Iran Ancam Blokir Ekspor Minyak ke Sekutu AS-Israel Selama Perang

Iran Ancam Blokir Ekspor Minyak ke Sekutu AS-Israel Selama Perang login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Energi Iran Ancam Blokir Ekspor Minyak ke Sekutu AS-Israel Selama Perang CNN Indonesia Selasa, 10 Mar 2026 19:09 WIB Bagikan: url telah tercopy Garda Revolusi Iran (IRGC) tidak akan mengizinkan ekspor minyak dari kawasan Timur Tengah ke negara sekutu AS dan Israel selama konflik masih berlangsung. Ilustrasi. (REUTERS/Amir Kholousi/ISNA/WANA). Jakarta, CNN Indonesia — Garda Revolusi Iran (IRGC) tidak akan mengizinkan ekspor minyak dari kawasan Timur Tengah (Timteng) ke negara-negara sekutu Amerika Serikat (AS) dan Israel selama konflik masih berlangsung.Juru bicara IRGC Ali Mohammad Naini mengatakan pasukan Iran akan memblokir pengiriman minyak ke pihak yang dianggap sebagai musuh hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.”Angkatan bersenjata Iran tidak akan mengizinkan ekspor satu liter pun minyak dari kawasan ini ke pihak musuh dan para mitranya sampai pemberitahuan berikutnya,” ujar Naini seperti dikutip Kantor Berita Tasnim, Selasa (11/3). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia menegaskan kebijakan tersebut dapat berubah tergantung perkembangan konflik di kawasan.Lihat Juga :2 Kapal Pertamina Keluar Area Konflik Timteng, Pasokan BBM RI Aman Konflik bermula pada 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Serangan itu memicu perang yang kemudian meluas ke berbagai wilayah di Timur Tengah.Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta kepentingan Amerika Serikat di kawasan.Situasi tersebut turut mengganggu lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, jalur strategis yang biasanya dilalui hampir 20 persen perdagangan minyak mentah dunia.Sejak perang pecah, pasukan Iran juga dilaporkan berulang kali menargetkan kapal tanker minyak yang melintasi perairan tersebut.Lihat Juga :Berakhir Maret, Berikut Denda Tak Lapor SPT Tahunan 2026Ketegangan ini sempat mendorong harga minyak dunia melonjak di atas US$100 per barel, level tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.Namun, harga kemudian berbalik turun pada Senin setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan operasi militer kemungkinan akan segera berakhir.Naini menilai upaya pihak tertentu untuk menekan harga energi tidak akan bertahan lama selama konflik masih berlangsung.”Upaya mereka untuk menurunkan dan mengendalikan harga minyak dan gas akan bersifat sementara dan tidak membuahkan hasil,” ujarnya. “Perdagangan dalam kondisi perang sangat bergantung pada keamanan,” lanjutnya.Pada Senin malam, Garda Revolusi Iran juga menyerukan negara-negara lain untuk mengusir duta besar Amerika Serikat dan Israel dari wilayah mereka.IRGC menyatakan negara Arab atau Eropa yang melakukan langkah tersebut akan diberi kebebasan melintas di Selat Hormuz mulai hari berikutnya, sebagaimana dikutip televisi pemerintah Iran.[Gambas:Video CNN] (lau/sfr) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT harga minyak iran minyak amerika serikat timur tengah israel ARTIKEL TERKAIT 2 Kapal Pertamina Keluar Area Konflik Timteng, Pasokan BBM RI Aman Arab Saudi Pangkas Produksi Minyak di Tengah Gangguan Selat Hormuz Harga Minyak Anjlok 6% Usai Trump Ramal Perang Timteng Segera Mereda Membredel Dampak Lonjakan Harga Minyak di Atas US$100/Barel ke RI Harga Minyak Dunia Naik Gila-gilaan di Tengah Perang Iran vs AS-Israel Eropa Ungkap Punya Cadangan Minyak 90 Hari di Tengah Perang AS-Iran REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *