Perang Timur Tengah Memanas, Perebutan Pupuk Bakal Picu Krisis Pangan? login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Bisnis Perang Timur Tengah Memanas, Perebutan Pupuk Bakal Picu Krisis Pangan? CNN Indonesia Kamis, 26 Mar 2026 04:45 WIB Bagikan: url telah tercopy Jika kondisi berlanjut, tekanan terhadap harga pangan diperkirakan akan meningkat, terutama di negara berkembang yang bergantung pada impor pangan dan pupuk. (FOTO:ANTARA FOTO/Yudi). Jakarta, CNN Indonesia — Sejumlah negara berlomba mengamankan pasokan pupuk di tengah terganggunya distribusi global akibat perang di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran terhadap potensi krisis pangan dunia.Gangguan utama terjadi setelah penutupan Selat Hormuz, jalur vital perdagangan global, yang membuat pengiriman pupuk dari kawasan Timur Tengah tersendat. Kawasan ini selama ini menjadi salah satu pemasok utama bahan baku pupuk dunia.Akibatnya, harga pupuk seperti urea dan fosfat melonjak tajam dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini berisiko meningkatkan biaya produksi pertanian dan mendorong kenaikan harga pangan secara global. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Seorang analis pasar komoditas menggambarkan situasi saat ini dengan menyebut bahwa seluruh negara kini berlomba mencari pasokan pupuk.Lihat Juga :Harga Minyak Jatuh 5 Persen ke US$98 Usai Trump Mau Damai dengan Iran “Semua pihak saat ini sedang berburu pasokan,” ujar analis senior pasar biji-bijian The Hightower Report, Randy Place, melansir Bloomberg.Pupuk memiliki peran penting dalam menjaga produktivitas tanaman pangan seperti padi, jagung, dan gandum. Ketika pasokan terganggu, dampaknya dapat langsung terasa pada hasil panen dan ketersediaan pangan.Sejumlah negara mulai mengambil langkah cepat. India, sebagai salah satu importir terbesar pupuk urea, mulai mencari tambahan pasokan dan mempertimbangkan tender baru untuk menjaga ketersediaan dalam negeri.Perdana Menteri India Narendra Modi menegaskan pemerintah akan melindungi petani dari dampak krisis. “Petani tidak seharusnya menanggung beban dari krisis apa pun,” kata Modi.Di sisi lain, negara seperti China dan Rusia mulai membatasi ekspor pupuk untuk menjaga kebutuhan domestik. Amerika Serikat (AS) melonggarkan aturan pengiriman untuk memperlancar distribusi, sementara Brasil meningkatkan impor dari negara lain dan menjajaki kerja sama baru di sektor pupuk dan energi.Persaingan global dalam mendapatkan pupuk pun semakin ketat dengan sejumlah negara harus membayar lebih mahal demi mengamankan kebutuhan pertanian mereka.Situasi ini dinilai lebih berisiko dibanding gangguan rantai pasok saat perang Rusia-Ukraina pada 2022, karena kali ini melibatkan porsi perdagangan pupuk global yang lebih besar, terutama dari kawasan Teluk yang selama ini menjadi jalur utama distribusi.Lihat Juga :Negara Tetangga RI Umumkan Darurat BBM Nasional Gegara Perang Iran-ASJika kondisi berlanjut, tekanan terhadap harga pangan diperkirakan akan meningkat, terutama di negara berkembang yang bergantung pada impor pangan dan pupuk.Di Indonesia, dampak langsung sejauh ini masih relatif terbatas. PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan pasokan pupuk nasional tetap aman karena bahan baku sebagian besar berasal dari dalam negeri maupun negara di luar kawasan konflik.Namun, potensi kenaikan biaya logistik global akibat lonjakan harga energi tetap menjadi perhatian karena dapat berdampak tidak langsung pada sektor pertanian dalam negeri.[Gambas:Video CNN] (del/ins) Add as a preferred source on Google Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT pupuk krisis pangan harga pupuk impor pupuk pasokan pupuk timur tengah distribusi pupuk pertanian konflik global ARTIKEL TERKAIT Buntut Perang Iran, Bos Badan Gizi Siap-siap Efisiensi MBG Rp268 T Pengusaha RI Siap-siap Efisiensi Buntut Perang Iran vs AS-Israel Mendag Dengar Eksportir Ngeluh Ongkos Logistik Naik Imbas Perang Iran Wamentan Beber Strategi Amankan Harga Pangan di Tengah Perang Iran Kemenperin Prediksi Makanan Kemasan Makin Mahal Imbas Perang Iran Wamentan Minta Produsen Pestisida Tahan Harga Meski Bahan Baku Langka REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG Add as a preferred source on Google TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
COO Danantara Dony Oskaria Tinjau Langsung Progres Tol Padang-Sicincin, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026
COO Danantara Dony Oskaria Tinjau Langsung Progres Tol Padang-Sicincin, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026
TMII Bidik 50 Ribu Pengunjung di Momen Libur Hari Raya Imlek
TMII Bidik 50 Ribu Pengunjung di Momen Libur Hari Raya Imlek
Danantara Patikan Kerja Sama PERMINAS dan New Energy Metals Dorong Hilirisasi
Danantara Patikan Kerja Sama PERMINAS dan New Energy Metals Dorong Hilirisasi
