Sah, Harga Minyak Dunia Resmi Tembus US$100 per Barel login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Energi Sah, Harga Minyak Dunia Resmi Tembus US$100 per Barel CNN Indonesia Senin, 09 Mar 2026 06:26 WIB Bagikan: url telah tercopy Lonjakan harga minyak mentah terjadi seiring meningkatnya kekhawatiran investor bahwa perang yang diinisiasi AS dan Israel ke Iran akan memiliki dampak panjang.(FOTO:AFP/ATTA KENARE). Jakarta, CNN Indonesia — Harga minyak mentah dunia resmi tembus level US$100 barel per hari pada Minggu (8/3), imbas perang Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran. Lonjakan tersebut sekaligus menjadi rekor tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022 lalu. Melansir CNN, lonjakan harga minyak mentah terjadi seiring meningkatnya kekhawatiran investor bahwa perang yang diinisiasi AS dan Israel ke Iran akan memiliki dampak panjang. Hal tersebut memicu pembatasan berkepanjangan pada aliran distribusi minyak Timur Tengah. Harga minyak mentah acuan jenis Brent tercatat mengalami kenaikan 12,63 persen ke level US$ 104 per barel. Sementara itu, minyak mentah AS tercatat naik 14,7 persen. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Kondisi lonjakan harga minyak mentah turut mengguncang beberapa indeks saham seperti Dow Jones yang merosot 851,6 poin atau sekitar 2 persen. Sedangkan Indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun 1,73 persen dan 1,65 persen.Lihat Juga :Israel Bom Depot Minyak Iran, ‘Sungai’ Api Menjalar di Teheran Penurunan disebabkan tingginya kekhawatiran pasar keuangan akan guncangan pasar energi yang berpotensi memicu inflasi di AS.Lonjakan harga minyak dan gas yang berkepanjangan dapat memperburuk masalah keterjangkauan biaya hidup di Amerika. Hal ini membuat Presiden AS Donald Trump dan Partai Republik berada dalam posisi politik yang rawan menjelang pemilihan paruh waktu (midterm elections) tahun ini.Sementara itu, pada Minggu (8/3) Administrasi Trump mencoba meredakan kekhawatiran bahwa kampanye militer yang dipimpin AS dan Israel terhadap Iran akan berdampak jangka panjang pada harga BBM di SPBU. Trump mengatakan kepada ABC News bahwa lonjakan harga bensin sebagai “gangguan kecil” dan menyebut lonjakan harga minyak yang tengah terjadi sebagai “pengalihan” atau detour yang sudah diproyeksi sebelumnya.Dalam program “State of the Union” di CNN, Menteri Energi Chris Wright menyatakan bahwa AS tidak berencana untuk menyerang industri minyak Iran, atau situs infrastruktur energi lainnya.Namun, seorang pejabat senior Iran memperingatkan bahwa konflik telah memasuki “fase baru” setelah serangan Israel. Pejabat tersebut memberi sinyal bahwa Iran mungkin akan membalas dengan menyerang infrastruktur energi di kawasan tersebut dalam beberapa hari mendatang. “Iran tidak akan melepaskan kendali atas Selat Hormuz sampai target yang diinginkan tercapai,” ujar pejabat tersebut, Minggu (8/3).Selat Hormuz adalah jalur air sempit yang dikendalikan oleh Iran, di mana 20 persen minyak dunia melintas melaluinya. Iran telah mengancam akan menyerang setiap kapal tanker minyak yang melewati Selat Hormuz, yang secara efektif menghentikan lalu lintas di selat tersebut.Kondisi ini membuat para produsen minyak tidak lagi memiliki ruang untuk menyimpan minyak yang mereka pompa, yang berarti banyak produsen kini mulai mengurangi hasil produksinya.Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah telah melakukan simulasi risiko (stress test) terkait lonjakan harga minyak mentah dunia terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.Berdasarkan perhitungan Kemenkeu, harga minyak berpotensi menekan fiskal jika mencapai rata-rata US$92 per barel sepanjang tahun, dari asumsi harga minyak dalam APBN yang berada di kisaran US$60 per barel.Purbaya mengatakan dalam skenario tersebut, defisit APBN dapat melebar hingga sekitar 3,6 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).[Gambas:Video CNN] (ins) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT harga minyak lonjakan harga konflik iran inflasi amerika serikat produksi minyak selat hormuz ARTIKEL TERKAIT Prediksi ESDM soal Target Lifting Migas 900 bph di 2029 Terus Ngegas, Harga Minyak Dunia Tembus US$92 per Barel Pemerintah Bakal Siapkan Cadangan BBM RI Jadi 90 Hari Lewat Cara Ini Direstui AS, India Buru-buru Borong Minyak Rusia Pakai Kargo Kilat Harga Minyak Turun ke US$84,27 Usai Enam Hari Beruntun Ngegas Trump: Perang Iran Lebih Penting Ketimbang Kenaikan Sedikit Harga BBM REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Wow! Kulkas dan TV Lagi Banting Harga di Transmart Full Day Sale
Wow! Kulkas dan TV Lagi Banting Harga di Transmart Full Day Sale
Harga Daging Meugang Tembus Rp200 Ribu per Kilogram di Aceh
Harga Daging Meugang Tembus Rp200 Ribu per Kilogram di Aceh
Jaga Daya Beli dan Harga Pangan Jelang Ramadan, Bulog Akan Salurkan Bantuan ke 33 Juta KPM
Jaga Daya Beli dan Harga Pangan Jelang Ramadan, Bulog Akan Salurkan Bantuan ke 33 Juta KPM
