Kilang Minyak Bahrain Diserang, Bapco Energies Umumkan Force Majeur login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Energi Kilang Minyak Bahrain Diserang, Bapco Energies Umumkan Force Majeur tim | CNN Indonesia Senin, 09 Mar 2026 18:04 WIB Bagikan: url telah tercopy Bapco Energies, mengumumkan status force majeure setelah salah satu unit kilang minyaknya menjadi sasaran serangan di tengah konflik Iran dengan AS dan Israel. (www.bapcoenergies.com). Jakarta, CNN Indonesia — Perusahaan energi milik negara Bahrain, Bapco Energies, mengumumkan status kejadian kahar (force majeure) pada sebagian operasinya usai salah satu unit kilang minyaknya menjadi sasaran serangan di tengah meningkatnya konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.Pengumuman tersebut disampaikan perusahaan pada Senin (9/3) setelah serangan yang menargetkan salah satu unit kilang milik Bapco Refining, anak usaha dari Bapco Energies.Meski demikian, perusahaan memastikan pasokan energi untuk kebutuhan domestik Bahrain tetap aman. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Perusahaan menyatakan berbagai skema darurat yang telah disiapkan sebelumnya memungkinkan distribusi energi tetap berjalan tanpa gangguan.Lihat Juga :Purbaya Ogah Buru-buru Respons Lonjakan Harga Minyak: Baru Satu Hari “Seluruh kebutuhan pasar domestik tetap terjamin melalui rencana kontinjensi yang telah disiapkan sebelumnya, sehingga pasokan dan pemenuhan permintaan lokal tetap berlanjut tanpa gangguan,” demikian pernyataan perusahaan yang dikutip kantor berita Bahrain News Agency.Perusahaan juga menyatakan akan terus memberikan pembaruan informasi kepada mitra bisnis dan pihak terkait mengenai perkembangan terbaru dari situasi tersebut.Serangan terhadap kilang minyak Bahrain terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan bersama ke Iran.Serangan tersebut menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.Lihat Juga :Kapan Paling Lambat THR Swasta Diberikan?Sebagai balasan, Iran melancarkan serangkaian serangan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan sejumlah aset militer AS serta fasilitas strategis di kawasan Teluk.Menurut laporan radio pemerintah Iran yang mengutip Markas Pusat Khatam Al Anbiya, serangan terbaru menargetkan beberapa aset AS di Timur Tengah, termasuk kapal tanker minyak di perairan Kuwait serta kilang minyak milik Bahrain.Markas tersebut merupakan lembaga yang memegang komando operasional angkatan bersenjata Iran dalam situasi perang.Selain itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan rudal generasi terbaru mereka juga menghantam sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Teluk serta beberapa lokasi di Israel, termasuk Bandara Ben Gurion, Haifa, dan Tel Aviv. Militer Iran juga mengklaim unit drone angkatan laut mereka menyerang posisi pasukan Amerika Serikat di Camp Udairi di Kuwait menggunakan drone tempur.Camp Udairi, yang sebelumnya dikenal sebagai Camp Buehring, merupakan salah satu fasilitas militer utama AS di wilayah barat laut Kuwait.Di Bahrain, serangan tersebut sempat memicu kebakaran di kilang minyak milik negara yang berada di Pulau Sitra. Pusat Komunikasi Bahrain menyatakan api berhasil dikendalikan dan tidak ada laporan korban luka.Kendati terjadi serangan, pemerintah Bahrain memastikan operasional kilang tetap berjalan normal[Gambas:Video CNN] (del/sfr) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT bapco energies bahrain force majeure kilang minyak iran amerika serikat ARTIKEL TERKAIT Kuwait Setop Produksi, Qatar Ramal Harga Minyak US$150 per Barel Sah, Harga Minyak Dunia Resmi Tembus US$100 per Barel Terus Ngegas, Harga Minyak Dunia Tembus US$92 per Barel Direstui AS, India Buru-buru Borong Minyak Rusia Pakai Kargo Kilat Harga Minyak Turun ke US$84,27 Usai Enam Hari Beruntun Ngegas Trump: Perang Iran Lebih Penting Ketimbang Kenaikan Sedikit Harga BBM REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Tangkal Dampak Krisis Minyak Timteng, Korsel Batasi Harga BBM
Tangkal Dampak Krisis Minyak Timteng, Korsel Batasi Harga BBM
Harga Minyak Terus Naik, Apa Itu Barel di Satuan Harga Minyak?
Harga Minyak Terus Naik, Apa Itu Barel di Satuan Harga Minyak?
Kuwait konfirmasi laporan pemotongan produksi minyak
Kuwait konfirmasi laporan pemotongan produksi minyak
