Purbaya: Pilihan Sekarang Tambah Utang atau Kembali ke Krisis 1998 Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Makro Purbaya: Pilihan Sekarang Tambah Utang atau Kembali ke Krisis 1998 Anggie Ariesta Minggu, 15 Februari 2026 – 11:15 WIBloading… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Aldhi Chandra A A A JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait lonjakan utang pemerintah yang per 31 Desember 2025 mencapai Rp9.637,90 triliun atau setara 40,46 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Ia menyebut kenaikan tersebut merupakan konsekuensi dari perlambatan ekonomi yang terjadi sepanjang tahun lalu, dan pemerintah dihadapkan pada pilihan sulit antara menambah utang atau membiarkan ekonomi jatuh lebih dalam.”Ini kan kemarin terpaksa karena ada perlambatan signifikan. Pilihannya yang mana? Ke kondisi seperti 1998 atau meningkatkan utang sedikit, tetapi ekonomi kita selamat habis itu kita tata ulang semuanya,” ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa seperti dikutip, Minggu (15/2/2026).Baca Juga: Utang Indonesia Naik Tembus Rp9.637 Triliun, Nyaris 50% dari PDB Berdasarkan data resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan yang dirilis Jumat (13/2/2026), posisi utang tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp229,26 triliun dibandingkan akhir September 2025. Purbaya menjelaskan, meski terjadi peningkatan volume, rasio utang terhadap PDB masih berada di bawah ambang batas 60 persen sebagaimana diamanatkan UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Keuangan Negara, sehingga dinilai masih aman dan terkendali. Halaman :12 Lihat Juga : Utang Indonesia Naik Tembus Rp9.637 Triliun, Nyaris 50% dari PDB Purbaya: Ekonomi Indonesia Akan Alami Ekspansi sampai 2033 Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! utang pemerintah indonesia apbn purbaya yudhi sadewa krisis ekonomi 1998 dan 2008 Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Utang Indonesia Naik Tembus Rp9.637 Triliun, Nyaris 50% dari PDB Purbaya: Ekonomi Indonesia Akan Alami Ekspansi sampai 2033 APBN Bayar Utang Whoosh Rp1,2 Triliun per Tahun, Ekonom: Efeknya Puluhan Tahun Kabar Baik, THR ASN Bakal Dicairkan Purbaya di Awal Puasa Purbaya Sebut APBN Masih Sanggup Bayarin Utang Kereta Whoosh Bayar THR ASN dan TNI-Polri di 2026, Purbaya Siapkan Rp55 Triliun 5 Alasan Italia Menjual Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Salah Satunya Kuno dan Ketinggalan Zaman Perbandingan Kapal Induk Thailand Chakri Naruebet vs Giuseppe Garibaldi yang Akan Dimiliki Indonesia Perseteruan AS-Eropa Pecah, Sekutu NATO Berani Menentang Dewan Perdamaian Bentukan Trump Rekomendasi Prabowo Bakal Hadiri KTT BoP, Hasto: Terus Lanjutkan Kebijakan Politik Luar Negeri Bebas Aktif Gelar Munas ke 2, Amikraf Komitmen Jadi Jembatan Praktisi dan Akademisi ‘Amanah Wali 8: Musala dan Sultan’ Hadir di RCTI Jelang Berbuka Puasa Selengkapnya 252 Unit Huntara Diserahkan ke Warga Terdampak Bencana di Ketol Siti Fadilah Bongkar Penyebab PBI BPJS Kesehatan Salah Sasaran Pramono Larang Ormas Keagamaan Sweeping Warung Makan saat Ramadan Berita Terkini Selengkapnya Waspada, Penipuan File .APK dan Tautan Palsu Mengatasnamakan DJP Perkuat ESG, Elnusa Petrofin Dukung Implementasi Green Terminal Tanjung Sekong Marak Jual Beli Rekening Bank di Medsos, Ini Risiko yang Mengintai Kerja Sama IPE-SmartGreen Solution, Sepakat Kolaborasi Kuatkan Ekosistem EBT Citilink dan Aqua Sulap Airbus A320 Tampil Beda dengan Livery Khusus AS dan Iran Tegang Lagi, Harga Emas Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram Minggu Depan Selengkapnya Belajar dari Bencana Sumatera Sisi Gelap Game Online Intai Pelajar Terpopuler 1 APBN Bayar Utang Whoosh Rp1,2 Triliun per Tahun, Ekonom: Efeknya Puluhan Tahun 2 Imbas Sanksi AS, 292 Juta Barel Minyak Mentah Rusia dan Iran Terdampar di Laut 3 Pendaftaran Tukar Uang Baru Lebaran Sudah Dimulai, Catat Tanggalnya 4 Zulhas Sebut 80 Ribu Kopdes Bakal Serap 1,6 Juta Tenaga Kerja Langsung 5 Purbaya: Pilihan Sekarang Tambah Utang atau Kembali ke Krisis 1998 Infografis Tembus Rp25 Triliun, Berikut Daftar Bank Pemberi Utang ke Sritex Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Purbaya: Pilihan Sekarang Tambah Utang atau Kembali ke Krisis 1998
