LPS Ungkap Penyebab Jumlah BPR Susut 500 Unit dalam 5 Tahun

LPS Ungkap Penyebab Jumlah BPR Susut 500 Unit dalam 5 Tahun login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Ekonomi Keuangan LPS Ungkap Penyebab Jumlah BPR Susut 500 Unit dalam 5 Tahun CNN Indonesia Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB Bagikan: url telah tercopy LPS mengungkapkan 5 tahun terakhir sekitar 10 BPR/BPRS direstrukturisasi setiap tahun, imbas masalah permodalan, tata kelola, serta tingginya kredit bermasalah. (FOTO:CNN Indonesia TV) Jakarta, CNN Indonesia — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkap jumlah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) menyusut sekitar 500 unit dalam lima tahun terakhir akibat konsolidasi hingga pencabutan izin usaha.Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu mengatakan pada 2022 jumlah BPR dan BPRS masih sekitar 2.000 bank. Namun saat ini tersisa sekitar 1.500-an.”Artinya ada sekitar 500 yang mengalami konsolidasi atau likuidasi. Konsolidasi itu bisa merger, diambil alih BPR yang lebih besar, self-liquidation, atau dicabut izin usahanya,” ujar Anggito dalam wawancara bersama CNN Indonesia Business, Selasa (24/2). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Menurut dia, dalam lima tahun terakhir sekitar 10 BPR/BPRS direstrukturisasi atau dilikuidasi setiap tahun. Penutupan tersebut umumnya disebabkan persoalan permodalan, tata kelola, serta tingginya kredit bermasalah.Lihat Juga :LPS Siapkan Strategi Penyelamatan Bank Hadapi Risiko Krisis Selain itu, model bisnis yang kurang adaptif terhadap perubahan digitalisasi dan dinamika ekonomi turut menjadi tantangan bagi BPR. LPS juga mencatat sebagian BPR menghadapi persoalan profesionalisme pengelolaan dan lemahnya manajemen risiko.Meski demikian, Anggito menegaskan keberadaan BPR tetap penting bagi perekonomian daerah, khususnya dalam mendukung pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).”BPR itu kan dekat dengan nasabah ya. Lokasinya di kampung-kampung, di desa-desa, di kabupaten-kabupaten gitu ya, itu dekat dengan nasabah. Sehingga nasabah itu bisa cepat memperoleh akses pada perbankan. Jadi kalau dari sisi manfaatnya jelas ya, untuk pertumbuhan ekonomi daerah itu sangat menopang,” katanya.Ia menambahkan LPS terus melakukan pemantauan (surveillance) terhadap kondisi kesehatan BPR dan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai otoritas pengawas perbankan.Apabila ditemukan BPR dengan kondisi memburuk, OJK akan melakukan pengawasan intensif. Dalam hal izin usaha dicabut, LPS bertugas melakukan proses resolusi dan menjamin simpanan nasabah sesuai ketentuan yang berlaku.”Bank-bank itu kita surveillance. Dan kita komunikasikan ke OJK apabila ada satu bank yang mengalami masalah. Kemudian kalau itu masalahnya cukup serius, biasanya oleh OJK dibawa ke KSSK,” pungkasnya.[Gambas:Video CNN] (lau/ins) Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT lps perbankan anggito abimanyu bpr likuidasi kredit bermasalah ARTIKEL TERKAIT LPS Siapkan Strategi Penyelamatan Bank Hadapi Risiko Krisis BPR Kamadana Bali Bangkrut, LPS Siap Bayar Klaim Simpanan Nasabah Thomas Djiwandono Pastikan Likuiditas Perbankan Tetap Kuat Bos LPS Minta Purbaya Turunkan Bunga SAL Demi Dorong Penyaluran Kredit OJK Cabut Izin BPR Bank Cirebon: Terindikasi Meresahkan sejak 2024 Bos LPS Ungkap Pemicu Kredit Perbankan Lesu Meski BI Rate Dipangkas REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *