BGN Cek Jumlah Pemasok Tiap SPPG: Tak Boleh Ada Monopoli oleh Mitra login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Bisnis BGN Cek Jumlah Pemasok Tiap SPPG: Tak Boleh Ada Monopoli oleh Mitra CNN Indonesia Selasa, 24 Feb 2026 18:41 WIB Bagikan: url telah tercopy Sejumlah SPPG mengaku masih ada dapur yang hanya menggunakan satu hingga tiga pemasok, bahkan pasokan tersebut dikuasai oleh mitra pelaksana. Ilustrasi (CNN Indonesia/Abdussaleem Muhammad) Jakarta, CNN Indonesia — Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengecek jumlah pemasok bahan pangan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).BGN menegaskan tidak boleh ada monopoli pasokan oleh mitra atau yayasan dalam program andalan Presiden Prabowo Subianto itu.Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang mulanya mengatakan bahan baku pangan untuk dapur SPPG tidak boleh hanya berasal dari satu atau beberapa pemasok tertentu, terutama jika pemasok tersebut merupakan perpanjangan tangan mitra pelaksana. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT “Bahan baku pangan SPPG tidak boleh hanya berasal dari satu, dua, atau tiga supplier saja. Apalagi supplier itu hanya sekadar perpanjangan tangan Mitra SPPG,” kata Nanik dalam Rapat Koordinasi dengan Kepala SPPG, Pengawas Keuangan, dan Pengawas Gizi se-Kota Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (19/2).Lihat Juga :BGN Ungkap Rencana Penyaluran MBG Cuti Lebaran 2026, Apakah Libur? Ia menegaskan penyelenggaraan program MBG justru harus memberdayakan kelompok tani, peternak, nelayan, koperasi, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar dapur sebagai pemasok bahan pangan.Menurut Nanik, ketentuan tersebut merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 yang mengatur pelaksanaan program MBG.Dalam aturan itu, penyelenggaraan program diprioritaskan menggunakan produk dalam negeri dan melibatkan usaha mikro, usaha kecil, perseroan perorangan, koperasi, Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, serta badan usaha milik desa (BUMDesa).”Penyelenggaraan MBG memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri dan pelibatan usaha mikro, usaha kecil, perseroan perorangan, koperasi, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan BUMDesa,” ujar Nanik mengutip Pasal 38 ayat (1) Perpres tersebut.Ia menjelaskan setiap SPPG diwajibkan menggunakan bahan baku dari petani, peternak, nelayan kecil, koperasi, dan masyarakat sekitar agar manfaat ekonomi program dapat dirasakan langsung oleh warga setempat. Untuk itu, setiap dapur MBG diminta menggunakan minimal 15 pemasok bahan pangan. “SPPG harus menggunakan minimal 15 suplier bahan baku pangan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing,” kata dia.Dalam rapat tersebut, sejumlah kepala SPPG mengakui bahwa selama ini masih ada dapur yang hanya menggunakan satu hingga tiga pemasok, bahkan pasokan tersebut dikuasai oleh mitra pelaksana.Menanggapi hal itu, Nanik langsung memerintahkan Koordinator Wilayah Surabaya dan Sidoarjo untuk melakukan pengecekan langsung ke seluruh SPPG.”Cek langsung ke SPPG-SPPG itu, berapa jumlah suplier yang digunakan untuk memasok bahan baku. Tidak boleh terjadi monopoli oleh Mitra/Yayasan,” ujarnya.BGN menargetkan laporan jumlah pemasok bahan pangan di setiap SPPG dapat diterima dalam waktu satu minggu. Selanjutnya, Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan BGN akan menindak mitra yang terbukti mendominasi pasokan bahan pangan.”Kalau ada yang masih mendominasi dan hanya punya satu sampai tiga mitra, akan saya suspend,” kata Nanik.[Gambas:Video CNN] (del/ins) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT mbg sppg bgn pemasok bahan pangan monopoli makan bergizi gratis program gizi ARTIKEL TERKAIT BGN Bantah Anggaran MBG Rp15 Ribu per Porsi BGN Ungkap Rencana Penyaluran MBG Cuti Lebaran 2026, Apakah Libur? BGN Buka Suara soal Mitra SPPG Dapat Untung Rp1,8 M dari MBG Zulhas Beber Menu MBG saat Ramadan, Apa Saja Isinya? DEN Klaim 79 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo, Ada Peran MBG KKP Pastikan MBG Bukan Pemicu Harga Ikan Naik Jelang Ramadan REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Harga Emas Antam Rp2,91 Juta per gram, Turun 2 Hari Berturut-turut
Harga Emas Antam Rp2,91 Juta per gram, Turun 2 Hari Berturut-turut
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp3,028 Juta per Gram
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp3,028 Juta per Gram
Harga Emas Antam Turun Rp22 Ribu Hari Ini
Harga Emas Antam Turun Rp22 Ribu Hari Ini
