banyak WNI Pindah Jadi Warga Negara Singapura Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Pacu Transisi Energi 100 Gigawatt Tenaga Surya, Prabowo: Banyak Negara Lebih Menyedihkan
