Iran Ungkap Alasan 2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz

Iran Ungkap Alasan 2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Energi Iran Ungkap Alasan 2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz CNN Indonesia Minggu, 12 Apr 2026 15:35 WIB Bagikan: url telah tercopy Boroujerdi menegaskan Iran pada prinsipnya tidak menutup akses Selat Hormuz, tetapi seluruh kapal harus mematuhi aturan yang berlaku selama kondisi perang. Ilustrasi. (Foto: REUTERS/Stringer) Jakarta, CNN Indonesia — Iran mengungkap alasan dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) masih belum bisa melintas keluar Selat Hormuz.Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi menjelaskan kedua kapal masih tertahan lantaran situasi di Selat Hormuz saat ini belum sepenuhnya normal.Menurutnya, jalur vital pelayaran minyak global itu masih berada dalam kondisi sensitif masa perang. Setiap kapal yang melintas harus mengikuti prosedur ketat dari otoritas Iran. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT “Selat Hormuz saat ini tidak dalam kondisi biasa. Harus melalui beberapa protokol yang ditetapkan oleh pihak keamanan,” kata Boroujerdi di Universitas Paramadina, Jakarta Timur, Sabtu (11/4) dikutip Detik News.Lihat Juga :TAIPANAbdulla Al Futtaim, Penguasa Otomotif Timur Tengah Berharta Rp80,3 T Ia menjelaskan kapal-kapal yang hendak melintas Selat Hormuz wajib melalui proses koordinasi dan negosiasi dengan pihak penjaga keamanan Iran. Protokol tersebut diterapkan untuk memastikan keamanan di tengah situasi konflik.”Pada masa seperti ini tentunya ada beberapa protokol yang harus dilalui, termasuk bernegosiasi dengan pihak keamanan dari Iran,” imbuhnya.Boroujerdi menegaskan Iran pada prinsipnya tidak menutup akses, tetapi seluruh kapal harus mematuhi aturan yang berlaku di wilayah tersebut.”Semua harus melalui protokol yang ditetapkan,” pungkasnya.Dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang berada di Teluk Arab masih diupayakan untuk bisa melintas Selat Hormuz.Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita menyampaikan kedua kapal tersebut, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro masih terus diupayakan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Ia mengatakan hingga saat ini Kemlu secara aktif masih menjalin komunikasi diplomatik dengan otoritas terkait.”Kedua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), yakni VLCC Pertamina Pride & Gamsunoro yang berada di Teluk Arab saat ini masih diupayakan untuk bisa melintasi Selat Hormuz,” ujar Vega dalam keterangan resmi tertulis, Rabu (8/4).PIS bersama dangan Kemlu terus memantau perkembangan setiap hari dan membahas persiapan teknis agar kedua kapal dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman.”Prioritas perusahaan tetap pada keselamatan seluruh awak kapal, serta keamanan kapal dan muatannya. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses ini dapat terselesaikan dengan baik,” imbuhnya.[Gambas:Video CNN] (pta) Add as a preferred source on Google Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT selat hormuz pertamina kapal tanker iran pt pertamina international shipping ARTIKEL TERKAIT 5 Strategi Pertamina Hadapi 2026 di Tengah Gejolak Geopolitik Global Pertamina Andalkan Kapal Jaga Pasokan LPG ke Wilayah Terpencil Harga Minyak Mendidih Usai Fasilitas Energi Arab Saudi Diserang Pertamina Masih Mengupayakan 2 Kapalnya Lewati Selat Hormuz Sederet Jurus ESDM Amankan Pasokan BBM-LPG RI di Tengah Perang Iran Harga Minyak Naik 2,7 Persen ke US$97 Meski AS-Iran Gencatan Senjata REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG Add as a preferred source on Google TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *