Reformasi Tata Kelola Pasar Modal, Analis Ingatkan soal Eksekusi

Reformasi Tata Kelola Pasar Modal, Analis Ingatkan soal Eksekusi   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Bursa Finansial Reformasi Tata Kelola Pasar Modal, Analis Ingatkan soal Eksekusi Rohman Wibowo Selasa, 17 Februari 2026 – 12:00 WIBloading… Anaalis mengingatkan soal reformasi tata kelola pasar modal. FOTO/dok.SindoNews A A A JAKARTA – Langkah Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri dalam forum Indonesia Economic Outlook dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pasar modal mulai diposisikan sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi. Pemerintah dinilai berupaya memperkuat kepercayaan investor melalui reformasi tata kelola dan rencana penguatan kelembagaan pasar.”Tapi pasar akan menunggu kejelasan timeline, regulasi turunan, serta bagaimana implementasinya benar-benar memperkuat governance, bukan sekadar perubahan struktur administratif. Reformasi tata kelola juga harus menyentuh isu konkret seperti transparansi transaksi, perlindungan investor minoritas, konsistensi penegakan hukum, dan kepastian regulasi,” ujar Founder Republik Investor Hendra Wardana, dikutip Selasa (16/2/2026).Menurut Hendra, pernyataan Presiden mengenai percepatan demutualisasi bursa, reformasi tata kelola, serta rencana roadshow internasional menunjukkan kesadaran pemerintah bahwa daya tarik modal global ditentukan oleh tingkat kepercayaan, transparansi, dan kredibilitas institusi pasar. Investor, terutama asing, disebut akan menilai komitmen tersebut dari eksekusi kebijakan di lapangan.Ia menilai demutualisasi bursa secara teori dapat memperkuat independensi, profesionalisme, dan efisiensi pasar karena struktur kepemilikan dan pengawasan menjadi lebih modern. Namun, pelaku pasar menunggu kejelasan implementasi dan tahapan reformasi agar tidak berhenti pada wacana semata.Baca Juga: IHSG Menguat 3,49% dalam Sepekan, Ditutup di Level 8.212 Rencana roadshow internasional yang melibatkan pemangku kepentingan, termasuk Danantara, juga dinilai penting di tengah kompetisi antarnegara berkembang dalam menarik arus modal global. Hendra menyebut komunikasi langsung kepada investor global dapat menurunkan premi risiko Indonesia dan meningkatkan daya saing biaya pendanaan jika didukung data yang solid serta konsistensi kebijakan. Halaman :12 Lihat Juga : IHSG Menguat 3,49% dalam Sepekan, Ditutup di Level 8.212 50% Dana Investasi Danantara Bakal Digeser ke Bursa Saham dan Obligasi Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! bursa saham pasar modal reformasi Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait IHSG Menguat 3,49% dalam Sepekan, Ditutup di Level 8.212 50% Dana Investasi Danantara Bakal Digeser ke Bursa Saham dan Obligasi Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Lesu ke 8.240 IHSG Ditutup Tertekan Sore Ini di Level 8.265, Ada 401 Saham Memerah BEI Tepis Kekhawatiran Masuknya Dana Pensiun dan Asuransi ke Pasar Saham Melonjak 16,63% Didorong Aksi Borong Asing, Saham REAL Bangkit dari Tekanan Gegar di Lantai Bursa: Ketika Para Penjaga Gerbang Memilih Hengkang Chinese Wall dan Ilusi Keadilan Pasar Modal Prabowo Harus Berani! Siti Zuhro: Libas Penghambat & Segera Reformasi Tubuh Polri Rekomendasi Asia Tenggara Kompak, 1 Ramadan 1447 Hijriah Dimulai Kamis, 19 Februari 2026 Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Besok, Simak Penjelasannya Setelah Imlek, Klenteng Toasebio Bakal Gelar Lok Thung pada Perayaan Cap Go Meh Selengkapnya Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 1447 H pada Kamis, 19 Februari Ngeri, Perang Masa Depan Sedang Dirancang di Israel Prabowo Terbang ke Amerika Serikat, Bakal Bertemu Trump Berita Terkini Selengkapnya Dedolarisasi Kian Nyata, BRICS Uji Sistem Pembayaran Baru Tanpa Dolar AS BFI Finance Perkuat Loyalitas Konsumen lewat Program Gemilang Revisi UU Pangan, Bapanas Bakal Dibubarkan Dilebur ke Bulog Ajang IIMS 2026, PLN Mobile Borong Dua Penghargaan Lindungi Konsumen, BPKN Minta Produsen AMDK Tarik Galon Tua dari Peredaran Misi Dagang Prabowo ke AS: CPO, Kopi, dan Kakao Jadi Andalan Selengkapnya Belajar dari Bencana Sumatera Sisi Gelap Game Online Intai Pelajar Terpopuler 1 Jerman Akui Keliru Jauhi BRICS, Janji Koreksi Kebijakan 2 Trump dan Netanyahu Sepakat Putus Aliran Minyak Iran ke China 3 BGN Pastikan MBG Tetap Berjalan selama Imlek, Ramadan, hingga Lebaran 4 India Mundur, Impor Minyak Rusia ke China Pecah Rekor Tembus 2 Juta Barel per Hari 5 Prabowo Terbang ke AS Bertemu Trump, Amankan Pembebasan Tarif CPO dan Kopi Infografis Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *