Investasi Rp1.500 Triliun Gagal Masuk Indonesia, Ini Biang Keroknya Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Sektor Riil Investasi Rp1.500 Triliun Gagal Masuk Indonesia, Ini Biang Keroknya Rohman Wibowo Kamis, 26 Februari 2026 – 21:49 WIBloading… Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Todotua Pasaribu mengungkapkan, Indonesia sempat kehilangan potensi investasi sebesar Rp1.500 triliun. Foto/Dok A A A JAKARTA – Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Todotua Pasaribu mengungkapkan, Indonesia sempat kehilangan potensi investasi sebesar Rp1.500 triliun. Satu di antara penyebab unrealisasi investasi ini terjadi akibat proses izin berusaha yang berlapis di masa lampau.Kebanyakan korporasi yang sudah berproses izin berusaha melalui sistem One Singgle Submission (OSS) hanya mentok di tahapan seperti memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Padahal masih ada tahapan panjang sampai memperoleh izin beroperasi.”Komitmen berinvestasi ada semua tapi laporan realisasinya tidak, ini karena memang belum tereksekusi. Dan salah satu kontribusi yang memberikan itu adalah dalam apa namanya sektor pelayanan perizinan,” ujar Todotua di kantor BKPM, Jakarta, Kamis (26/2/2026).Baca Juga: Kejar Investasi Rp13.000 Triliun, Pemerintah Gencarkan Kemudahan Izin Usaha lewat OSS Dia lantas mencontohkan Vietnam sebagai negara yang pertumbuhan industri dan investasinya progresif lantaran didukung kemudahan memperoleh izin berusaha. Tahapan proses mendapatkan izin berbisnis dibuat tak berlapis dan bertele-tele, sehingga realisasi arus investasi terhadap usaha yang akan dibentuk gampang mengalir.”Untuk berbicara investasi itu salah satu yang menjadi selalu parameter kami head to head itu dalam investasi itu adalah Vietnam,” katanya. Halaman :123 Lihat Juga : Kejar Investasi Rp13.000 Triliun, Pemerintah Gencarkan Kemudahan Izin Usaha lewat OSS Danantara Siap Suntik Modal ke Manajer Investasi Global, Ini Tujuannya Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! investasi online single submission oss kementerian investasi/bkpm izin usaha perizinan Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Kejar Investasi Rp13.000 Triliun, Pemerintah Gencarkan Kemudahan Izin Usaha lewat OSS Danantara Siap Suntik Modal ke Manajer Investasi Global, Ini Tujuannya Izin Tambang Freeport Diperpanjang hingga 2061, Porsi Saham RI Naik Jadi 63% Pasca Indonesia Economic Outlook 2026, DPR Soroti Momentum Eksekusi Investasi Strategis KB Bank dan BNI AM Perluas Akses Investasi Reksa Dana bagi Nasabah Izin Tambang Freeport Diperpanjang 20 Tahun, Pemerintah Amankan Investasi Rp336 Triliun Pesan Suryopratomo untuk Pemerintah: Berikan Kepercayaan kepada Dunia Usaha Chinese Wall dan Ilusi Keadilan Pasar Modal Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Mineral Kritis, Termasuk Nikel hingga Emas Rekomendasi Tak Peduli Ramadan, 2 Negara Islam Ini Kembali Saling Serang Temuan Batu Misterius di Belakang Rumah Ternyata Harta Karun Roh Leluhur Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Palembang Hari Ini, 9 Ramadan 1447 H Selengkapnya Divonis 15 Tahun Penjara, Kerry Anak Riza Chalid Ajukan Banding Anak Riza Chalid Divonis 15 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar Pemudik Terbesar dari Jabar, Jateng Jadi Tujuan Paling Banyak Berita Terkini Selengkapnya Pemerintah Berencana Perpanjang Tenor Cicilan Rumah Subsidi hingga 30 Tahun AS-Iran di Ambang Perang, Sewa Tanker Minyak Menggila Tembus Rp3 Miliar Sehari Kehadiran Ritel Premium Dituntut Hadirkan Nilai Lebih untuk Pelanggan Komite Generasi Muda OKTA Cabang Jakarta 2026 Resmi Meluncur Investasi Rp1.500 Triliun Gagal Masuk Indonesia, Ini Biang Keroknya BLUD Didorong Optimalkan Digitalisasi Pengadaan Melalui Lokapasar LKPP Selengkapnya Belajar dari Bencana Sumatera Sisi Gelap Game Online Intai Pelajar Terpopuler 1 Rebutan Pembeli Minyak di China, Rusia dan Iran Perang Harga Diskon 2 Rekor Utang Dunia Tembus USD348 Triliun, Negara Berkembang Tanggung Beban Berat 3 Investasi Rp1.500 Triliun Gagal Masuk Indonesia, Ini Biang Keroknya 4 Perpanjangan Dana Rp200 Triliun ke Himbara Redakan Rebutan Likuiditas, Ekonom Ungkap Efeknya 5 Proyek Gentengisasi Prabowo Dimulai, Sasar Permukiman Padat di Menteng Infografis Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Investasi Rp1.500 Triliun Gagal Masuk Indonesia, Ini Biang Keroknya
