UMKM AS Teriak, Perang Trump di Iran Bikin Biaya Usaha Kian Nelangsa login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Bisnis UMKM AS Teriak, Perang Trump di Iran Bikin Biaya Usaha Kian Nelangsa CNN Indonesia Jumat, 06 Mar 2026 16:15 WIB Bagikan: url telah tercopy Pelaku usaha kecil yang bergantung pada kendaraan dan pengiriman menjadi yang paling merasakan dampaknya. Ilustrasi (AFP/Jim Watson). Jakarta, CNN Indonesia — Eskalasi konflik Amerika Serikat (AS) dengan Iran mulai memukul pelaku usaha kecil di Negeri Paman Sam tersebut. Lonjakan harga bahan bakar dan biaya operasional membuat banyak pelaku usaha kecil mengaku semakin tertekan di tengah kondisi ekonomi yang sulit sejak beberapa tahun terakhir.Pelaku usaha kecil yang bergantung pada kendaraan dan pengiriman menjadi yang paling merasakan dampaknya. Harga bensin di AS tercatat naik menjadi sekitar US$3,25 per galon pada Kamis, dari rata-rata US$2,89 per galon bulan lalu, menurut data AAA.Sementara itu, harga diesel-bahan bakar utama truk logistik-melonjak lebih tajam, naik sekitar 11 persen dalam sepekan dari US$3,76 menjadi US$4,16 per galon. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Kenaikan harga energi tersebut langsung menekan margin pelaku usaha kecil, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian AS dan menyerap sebagian besar tenaga kerja.Lihat Juga :Luhut Ingatkan Indonesia Jangan Ikut-ikutan Musuhi Iran Salah satu yang terdampak adalah John Andrews, koki asal South Carolina yang menjalankan bisnis layanan antar makanan rumahan. Setiap pekan ia menempuh lebih dari 100 mil untuk mengantarkan pesanan pelanggan.”Ekonomi benar-benar menekan saya lewat harga bahan makanan. Sekarang harga bensin juga mahal,” kata Andrews.”Ini seperti pukulan ganda. Saya bekerja sekeras biasanya, tapi justru makin tertinggal,” lanjutnya.Andrews menjual paket makanan siap santap dua porsi seperti lemon garlic chicken dan pepper steak seharga US$17 per paket. Namun kenaikan biaya membuat ia mulai mempertimbangkan menaikkan harga, sesuatu yang belum ia lakukan sejak lonjakan inflasi pangan dua tahun lalu.Ia mengaku dilema karena sebagian besar pelanggannya adalah lansia.”Sebagian besar pelanggan saya orang tua. Saya tidak bisa terus menaikkan harga kepada mereka. Tapi sekarang saya benar-benar tidak menghasilkan uang,” terangnya. Biaya Usaha Terus NaikTekanan terhadap usaha kecil sebenarnya sudah terjadi bahkan sebelum konflik dengan Iran memanas.Laporan usaha kecil Federal Reserve yang dirilis pekan ini menunjukkan pada 2025 lebih banyak usaha kecil melaporkan pendapatan menurun dibanding meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ekspektasi pertumbuhan pendapatan dan perekrutan tenaga kerja untuk 12 bulan ke depan juga turun ke level terendah sejak 2020.Pemilik toko bunga Enchanted Florist di Burbank, California, Kim Williams, mengatakan berbagai biaya usaha terus meningkat, mulai dari bahan baku hingga asuransi.”Saya rasa ini sudah jadi hal yang normal sekarang, semua harga naik. Semua biaya kami meningkat, seperti asuransi dan kompensasi pekerja,” ujar Kim.Dalam banyak kasus, kenaikan biaya tersebut akhirnya diteruskan kepada konsumen lewat kenaikan harga produk.Dampak ke Pariwisata dan LogistikEfek konflik juga terasa di sektor pariwisata. Pendiri Hollywood Bus Tours, Chris Leschinger mengatakan bisnis tur yang ia jalankan mulai melambat karena turunnya jumlah wisatawan.”Sebagian besar pelanggan kami datang dari luar negeri, kadang ada turis lokal, tapi kebanyakan datang dari negara lain.” Ujar Chris.Harga bahan bakar menjadi salah satu biaya terbesar operasional perusahaannya. Meski demikian, ia belum menaikkan harga tiket dan memilih menanggung sebagian biaya tambahan.”Kami tidak hanya khawatir soal harga bensin, tetapi juga politik global yang menyertainya, ada orang yang jadi tidak ingin bepergian ke AS. Kombinasi itu cukup menakutkan.” Tambah Chris.Dampak kenaikan energi juga terasa di sektor logistik. Pemilik perusahaan truk Strong Pact Trucking di Chicago, Kareem Miller, mengatakan lonjakan harga diesel terjadi sangat cepat.”Saya pernah melihat harga diesel naik turun, tapi tidak pernah melonjak secepat ini,” kata Miller.Ia memperkirakan kenaikan harga bahan bakar telah menambah sekitar US$100 pada biaya operasional perusahaannya dalam sepekan terakhir. Jika tren tersebut berlanjut, Miller mengatakan ia kemungkinan harus menaikkan tarif pengiriman.Menurutnya, kenaikan biaya transportasi bisa merambat ke berbagai sektor ekonomi.”Seberapa jauh dampaknya akan meluas? Karena ini bisa mempengaruhi seluruh ekonomi,” ujarnya.”Industri truk sebenarnya adalah gambaran kecil dari kondisi ekonomi secara keseluruhan,” pungkasnya.[Gambas:Video CNN] (lau/ins) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT umkm amerika serikat usaha kecil bisnis konflik as iran dampak ekonomi sektor pariwisata tekanan ekonomi pemilik usaha kecil ARTIKEL TERKAIT China Lobi Iran Agar Kapal Minyak dan Gas Aman Lewati Selat Hormuz FOTO: Banjir Orderan Para Penjahit di Ramadan dan Jelang Lebaran 2026 Tiktok-Tokopedia Dorong Ekonomi Lokal Lewat Ramadan Ekstra Seru Mendag Bantah Alfamart Cs Bikin Pasar-Toko Kelontong Gulung Tikar Pengusaha Bunyikan Alarm, Was-was Dampak Perang Iran ke Sektor Bisnis Chandra Asri Umumkan Force Majeure Buntut Perang Iran vs AS-Israel REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Apa Iya James Gunn Tinggalkan DC?
Apa Iya James Gunn Tinggalkan DC?
Rekomendasi dan Sinopsis Film Baru Tayang di Bioskop Akhir Pekan Ini
Rekomendasi dan Sinopsis Film Baru Tayang di Bioskop Akhir Pekan Ini
Prabowo Siap Fasilitasi Dialog Antara Iran dan AS
Prabowo Siap Fasilitasi Dialog Antara Iran dan AS
