Kemenko Perekonomian Respons Kabar Produk AS Masuk RI Bebas Sertifikasi Halal Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Sektor Riil Kemenko Perekonomian Respons Kabar Produk AS Masuk RI Bebas Sertifikasi Halal Rohman Wibowo Senin, 23 Februari 2026 – 15:47 WIBloading… Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian merespons isu soal sertifikasi halal dalam penyesuaian tarif yang disepakati antara AS-Indonesia. Foto/Dok A A A JAKARTA – Pemerintah Indonesia memastikan tetap memberlakukan sertifikasi halal untuk produk mulai makanan, minuman hingga kosmetik yang diimpor dari Amerika Serikat (AS). Respons ini menyusul kesepakatan tarif dagang AS-Indonesia yang menilai ada isu soal sertifikasi halal dalam penyesuaian tarif yang disepakati.”Makanan minuman yang mengandung konten non-halal wajib diberi keterangan non-halal. Hal ini dilakukan untuk melindungi konsumen dalam negeri,” kata Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto dalam keterangan tertulisnya.Seturut itu, Haryo menekankan bahwa produk kosmetik, alat kesehatan, dan produk manufaktur lain asal AS akan tetap mengikuti kaidah standar dan mutu keamanan produk, good manufacturing practice, dan informasi detail konten produk. Baca Juga: Produk AS Disepakati Masuk RI Tak Perlu Pakai Sertifikasi Halal, MUI Buka Suara “Hal ini untuk memastikan konsumen di Indonesia mengetahui secara detail produk-produk yang akan digunakan,” kata Haryo.Haryo juga mengingatkan soal Indonesia dan AS telah memiliki kerja sama Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN) di AS. Kerja sama ini memungkinkan pemberian label halal yang diberikan di AS dapat diakui keabsahannya di Indonesia.”Hal ini dibutuhkan seiring dengan meningkatnya permintaan pasar Indonesia terhadap produk halal berkualitas tinggi, terutama produk daging dan barang konsumsi lainnya dari AS,” kata Haryo. Halaman :12 Lihat Juga : Haikal Hasan Pastikan Produk AS Masuk Indonesia Wajib Berlabel Halal Tak Hanya Beras Ribuan Ton, Indonesia Setujui Impor 580.000 Ekor Ayam dari AS Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! sertifikasi halal sertifikasi produk halal hubungan dagang ri dan as perjanjian perdagangan impor Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Haikal Hasan Pastikan Produk AS Masuk Indonesia Wajib Berlabel Halal Tak Hanya Beras Ribuan Ton, Indonesia Setujui Impor 580.000 Ekor Ayam dari AS Impor 105.000 Kendaraan Kopdes Merah Putih, Dirut Agrinas: Mobil Pikap 4×4 India Lebih Murah Prabowo-Trump Teken Kesepakatan, Ayam hingga Jagung AS Bakal Masuk RI Indonesia Impor Pakaian Bebas dari AS Buntut Nego Tarif Trump, Begini Faktanya Bagian dari Negosiasi Tarif Trump, Indonesia Bakal Impor Beras AS 1.000 Ton Kedaulatan Rakyat atas Data Pribadi Pascaperjalanan Dagang Indonesia-AS Seskab Teddy Sangkal Produk AS Tak Wajib Pakai Sertifikasi Halal Index Politica Sarankan Pemerintah Indonesia Tinjau Ulang Perjanjian Dagang dengan AS Rekomendasi Pikap Prindavan Lawan Jagoan Jepang: Mahinda Scorpio vs Toyota Hilux dan Mitsubishi Triton Kapolri Minta Oknum Brimob Penganiaya Pelajar hingga Tewas Dihukum Seberat-beratnya Kisah Sahabat Nabi Berbuka Puasa : Keisengan Biji Kurma Ali bin Abi Thalib Selengkapnya Bus Transjakarta Tabrakan di Jalur Langit Cipulir Pagi Ini Gempa M7,2 Guncang Sabah Malaysia, Terasa hingga Tarakan Puasa, Infaq, dan Careness Berita Terkini Selengkapnya Cairkan THR PNS, TNI/Polri 2026, Purbaya Siapkan Rp55 Triliun Alumni LPDP Pamer Paspor Anak Jadi WNA, Purbaya: Selama Saya di Sini Kena Blacklist Permanen Program Prioritas Kementrans 2026 Fokus Tuntaskan Lahan Transmigran dan Perkuat SDM Unggul Kemenko Perekonomian Respons Kabar Produk AS Masuk RI Bebas Sertifikasi Halal Kementrans Tempatkan Hampir 1.300 Transmigran Lokal di 10 Lokasi Dasco Minta Rencana Impor 105 Ribu Unit Mobil Pikap dari India Ditunda Selengkapnya Belajar dari Bencana Sumatera Sisi Gelap Game Online Intai Pelajar Terpopuler 1 Tak Hanya Beras Ribuan Ton, Indonesia Setujui Impor 580.000 Ekor Ayam dari AS 2 Presiden Didesak Batalkan Impor 105.000 Pikap Kopdes Merah Putih, Kadin: Membunuh Industri Otomotif 3 Impor 105.000 Kendaraan Kopdes Merah Putih, Dirut Agrinas: Mobil Pikap 4×4 India Lebih Murah 4 Prabowo-Trump Teken Kesepakatan, Ayam hingga Jagung AS Bakal Masuk RI 5 Tarif Trump Dibatalkan MA AS, Prabowo: Kita Siap Hadapi Segala Kemungkinan Infografis Tiga Tentara AS Tewas Diserang Drone, Biden Janji Respons Keras Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Kemenko Perekonomian Respons Kabar Produk AS Masuk RI Bebas Sertifikasi Halal
