Kementan Buka Suara Soal Saudi Larang Impor Ayam dan Telur dari RI login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Bisnis Kementan Buka Suara Soal Saudi Larang Impor Ayam dan Telur dari RI CNN Indonesia Jumat, 27 Feb 2026 18:04 WIB Bagikan: url telah tercopy Kementan menilai sikap Arab Saudi melarang impor ayam dan telur RI jadi momentum untuk memperkuat posisi Indonesia di perdagangan global produk ternak. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino) Jakarta, CNN Indonesia — Kementerian Pertanian (Kementan) buka suara soal Arab Saudi melarang impor ayam dan telur dari Indonesia.Kementan menilai kebijakan larangan impor unggas dan telur oleh Otoritas Pangan dan Obat Arab Saudi (Saudi Food and Drug Authority/SFDA) merupakan langkah sanitari yang bersifat kehati-hatian. Hal ini lazim diterapkan dalam perdagangan internasional produk peternakan.Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda menegaskan larangan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan global produk peternakan. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT “Penguatan sistem kesehatan hewan adalah fondasi utama kepercayaan pasar internasional. Karena itu, kami memastikan biosekuriti, surveilans penyakit, serta penerapan zonasi dan kompartemen berjalan konsisten sebagai standar nasional,” ujar Agung dalam keterangan resmi tertulis, Rabu (25/2).Lihat Juga :Danantara Bongkar Sumber Dana Garuda Borong 50 Pesawat Boeing Agung mengatakan pemerintah akan terus mendorong pembukaan akses pasar melalui diplomasi veteriner dan penguatan hilirisasi.”Pendekatan kami tidak hanya membuka pasar, tetapi memastikan produk peternakan Indonesia hadir dengan standar yang diakui dunia. Produk olahan menjadi jalur strategis sekaligus bukti kesiapan industri nasional,” imbuhnya.Sementara itu, Direktur Kesehatan Hewan Kementan Hendra Wibawa menambahkan pendekatan zonasi dan kompartemen menjadi instrumen utama dalam proses pembukaan akses pasar.”Melalui penguatan zonasi dan kompartemen, perdagangan dapat dilakukan secara aman berbasis risiko sekaligus mendukung proses dialog teknis dengan negara tujuan,” kata Hendra.Lihat Juga :Badan Gizi: Satu Dapur MBG Dapat Jatah Rp500 Juta per HariKemudian, Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementan Makmun menjelaskan proses akses pasar unggas ke Arab Saudi saat ini masih berada pada tahap negosiasi persyaratan teknis. Meski produk unggas segar, seperti karkas dan telur belum mendapatkan persetujuan akses pasar, Makmun menyampaikan terdapat kemajuan pada produk olahan unggas.”Persyaratan yang sudah disetujui adalah produk olahan ayam yang telah mengalami pemanasan pada suhu yang mampu membunuh virus HPAI (Highly Pathogenic Avian Influenza),” Makmun.Sebelumnya, Arab Saudi resmi melarang impor unggas, termasuk ayam, dan telur dari 40 negara, termasuk Indonesia.Otoritas Pangan dan Obat Arab Saudi (Saudi Food and Drug Authority/ SFDA) beralasan langkah itu diambil sebagai upaya pencegahan untuk melindungi kesehatan masyarakat dan memperketat standar keamanan pangan di pasar domestik. SFDA menerangkan larangan total tersebut merupakan bagian dari upaya antisipasi terhadap risiko penyakit hewan yang dapat berdampak pada keamanan pangan, khususnya wabah flu burung yang sangat patogen.Dalam pembaruan terbaru yang dilaporkan media lokal Arab Saudi, Okaz, Indonesia termasuk dalam daftar 40 negara yang dikenai larangan total impor unggas dan telur.Selain Indonesia, negara lain yang masuk daftar larangan antara lain Afghanistan, Jerman, Iran, Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Bangladesh, Taiwan, Afrika Selatan, China, Irak, Vietnam, Kamboja, Korea Selatan, Jepang, Inggris, Mesir, India, hingga Sudan.SFDA menjelaskan sebagian negara telah masuk daftar larangan sejak 2004, sementara negara lain ditambahkan secara bertahap berdasarkan penilaian risiko serta laporan internasional terkait penyakit hewan, terutama wabah flu burung.[Gambas:Video CNN] (fln/pta) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT arab saudi ayam kementerian pertanian impor ayam telur ayam ARTIKEL TERKAIT Arab Saudi Larang Impor Ayam dan Telur dari Indonesia Cs, Kenapa? RI Ekspor Beras ke Arab Saudi Perdana 2.280 Ton Senilai Rp150 Miliar Fakta-Fakta Rencana Pembangunan Kampung Haji RI di Makkah Danantara Mau Beli Tanah 600 Meter dari Masjid Haram Buat Kampung Haji Bulog Bidik Ekspor ke Arab Saudi Lewat Beras Haji Nusantara Danantara Beli Lahan 5 Ha hingga Hotel 4.000 Pintu untuk Kampung Haji REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Efek Beli BBM dan LPG AS Rp253 Triliun, Indonesia Kurangi Impor dari Negara Ini
Efek Beli BBM dan LPG AS Rp253 Triliun, Indonesia Kurangi Impor dari Negara Ini
Bos Agrinas Ungkap Alasan Impor Mobil Rp24,66 Triliun dari India untuk Kopdes Merah Putih
Bos Agrinas Ungkap Alasan Impor Mobil Rp24,66 Triliun dari India untuk Kopdes Merah Putih
BRI Buka Pendaftaran Desa BRILiaN 2026, Perkuat Perekonomian Desa
BRI Buka Pendaftaran Desa BRILiaN 2026, Perkuat Perekonomian Desa
