Penanganan Kawasan Kumuh Harus Dibarengi Perbaikan Ekonomi Masyarakat Scan this QR or download app from: @Username Username Kelengkapan data diri 0% Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri AndaDisini Dashboard Log out Log in Home News Economics Market News Technology Banking Syariah Ramadan Lainnya TV IDX Live Milenomic Inspirator Infografis Foto Video Ecotainment Economia Calendar Laporan Keuangan Perusahaan Tercatat Regulasi IDXC LIVE More news: Lihat Data Pasar Advertisement IDX Channel Economics Penanganan Kawasan Kumuh Harus Dibarengi Perbaikan Ekonomi Masyarakat Economics Nur Ichsan Yuniarto 25/02/2026 21:42 WIB Selama ini kawasan kumuh diperbaiki secara fisik, tetapi dalam beberapa tahun ke depan kembali menjadi kumuh. Penanganan Kawasan Kumuh Harus Dibarengi Perbaikan Ekonomi Masyarakat A A A IDXChannel – Penanganan kawasan kumuh harus dibarengi perbaikan ekonomi masyarakat. Hal ini dikatakan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara). Menurutnya, selama ini kawasan kumuh diperbaiki secara fisik, tetapi dalam beberapa tahun ke depan kembali menjadi kumuh. Baca Juga: Kementerian PUPR Kucurkan Rp29,29 Miliar untuk Tata Kawasan Kumuh di Yogyakarta “Karena ekonomi keluarganya tidak diperkuat sehingga penanganan ke depan harus terpadu. Rumahnya diperbaiki, ekonominya juga diberdayakan agar masyarakat bisa bertahan dan berkembang,” kata Maruarar, Rabu (25/2/2026). Dia menambahkan, Kementerian PKP akan mengombinasikan program penataan kawasan kumuh di Provinsi Jambi dan Sulawesi Tengah melalui pendekatan yang lebih komprehensif. Baca Juga: Gelontorkan Rp25,97 Miliar, KemenPUPR Sulap Kawasan Kumuh di Gorontalo Jadi Tempat Wisata Pemerintah daerah diminta mengusulkan kawasan yang memenuhi persyaratan untuk ditangani secara terpadu. Sementara penanganan kawasan kumuh tersebut akan disertai dengan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta intervensi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF. Dia melanjutkan, selama ini penanganan kawasan kumuh kerap tidak tuntas karena hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan tanpa diiringi penguatan ekonomi keluarga. Baca Juga: Cegah Kawasan Kumuh di IKN, Pemerintah Batasi Gedung dan Jumlah Penduduk Halaman : 1 2 Your browser does not support the audio tag. LISTEN SHARE Follow Saluran Whatsapp IDX Channel untuk Update Berita Ekonomi Follow Follow Berita IDX Channel di Google News TAG: Kawasan Kumuh Menteri Maruarar Menteri PKP Ekonomi masyarakat Tim Editor Nur Ichsan Yuniarto Reporter Nur Ichsan Yuniarto Editor Berita Rekomendasi Didukung Danantara, Maruarar Minta Himbara Kucurkan Dana untuk Rusun Subsidi Meikarta Berita Terkait Gandeng Danantara, Pemerintah Siapkan Rusun Subsidi Perkotaan untuk MBR 08/02/2026 20:40 WIB Soal Proyek Rusun Subsidi di Meikarta, Maruarar Harap Ada Intervensi Pembiayaan dari Perbankan 04/02/2026 23:30 WIB Prabowo Rapat dengan Menteri PKP, Bahas Lahan 30 Hektare untuk Bangun Rusun Subsidi 30/01/2026 06:49 WIB Serapan Rusun Subsidi Hanya Tiga Unit di 2025, Maruarar Siapkan Meikarta untuk MBR 24/01/2026 12:38 WIB Menteri PKP Konsultasi ke KPK soal Rencana Meikarta Jadi Rusun Subsidi Pemerintah 21/01/2026 12:12 WIB Pemerintah Mulai Bangun 2.603 Hunian Tetap untuk Warga Terdampak Bencana Sumatera 22/12/2025 17:57 WIB Berita Lainnya Bertemu Raja Abdullah II, Prabowo Jelaskan Peran Indonesia di Board of Peace 25/02/2026 23:30 WIB Momen Raja Abdullah II Sopiri Presiden Prabowo ke Bandara 25/02/2026 23:05 WIB Raja Abdullah II Sebut Yordania Rumah Kedua Prabowo Subianto 25/02/2026 22:59 WIB Dirut LPDP Ingatkan Alumni Jaga Etika dan Moral 25/02/2026 22:46 WIB Pemerintah Siapkan Strategi untuk Pastikan Bahan Baku Impor Penuhi Standar Halal 25/02/2026 22:45 WIB Antisipasi Lonjakan Pemudik, Kemenhub Siapkan Penerbangan Tambahan saat Lebaran 25/02/2026 22:32 WIB Advertisement Advertisement Populer Berita Utama RI-AS Sepakati Kerja Sama Pengembangan Semikonduktor, Target Ciptakan 5 Ribu Lapangan Kerja Agrinas Klaim Efisiensi Rp46,5 Triliun dari Impor 105 Ribu Pick Up India Bos Agrinas Tegaskan Impor Kendaraan dari India Tak Langgar Regulasi TKDN Danantara Gandeng Arm Limited, 15 Ribu Insinyur RI Bakal Dilatih Kuasai Desain Chip Bos Agrinas Ungkap Sudah Bayar DP 30 Persen untuk Impor Kendaraan dari India Antisipasi Lonjakan Pemudik, Kemenhub Siapkan Penerbangan Tambahan saat Lebaran Penanganan Kawasan Kumuh Harus Dibarengi Perbaikan Ekonomi Masyarakat Perusahaan Harus Transparan Hitung Besaran BHR Keagamaan Pengemudi Ojek Online IIF Dukung Danareksa Terapkan Prinsip ESG di Kawasan Industri Penumpang KRL Green Line Tembus 77,5 Juta Orang, Sinyal Meningkatnya Pengguna Commuter Line Download Aplikasi IDX Channel Network Okezone Sindonews iNews MNC Trijaya Booking Hotel RCTI+ VISION+ Company Profile Tentang Kami Redaksi Disclaimer Kontak Kami Pedoman Media Siber Privacy Policy © 2026 IDX Channel. All Rights Reserved.10.30.147.30
Penanganan Kawasan Kumuh Harus Dibarengi Perbaikan Ekonomi Masyarakat
