Harga Minyak Dunia USD100 per Barel Ancam APBN, Menkeu Purbaya: Masih Aman, Masih Kuat Get SindoNews App Baca berita lebih mudah Scan QR Code untuk download aplikasi: Log in Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Home Makro Bursa Finansial Sektor Riil Indeks Log in Kanal Beranda Nasional Internasional Daerah Lifestyle Sports Ekonomi Bisnis Teknologi Otomotif Edukasi Kalam Multimedia SINDOnews TV Indeks Today’s HI-LITE More SindoScope More Live TV RCTI GTV MNC TV iNews Radio Live MNC Trijaya Global Radio V Radio RDI MNC Networks RCTI+ Vision+ MotionPay Motion Life Motion Trade Motion Banking Mister Aladin Home Makro Harga Minyak Dunia USD100 per Barel Ancam APBN, Menkeu Purbaya: Masih Aman, Masih Kuat Binti Mufarida Selasa, 10 Maret 2026 – 19:57 WIBloading… Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan belum akan mengubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menyusul masih berfluktuasinya harga minyak dunia. Foto/Dok A A A JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan belum akan mengubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ) menyusul masih berfluktuasinya harga minyak dunia . Purbaya memastikan, APBN masih mampu menahan kenaikan harga minyak yang sempat menyentuh 100 dollar AS per barrel usai serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.”Kita masih aman, masih kuat. Ini kan baru beberapa hari naiknya. Kita kan subsidinya setahun penuh. Rata-rata setahun 70 asumsi kita. Ini kan baru beberapa hari saja,” kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/3/2026). “Jadi belum cukup untuk mengubah anggaran kita. Jadi kita masih bisa absorb,” katanya. Baca Juga: APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia Purbaya menekankan, pengubahan alokasi anggaran dalam APBN tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Dia mengatakan perlu ada analisa khusus untuk menentukannya, termasuk berapa lama harga minyak diprediksi akan merangkak naik dan turun. Terlebih kata Purbaya, hingga kini minyak kembali menurun dalam waktu cepat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan perang tidak akan berlangsung lama. “Jadi kita lihat pastikan, betul nggak naik, betul nggak turun. Begitu beberapa hari, beberapa minggu naik. Ya sudah kita bisa antipasti naik terus. Ini kan nggak, naik, tiba-tiba turun lagi,” ujarnya. Purbaya tidak ingin, pengubahan anggaran dilakukan terburu-buru tanpa analisis yang tepat. Hal ini akan membuat pemerintah perlu mengubah anggaran kembali, ketika kondisi berubah normal. Halaman :12 Lihat Juga : Lantik 1.585 Pejabat Baru Kemenkeu, Purbaya Singgung Rusaknya Citra Pajak dan Bea Cukai APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga! apbn anggaran purbaya yudhi sadewa harga minyak dunia kondisi fiskal Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkait Lantik 1.585 Pejabat Baru Kemenkeu, Purbaya Singgung Rusaknya Citra Pajak dan Bea Cukai APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia Purbaya Soal Nasib Harga BBM Subsidi: Kita Lihat Sebulan Ini Purbaya Jamin Anggaran MBG Tak Dipangkas, Belanja Tak Produktif Bakal Dicoret Rupiah Tembus Rp17.000 per USD, Purbaya: Ekonomi Sedang Ekspansi Lonjakan Inflasi Mengancam Ekonomi RI, THR Belum Cukup Dongkrak Daya Beli Purbaya Pertimbangkan Naikkan Harga BBM Subsidi, DPR: Hati-hati Ambil Keputusan Terminal Minyak Terbesar UEA Meledak, Harga Minyak Bakal Melonjak? Polemik Anggaran MBG Kental Nuansa Politik, Pengamat Kebijakan Publik: Secara Prosedural Sudah Disepakati DPR Rekomendasi Jadwal Salat dan Imsakiyah Surabaya Hari Ini, 21 Ramadan 1447 H Nadiem Makarim Klaim Tak Ingat Pernah Bilang You Must Trust the Giant terkait Chromebook Safari Ramadan ke Ponpes Minggir, Kaesang dan Ahmad Ali Disuguhi Sate Klatak Selengkapnya Mantan Dirjen Aptika Semuel Abrijani Divonis 6 Tahun Penjara Peringatan Nuzulul Qur’an Digelar di Istana Negara Malam Ini Demokrasi Popularitas dan Ilusi Inklusi Berita Terkini Selengkapnya Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas OJK Percepat Digitalisasi Pengadaan lewat Lokapasar Mitra LKPP Fit And Proper Test 10 Calon DK OJK Bakal Digelar Besok, Berikut Daftar Namanya Krakatau Posco-DLH Cilegon Manfaatkan Slag Baja Perkuat Akses Jalan TPS Harga Minyak Dunia USD100 per Barel Ancam APBN, Menkeu Purbaya: Masih Aman, Masih Kuat Jasa Marga Pastikan Diskon Tarif Tol 30% saat Mudik Tak Ganggu Kinerja Perseroan Selengkapnya Polemik Alumni LPDP, Perlukah Sistem Seleksi Dievaluasi? Belajar dari Bencana Sumatera Terpopuler 1 Rupiah Tembus Rp17.000/USD, Tapi Masih Lebih Sakti Dibanding Won Korsel dan Peso Filipina 2 Solidaritas BRICS Retak di Tengah Perang Iran vs AS-Israel, Anggota Saling Bombardir 3 Perang AS-Iran Makin Memanas, Ketua Kadin Peringatkan 3 Risiko Global Ini Perlu Diwaspadai 4 Lonjakan Inflasi Mengancam Ekonomi RI, THR Belum Cukup Dongkrak Daya Beli 5 Kurs Rupiah Babak Belur, Hari Ini Ditutup ke Posisi Rp16.949/USD Infografis Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan Shares Selengkapnya Kanal Nasional Daerah Lifestyle Ekonomi Bisnis Teknologi Edukasi Multimedia Internasional Sports Otomotif Kalam Hi-Lite Sindoscope MNC Portal Okezone.com iNews.id IDX Channel About Us Tentang Kami Redaksi Privacy Policy Kode Etik Sitemap Disclaimer Term of Service Kontak Kami Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved
Harga Minyak Dunia USD100 per Barel Ancam APBN, Menkeu Purbaya: Masih Aman, Masih Kuat
