Tips Jitu Kantong Tetap Aman usai Lebaran

Tips Jitu Kantong Tetap Aman usai Lebaran login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Keuangan EDUKASI KEUANGAN Tips Jitu Kantong Tetap Aman usai Lebaran Laurent Nabila Zahra Tanjung | CNN Indonesia Sabtu, 21 Mar 2026 10:17 WIB Bagikan: url telah tercopy Perencana keuangan membagikan tips agar keuangan tetap sehat usai perayaan Lebaran. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika). Daftar Isi 1. Evaluasi Pengeluaran dan Kembalikan Pos Keuangan 2. Hindari Utang Konsumtif 3. Lakukan Financial Check-Up dan Atur Prioritas 4. Fase Pemulihan dan Kembali Menabung Jakarta, CNN Indonesia — Momentum Lebaran kerap identik dengan lonjakan pengeluaran, mulai dari biaya mudik, belanja kebutuhan hari raya, hingga pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada keluarga dan kerabat.Tak jarang, pengeluaran juga melebar ke kebutuhan sosial seperti oleh-oleh, acara kumpul keluarga, hingga traktiran selama di kampung halaman.Tanpa perencanaan dan pengendalian yang tepat, kondisi ini bisa membuat keuangan menjadi “seret” setelah libur panjang usai. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Bahkan, anggaran kebutuhan rutin bisa terganggu di bulan berikutnya.Lihat Juga :Lebaran Pertama Jadi Menkeu, Purbaya Pakai Baju Baru dari Tanah Abang Lantas, apa saja langkah yang perlu dilakukan agar kondisi finansial tetap sehat?1. Evaluasi Pengeluaran dan Kembalikan Pos KeuanganPerencana Keuangan Aidil Akbar Madjid menilai kondisi pasca Lebaran tahun ini relatif tidak terlalu berat karena berdekatan dengan periode gajian. Namun demikian, langkah pertama yang tetap harus dilakukan adalah menata ulang keuangan.Menurutnya, masyarakat perlu mengecek kembali pengeluaran selama Lebaran, termasuk apakah ada dana darurat atau tabungan yang terpakai. Jika iya, maka dana tersebut harus segera diisi kembali dari gaji berikutnya.”Begitu gajian, langsung dialokasikan lagi untuk mengisi dana yang sempat terpakai, baik itu tabungan maupun dana darurat,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (16/3).Aidil juga mengingatkan bahwa penggunaan utang selama Lebaran akan memperberat kondisi keuangan setelahnya. Oleh karena itu, penting untuk segera menyelesaikan kewajiban tersebut, baik dengan pelunasan langsung maupun cicilan dalam jangka pendek.”Jangan menggunakan utang gitu ya, kartu kredit, dan sebagainya itu jangan dipakai. Karena kalau dipakai, nanti efeknya pada saat balik ke kota besar harus bayar cicilan tuh, harus bayar utang,” kata Aidil.Lihat Juga :EDUKASI KEUANGANTips Sisihkan THR Buat Mudik dan Zakat Agar Keuangan Tetap Aman2. Hindari Utang KonsumtifAidil menegaskan masyarakat sebaiknya tidak menggunakan paylater, kartu kredit, atau pinjaman online untuk kebutuhan Lebaran, terutama yang bersifat konsumtif seperti membeli oleh-oleh.Menurutnya, THR sejatinya memang diperuntukkan untuk kebutuhan hari raya, seperti transportasi mudik, berbagi dengan keluarga, hingga membeli kebutuhan Lebaran. Karena itu, penggunaan utang untuk menutup kebutuhan tersebut justru tidak tepat.”Tidak boleh (pakai pinjaman online) kalau dari saya sih. Lebaran pake pinjaman online itu kan sama aja Memaksakan lebaran di kampung halaman padahal dia gak mampu kan,” tegasnyaIa juga menyarankan agar masyarakat lebih bijak dalam mengatur pengeluaran, misalnya dengan menentukan prioritas dalam memberi oleh-oleh atau amplop kepada keluarga.Selain itu, penting untuk tidak terjebak gengsi atau tekanan sosial selama di kampung halaman yang bisa memicu pengeluaran berlebihan.Lihat Juga :EDUKASI KEUANGANTips Jitu Hindari Jebakan Pinjol dan Paylater Jelang Lebaran3. Lakukan Financial Check-Up dan Atur PrioritasSementara itu, Perencana Keuangan OneShildt Consulting Budi Rahardjo menyarankan masyarakat melakukan “financial check-up” setelah Lebaran.Langkah ini meliputi pengecekan sisa kas dari THR dan bonus, total utang (termasuk paylater dan kartu kredit), serta memastikan tidak ada kewajiban pembayaran yang terlewat.”Langkah pertama adalah “financial check-up” dengan cek sisa kas dari THR dan bonus, total utang terutama apabila ada utang paylater dan kartu kredit, dan tanggal kewajiban yang jatuh tempo berikutnya jangan sampai terlewat karena kas sudah habis untuk pengeluaran hari raya sedangkan tanggal gajian berikutnya masih panjang,” ujar Budi kepada CNN Indonesia.com, Selasa (17/3).Ia juga mengingatkan pentingnya merapikan prioritas pengeluaran dengan mendahulukan kebutuhan wajib dan cicilan, serta menunda pengeluaran konsumtif. 4. Fase Pemulihan dan Kembali MenabungBudi menambahkan, setelah pengeluaran besar, masyarakat perlu masuk ke fase “recovery mode” atau pemulihan keuangan dengan cara berhemat hingga kondisi kembali stabil.Prioritas utama adalah mengisi kembali dana darurat, melunasi utang, serta tetap menyisihkan minimal 10-20 persen penghasilan untuk tabungan.Jika kondisi arus kas masih terbatas, ia menyarankan agar fokus utama diarahkan pada pelunasan utang terlebih dahulu sebelum kembali berinvestasi.Dengan langkah yang disiplin dan terencana, kondisi keuangan pasca Lebaran tidak hanya bisa pulih, tetapi juga menjadi lebih sehat ke depannya.”Dana darurat yang terpakai diisi kembali seperti sebelumnya, cicilan utang sudah dibayar dan amankan minimal 10-20 persen penghasilan untuk tabungan, meski kecil. Bisa juga gunakan metode budgeting sederhana (misalnya metode 50:30:20). Jika cashflow masih ketat dan tidak memungkinkan, fokus dulu menurunkan utang sebelum kemudian berlanjut ke menabung dan investasi,” pungkas Budi.[Gambas:Video CNN] (sfr) Add as a preferred source on Google Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT keuangan atur keuangan perencana keuangan edukasi keuangan lebaran lebaran 2026 idulfitri 2026 ARTIKEL TERKAIT BI Pastikan Hadir Stabilkan Rupiah saat Lebaran di Tengah Perang Iran Rupiah Nyaris Tak Bergerak di Level Rp16.997 Jelang Libur Lebaran 2026 Jadwal dan Layanan Operasional Bank Selama Libur Lebaran 2026 Tips Sisihkan THR Buat Mudik dan Zakat Agar Keuangan Tetap Aman Kian Dekat Lebaran, Kapan THR PPPK Paruh Waktu Cair? 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan Tetap Buka saat Libur Lebaran 2026 REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG Add as a preferred source on Google TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *