Mendag Sebut Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Tak Perlu Izin Khusus login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Bisnis Mendag Sebut Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Tak Perlu Izin Khusus CNN Indonesia Jumat, 20 Feb 2026 17:51 WIB Bagikan: url telah tercopy Mendag Budi Santoso menyatakan impor kendaraan komersial, termasuk mobil pikap dari India, tidak memerlukan izin impor maupun rekomendasi khusus. (CNN Indonesia/Dela Naufalia). Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan impor kendaraan komersial, termasuk mobil pikap dari India, tidak memerlukan izin impor maupun rekomendasi khusus.Pernyataan ini merespons rencana impor 105 ribu kendaraan komersial untuk proyek Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Budi menegaskan pengaturan impor kendaraan berbeda dengan komoditas lain karena tidak mewajibkan Persetujuan Impor (PI).”Mobil itu tidak perlu PI, tidak perlu rekomendasi. Kalau mobil kan bebas,” ujar Budi di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Jumat (20/2). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia juga menyarankan agar penjelasan lebih lanjut mengenai kebijakan impor kendaraan dapat ditanyakan kepada Kementerian Perindustrian (Kemenperin) selaku instansi teknis yang menangani sektor otomotif.Lihat Juga :Presdir PTFI Berharap MoU perpanjangan IUPK Jamin Kelanjutan Investasi Rencana impor kendaraan tersebut sebelumnya mencuat setelah BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) diketahui akan mengimpor 105 ribu kendaraan komersial dari India pada tahun ini.Dua produsen kendaraan asal India, Mahindra & Mahindra serta Tata Motors, telah mengumumkan ekspor kendaraan ke Indonesia untuk proyek tersebut.Mahindra akan mengirim sekitar 35 ribu unit pikap Scorpio yang diproduksi di pabrik Nashik, Maharashtra, sementara Tata Motors memperoleh pesanan 70 ribu unit yang terdiri dari 35 ribu pikap Yodha dan 35 ribu truk Ultra T7.Total impor kendaraan komersial tersebut hampir setara dengan penjualan pikap semua merek di Indonesia yang mencapai sekitar 107 ribu unit sepanjang 2025. Rencana impor itu menuai kritik karena Indonesia dinilai memiliki kapasitas produksi kendaraan pikap dalam negeri yang cukup besar. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebelumnya menyatakan kebutuhan kendaraan komersial seharusnya dapat dipenuhi oleh industri nasional.Menurut Agus, pemenuhan kebutuhan melalui impor berpotensi mengalihkan nilai tambah ekonomi dan penyerapan tenaga kerja ke luar negeri, sementara pemanfaatan produksi domestik dapat memperkuat industri otomotif nasional serta menciptakan lapangan kerja di dalam negeri.”Apabila seluruh kebutuhan kendaraan pick-up dipenuhi melalui impor, maka nilai tambah ekonomi dan penyerapan tenaga kerja akan dinikmati oleh industri di luar negeri. Namun, apabila kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri, maka manfaat ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan industri nasional juga akan dirasakan di dalam negeri,” ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (19/2).[Gambas:Video CNN] (del/sfr) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT impor impor mobil pikap india mendag mendag budi santoso budi santoso ARTIKEL TERKAIT Mendag Akui Harga Minyakita Lampaui HET saat DMO sudah 30% Mendag Bantah MBG Jadi Penyebab Harga Ayam Naik Mendag Beber Alasan Harga Cabai Merah Naik hingga Rp100 Ribu per Kg Mendag Buka Suara soal Harga Ayam dan Telur Naik Jelang Ramadan Tiru India, BEI Bakal Buka Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen RI Selamatkan Rp7,34 T Usai Menang Kasus Sengketa Dagang di WTO REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Beras Premium Bulog Direspons Positif Importir Arab Saudi
Beras Premium Bulog Direspons Positif Importir Arab Saudi
Pertamina Patra Niaga Sulap Limbah Pertanian Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Pertamina Patra Niaga Sulap Limbah Pertanian Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Standard Chartered Ramal Ekonomi RI Tembus 5,3%
Standard Chartered Ramal Ekonomi RI Tembus 5,3%
