Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu usai Lebaran 2026, Mendag Ungkap Biang Keroknya

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu usai Lebaran 2026, Mendag Ungkap Biang Keroknya   Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in     Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks   Log in     Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Sektor Riil Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu usai Lebaran 2026, Mendag Ungkap Biang Keroknya Yuwantoro Winduajie Sabtu, 28 Maret 2026 – 18:15 WIBloading… Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso mengungkap penyebab tingginya harga cabai rawit merah yang kini menembus Rp100.000 per kilogram usai Lebaran 2026. Foto/Dok A A A JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) , Budi Santoso mengungkap penyebab tingginya harga cabai rawit merah yang kini menembus Rp100.000 per kilogram usai Lebaran 2026 . Kenaikan komoditas tersebut diketahui usai dirinya melakukan melakukan inspeksi bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan di Pasar Minggu, pada Sabtu (28/3/2026) pagi.Menurut Budi, lonjakan harga cabai rawit merah dipicu oleh faktor cuaca yang menghambat proses panen di tingkat petani. Baca Juga: Harga Cabai Merah Turun, Indonesia Deflasi 0,15% di Januari 2026 “Ya, jadi problemnya kan kami sudah komunikasi dengan asosiasi petaninya. Problemnya memang cuaca, jadi salah satunya memanennya itu kan tidak bisa terus, artinya ketika hujan berhari-hari kan berarti nggak bisa memanen. Itu memang yang cabai, cabai rawit merah,” ujar Budi kepada wartawan.Ia mengatakan, kenaikan harga hanya terjadi pada cabai rawit merah, sementara komoditas cabai jenis lainya relatif stabil atau masih di bawah harga eceran tertinggi (HET).“Tapi yang lain nggak ada masalah. Tadi kalau lihat cabai yang panjang keriting itu kan di bawah HET. Itu kan HET-nya 55, tapi tadi dijual 50. Jadi masih normal, masih bagus ya. Sebenarnya nggak ada masalah, itu memang yang cabai rawit merahnya,” jelasnya.Selain faktor cuaca, Budi juga menyebut aktivitas pasar yang belum sepenuhnya pulih setelah Lebaran turut memengaruhi harga. Ia mengungkapkan, baru sekitar 50 persen pedagang yang kembali berjualan lagi di pasar. Halaman :12 Lihat Juga : H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650 Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! harga cabai cabai rawit menteri perdagangan mendag harga bahan pokok Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650 Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman Data BPS Ungkap Inflasi Februari 2026 Sentuh 0,68 Persen, Ini Sebabnya Jelang Ramadan, Pemerintah Janji Pasokan Bahan Pokok Aman dan Harga Stabil Harga Cabai Merah Turun, Indonesia Deflasi 0,15% di Januari 2026 BPS dan Kemendag Perkuat Sinergi Penyediaan Data Harga Bahan Pokok Pilar Dampingi Wamendag Turun ke Pasar Ciputat, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil Polda Metro Jaya Tingkatkan Pengawasan Harga Bahan Pokok Jelang Hari Raya Idulfitri Masuk Bulan Ramadan, Harga Daging Sapi dan Cabai Naik Signifikan Rekomendasi Apple Rayakan 50 Tahun, Steve Wozniak Malah Pilih Pensiun dari Teknologi dan Menjauh dari AI Iran Kasih Sinyal Lampu Hijau untuk Kapal Tangker Pertamina Lintasi Selat Hormuz, Kemlu Jaga Koordinasi Demi Keamanan One Way Lokal KM 263-KM 70, Kendaraan Diimbau Manfaatkan Akses Keluar Alternatif Selengkapnya WFH Jumat: Solusi Krisis Energi atau Sekadar Ilusi Long Weekend? 7 Kampus Jurusan Kedokteran Terbaik RI di QS WUR by Subject…. Aturan Lokasi UTBK SNBT 2026 Berubah, Ini Jawaban Panitia SNPMB Berita Terkini Selengkapnya Earth Hour 2026, BCA Padamkan Lampu dan Peralatan Elektronik Non-Esensial Momogi Group Akuisisi Bibica, Siap Pimpin Pasar FMCG Regional Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu usai Lebaran 2026, Mendag Ungkap Biang Keroknya MARK Bukukan Margin Lebih Tinggi di 2025, Tunjukkan Kualitas Laba Meningkat Arus Balik, Menteri PU Pastikan Infrastruktur Jalan Tol Dalam Kondisi Baik Bandara Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Layani 578 Ribu Penumpang Sehari Selengkapnya Rihlah Mudik, Merawat Tradisi Anak-anak Dilarang Main Medsos, Efektifkah? Terpopuler 1 Tabungan Orang Kaya Kuasai 57,69% Dana di Bank, Kelas Bawah dan Menengah Seret 2 Harga Emas Antam Turun Rp40.000 Hari Ini, Buyback Anjlok Lebih Parah 3 Coretax Sering Error, Menkeu Purbaya Salahkan Anak Buah Nakal 4 Aturan Baru Kepabeanan Berlaku 1 April 2026, Ini Mekanismenya 5 Hemat BBM, Pemerintah Bakal Terapkan WFH Tiap Jumat Infografis Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia   Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *