OJK Prediksi Penyaluran Kredit UMKM Tumbuh hingga 9 Persen di 2026 Scan this QR or download app from: @Username Username Kelengkapan data diri 0% Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi data diri AndaDisini Dashboard Log out Log in Home News Economics Market News Technology Banking Syariah Ramadan Lainnya TV IDX Live Milenomic Inspirator Infografis Foto Video Ecotainment Economia Calendar Laporan Keuangan Perusahaan Tercatat Regulasi IDXC LIVE More news: Lihat Data Pasar Advertisement IDX Channel Banking OJK Prediksi Penyaluran Kredit UMKM Tumbuh hingga 9 Persen di 2026 Banking Kunthi Fahmar Sandy 11/03/2026 06:01 WIB Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi penyaluran kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada 2026 tumbuh 7–9 persen secara tahunan (yoy). OJK Prediksi Penyaluran Kredit UMKM Tumbuh hingga 9 Persen di 2026 (FOTO:iNews Media Group) A A A IDXChannel – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi penyaluran kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada 2026 tumbuh 7–9 persen secara tahunan (yoy).Hal tersebut seiring meningkatnya keyakinan konsumen, prospek pertumbuhan ekonomi nasional, serta penguatan kebijakan pembiayaan UMKM yang terus didorong oleh OJK bersama Pemerintah.Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan bahwa komitmen untuk terus mendorong akses pembiayaan yang lebih luas, mudah, dan inklusif bagi UMKM akan menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Dian menjelaskan, meski penyaluran kredit UMKM per Januari 2026 tercatat sebesar Rp1.482,9 triliun (sekitar 17,33 persen dari total penyaluran kredit/pembiayaan) dan mengalami moderasi sebesar 0,53 persen secara tahunan (yoy), namun fundamental sektor UMKM tetap terjaga.”Penurunan pertumbuhan kredit UMKM tersebut, antara lain karena pengaruh dinamika perekonomian global dan nasional, serta proses pemulihan sektor UMKM pascapandemi yang relatif lebih lambat dibandingkan sektor korporasi,” tuturnya Selasa (10/3/2026). Di tengah tantangan jangka pendek, industri perbankan tetap optimistis terhadap pertumbuhan kredit UMKM pada 2026 yang diproyeksikan mencapai 7–9 persen secara tahunan (yoy), didukung oleh tingginya keyakinan konsumen.OJK mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada awal tahun 2026 berada di level positif 127,00 persen, sementara Consumer Price Index tercatat 109,75 persen.Kedua indikator ini menunjukkan tren peningkatan dalam setahun terakhir, yang mencerminkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ke depan.Momentum efek perayaan lebaran (Seasonal Effect) juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2026, khususnya bagi sektor UMKM melalui lonjakan konsumsi rumah tangga yang berdampak pada peningkatan permintaan kredit modal kerja.Sebagai wujud dukungan nyata terhadap akses pembiayaan UMKM, OJK telah menerbitkan POJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada UMKM (POJK UMKM). Regulasi ini mewajibkan bank dan Lembaga Keuangan Non-Bank (LKNB) untuk menerapkan prinsip mudah, tepat, cepat, murah, dan inklusif, serta menyediakan skema pembiayaan khusus bagi UMKM.OJK juga telah secara resmi membentuk Departemen Pengaturan dan Pengembangan UMKM dan Keuangan Syariah sebagai bentuk komitmen institusional OJK dalam mendukung Pemerintah memajukan sektor UMKM dengan strategi antara lain melakukan pengembangan model bisnis pembiayaan, optimalisasi pemanfaatan credit scoring, serta segmentasi dan profiling UMKM.“Saat ini, OJK terus berkoordinasi dengan industri perbankan terkait implementasi POJK UMKM dalam rencana bisnis bank,” kata Dian.Selain itu, OJK juga mendukung penuh program Pemerintah, termasuk target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit program lainnya pada tahun 2026 yang mencapai Rp308,41 triliun.Dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam penyusunan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengenai KUR serta pelaksanaan pengawasan terhadap lembaga jasa keuangan penyalur, termasuk lembaga penjaminan dan asuransi kredit yang mendukung program KUR.Ke depan, Dian menegaskan bahwa ekosistem yang kondusif terhadap pengembangan UMKM perlu dibangun melalui antara lain penguatan kewirausahaan, kegiatan pendampingan, pembukaan akses kepada offtaker, serta identifikasi sektor-sektor UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang.OJK juga akan senantiasa memperkuat koordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait guna mewujudkan sinergi antarprogram yang mendukung ekosistem pengembangan UMKM secara berkelanjutan. Dengan pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2025 yang tercatat sebesar 5,11 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya serta target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2026, OJK menilai sektor UMKM memiliki prospek yang cerah untuk terus berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.(kunthi fahmar sandy) Baca Juga: Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental Perusahaan Your browser does not support the audio tag. LISTEN SHARE Follow Saluran Whatsapp IDX Channel untuk Update Berita Ekonomi Follow Follow Berita IDX Channel di Google News TAG: OJK UMKM Penyaluran UMKM Kredit UMKM Ojk prediksi kredit umkm Tim Editor Kunthi Fahmar Sandy Reporter Kunthi Fahmar Sandy Editor Berita Rekomendasi Rasio Permodalan di Bawah Ketentuan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Koperindo Berita Terkait Aturan Baru, Dana IPO Wajib Ditempatkan di Satu Rekening Khusus 10/03/2026 19:43 WIB OJK: Risiko Sektor Perbankan di Kuartal I-2026 Masih Terkendali di Tengah Ketidakpastian Global 10/03/2026 14:30 WIB Rasio Risk-Based Capital Zurich Indonesia 300 Persen, Lampaui Standar OJK 10/03/2026 13:44 WIB DPR Terima Surat Presiden Terkait Dewan Komisioner OJK, Segera Gelar Fit and Proper Test 10/03/2026 13:26 WIB Ekuitas Minimum Cukup, Zurich Indonesia Optimistis Persyaratan Tahap II Terpenuhi Tahun Ini 10/03/2026 12:46 WIB Bangun Lagi Kepercayaan Publik, Industri Asuransi Diminta Perkuat Tata Kelola 06/03/2026 20:59 WIB Berita Lainnya Purbaya: Selama Fondasi Ekonomi Kita Bagus, Kendalikan Rupiah Lebih Mudah 11/03/2026 07:20 WIB BRI (BBRI) Buka Layanan Terbatas di 186 Unit Kerja pada Periode Libur Idulfitri 2026 11/03/2026 07:07 WIB Jasa Marga Siapkan 209 Pompa Air Antisipasi Cuaca Ekstrem di Mudik dan Balik Lebaran 2026 11/03/2026 07:05 WIB Prabowo Sebut Dunia Penuh Ketidakpastian dan Bahaya, Perlu Perkuat Persatuan Bangsa 11/03/2026 07:03 WIB Perang AS vs Iran Belum Berakhir, Wamenhaj Imbau Jamaah Tunda Ibadah Umrah 11/03/2026 07:00 WIB Harga Minyak Bergejolak, Saham Migas Mana Saja yang Menarik? 11/03/2026 07:00 WIB Advertisement Advertisement Populer Berita Utama Bos BTN Sebut Tambahan Likuiditas Rp100 Triliun Bikin Bank Tak Berebut Dana Masyarakat Laba Bank Mandiri (BMRI) Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun di Februari 2026 Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusif, Sustainable Loans BRI Tembus R
OJK Prediksi Penyaluran Kredit UMKM Tumbuh hingga 9 Persen di 2026
